KPAI: 2.031 Kasus Pelanggaran Hak Anak Terjadi Sepanjang 2025, Mayoritas di Lingkungan Keluarga

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memotret kondisi perlindungan anak di Tanah Air sepanjang tahun 2025 dan menyampaikan temuan tersebut melalui Laporan Akhir Tahun yang mereka rilis pada Kamis (15/1/2025).

Dalam laporan tersebut, KPAI mengungkapkan masih banyaknya pelanggaran yang dialami anak. Sepanjang tahun 2025, lembaga itu menerima 2.031 pengaduan yang berhubungan dengan pelanggaran hak anak, dengan total 2.063 anak menjadi korban.

Ketua KPAI, Margaret Aliyatul Maimunah, menyebut bahwa aduan terbanyak kembali datang dari lingkup domestik, baik keluarga inti maupun pengasuhan alternatif. “Kasus di ranah keluarga mendominasi, dan mirisnya, banyak pelanggaran justru dilakukan oleh ayah atau ibu kandung,” ujar Margaret saat konferensi pers di Kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat.

Selain kekerasan dalam rumah tangga, laporan KPAI menunjukkan bahwa kekerasan fisik, psikis, kekerasan seksual, dan persoalan di dunia pendidikan adalah jenis pelanggaran yang paling sering dilaporkan. Tren lain yang menjadi perhatian adalah meningkatnya ancaman kekerasan dan kejahatan berbasis digital terhadap anak, termasuk eksploitasi dan perundungan daring.

Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, menekankan perlunya penguatan sistem agar perlindungan anak berjalan lebih efektif. “Berbagai temuan ini menjadi alarm bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Sistem perlindungan anak harus betul-betul diperkuat,” ujar Jasra.

Baca Juga :  Sinergi Tingkatkan Prestasi Olahraga dan Pemuda, Menpora Dito dan Wamenpora Taufik Ramah Tamah Bersama Pejabat Eselon I dan II

Selama tahun 2025, KPAI melakukan serangkaian pengawasan di 87 titik pengawasan di tingkat pusat maupun daerah. Melalui temuan lapangan dan data pengaduan, KPAI menyusun rekomendasi kebijakan sebagai panduan pemerintah dan masyarakat untuk memastikan bahwa setiap anak di Indonesia mendapat perlindungan yang layak.

Berita Terkait

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dampingi Presiden Prabowo Subianto Lantik Sejumlah Pejabat Negara di Istana Negara
Pendistribusian Perdana SPPG Purasari Disambut Antusias Siswa Siswi SDN Tanjungsari02
Cindy Mamesah Raih Permata Favorit, Mermaid & Merman Indonesia 2026 Angkat Kampanye Laut Lewat Wet Performance
Mermaid & Merman Indonesia 2026 Dorong Promosi Wisata Bahari ke Panggung Global
Camatan Mauk Bersihkan Jalur Mauk–Kronjo, Wujud Kepedulian Lingkungan ‎
KEK Kura Kura Bali Jadi Titik Temu Dialog AI dan Kepemimpinan Generasi Muda
Warga Teluknaga Berharap Pembangunan Pergudangan Lancar Demi Lapangan Kerja
KKP Dorong Penguatan Kapasitas Pengawas untuk Berantas Kejahatan Perikanan Lintas Negara

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 21:04 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dampingi Presiden Prabowo Subianto Lantik Sejumlah Pejabat Negara di Istana Negara

Senin, 27 April 2026 - 12:34 WIB

Pendistribusian Perdana SPPG Purasari Disambut Antusias Siswa Siswi SDN Tanjungsari02

Senin, 27 April 2026 - 06:36 WIB

Cindy Mamesah Raih Permata Favorit, Mermaid & Merman Indonesia 2026 Angkat Kampanye Laut Lewat Wet Performance

Minggu, 26 April 2026 - 18:01 WIB

Mermaid & Merman Indonesia 2026 Dorong Promosi Wisata Bahari ke Panggung Global

Jumat, 24 April 2026 - 17:43 WIB

Camatan Mauk Bersihkan Jalur Mauk–Kronjo, Wujud Kepedulian Lingkungan ‎

Berita Terbaru