JMA Syariah Catat Kinerja Solid Sepanjang 2025, Aset Tumbuh dan RBC Tembus 398 Persen

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co — PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja yang solid. Perseroan menunjukkan pertumbuhan signifikan pada sisi aset dan laba, sekaligus menjaga rasio keuangan pada level yang sangat aman, jauh melampaui batas minimum regulator.

Direktur Utama JMAS, Basuki Agus, mengungkapkan bahwa hingga 31 Desember 2025 (unaudited), pendapatan usaha Perseroan tercatat sebesar Rp75,62 miliar. Angka tersebut relatif stabil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp79,47 miliar.

“Di tengah tantangan industri, Perseroan tetap mampu menjaga performa keuangan secara berkelanjutan,” ujar Basuki Agus dalam paparan Public Expose yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (20/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari sisi profitabilitas, JMA Syariah berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp4,04 miliar, dengan laba komprehensif mencapai Rp4,95 miliar. Capaian ini mencerminkan penguatan kinerja operasional yang ditopang oleh efisiensi dan pengelolaan risiko yang disiplin.

Baca Juga :  Perpisahan Pemimpin Cabang, BRI BO Pandeglang Lepas Indrayana Menuju Penugasan Baru di BO Ciputat

Kinerja neraca juga menunjukkan pertumbuhan yang meyakinkan. Total aset Perseroan per 31 Desember 2025 tercatat Rp391,01 miliar, meningkat signifikan dibandingkan posisi akhir 2024 sebesar Rp306,18 miliar. Nilai investasi naik menjadi Rp161,60 miliar, sementara ekuitas mencapai Rp127,45 miliar.

Pada aspek underwriting, pendapatan kontribusi tercatat sebesar Rp295,72 miliar. Di sisi lain, beban klaim berhasil ditekan menjadi Rp164,46 miliar. Kondisi ini mendorong surplus underwriting dana tabarru’ kembali mencatatkan kinerja positif sebesar Rp1,75 miliar.

Basuki menegaskan bahwa penguatan kinerja tersebut tidak lepas dari fokus Perseroan dalam menjaga kualitas portofolio risiko serta memastikan keberlanjutan model bisnis berbasis prinsip syariah. “Kepercayaan peserta dan mitra strategis menjadi fondasi utama kami dalam menjalankan usaha,” ujarnya.

Dari sisi kesehatan keuangan, rasio Risk Based Capital (RBC) perusahaan berada pada level 398,73 persen, sementara RBC dana tabarru’ tercatat 120 persen. Rasio klaim terhadap kontribusi juga membaik, turun ke level 55,61 persen, mencerminkan pengelolaan klaim yang lebih terkendali.

Baca Juga :  Menyongsong Tahun 2026, Sekjen Kementerian ATR/BPN Ajak Jajaran Kerja Bersama Dukung Program Kerja

Sepanjang 2025, JMA Syariah turut mencatatkan berbagai prestasi dengan meraih sejumlah penghargaan nasional, antara lain Indonesia Best Sharia Life Insurance dan Indonesia Top Insurance Awards. Pengakuan tersebut semakin memperkuat posisi dan reputasi Perseroan di industri asuransi jiwa syariah nasional.

Memasuki tahun 2026, JMA Syariah memastikan telah memenuhi ketentuan ekuitas minimum sebesar Rp100 miliar sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 23 Tahun 2023. Perseroan juga menegaskan komitmennya untuk terus menerapkan prinsip Good Corporate Governance secara konsisten dan menyeluruh.

Dengan dukungan permodalan yang kuat serta tata kelola yang kokoh, JMA Syariah optimistis dapat terus memperluas kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan industri asuransi jiwa syariah yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia.

Berita Terkait

Hari Pelaut Sedunia 2026: Kemenhub Perkuat Kesejahteraan Pelaut, Indonesia Miliki 1,6 Juta Pelaut
SMIL Bidik Pendapatan Rp500 Miliar, Perkuat Bisnis Material Handling dan Ekspansi ke Sektor Tambang
Di Tengah Tekanan Pasar Otomotif, Bintraco Dharma Tetap Bukukan Laba Rp46 Miliar
Bintraco Dharma Bukukan Laba Inti Rp148 Miliar pada 2025, RUPST Putuskan Seluruh Laba Ditahan
DPUM Optimistis Tumbuh 32%, Siapkan Ekspansi dan Penguatan Kapasitas Produksi
Ditjen Hubla dan US Coast Guard Tinjau Keamanan Empat Pelabuhan Batam, Perkuat Implementasi ISPS Code
PART Beberkan Prospek Usaha dan Strategi Pertumbuhan dalam Public Expose 2026
DPUM Siapkan Investasi Rp100 Miliar untuk Perkuat Kapasitas Produksi dan Ekspor

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:59 WIB

Hari Pelaut Sedunia 2026: Kemenhub Perkuat Kesejahteraan Pelaut, Indonesia Miliki 1,6 Juta Pelaut

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:44 WIB

SMIL Bidik Pendapatan Rp500 Miliar, Perkuat Bisnis Material Handling dan Ekspansi ke Sektor Tambang

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:11 WIB

Di Tengah Tekanan Pasar Otomotif, Bintraco Dharma Tetap Bukukan Laba Rp46 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:04 WIB

Bintraco Dharma Bukukan Laba Inti Rp148 Miliar pada 2025, RUPST Putuskan Seluruh Laba Ditahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:03 WIB

DPUM Optimistis Tumbuh 32%, Siapkan Ekspansi dan Penguatan Kapasitas Produksi

Berita Terbaru