CBRE Perkuat Bisnis Offshore lewat Akuisisi Kapal dan Kontrak Jangka Panjang

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co— PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) memaparkan strategi penguatan bisnis dan kinerja keuangan Perseroan dalam Public Expose Tahunan yang digelar di Jakarta, Rabu (18/12). Perseroan menegaskan fokus pada diversifikasi usaha dan penguatan armada offshore sebagai langkah menjaga keberlangsungan usaha di tengah dinamika industri energi dan pelayaran.

Manajemen CBRE menyampaikan bahwa sepanjang 2025, Perseroan mencatat sejumlah kejadian penting, di antaranya akuisisi kapal Offshore Support Vessel (OSV) jenis Pipe Laying and Lifting Vessel bernama HAI LONG 106, yang kini tengah menjalani proses re-flagging menjadi bendera Indonesia dengan nama GUNANUSA HAI LONG 106.

Akuisisi kapal tersebut didukung oleh fasilitas pembiayaan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk senilai USD 49 juta atau setara Rp803,35 miliar, yang digunakan untuk pelunasan akuisisi kapal dan modal kerja Perseroan. Selain itu, CBRE juga menerbitkan promissory note kepada pihak ketiga sebagai bagian dari struktur pendanaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam paparan tersebut, Perseroan mengungkapkan bahwa kapal GUNANUSA HAI LONG 106 telah resmi diserahkan oleh penjual, Hilong Shipping Holding Limited, setelah penandatanganan Protocol of Delivery and Acceptance (PODA) pada 8 Desember 2025. Kapal saat ini berada di Singapura untuk proses survei fisik dan penyelesaian administrasi sebelum beroperasi penuh.

Baca Juga :  BRI Region 7 Jakarta 2 Dorong Digital CS Kemudahan dan Kecepatan Transaksi Perbankan Nasabah

Seiring dengan penambahan armada, CBRE juga mengamankan kontrak kerja sama jangka panjang dengan PT Gunanusa Utama Fabricators melalui skema time charter selama delapan tahun. Nilai kontrak ditetapkan dengan tarif harian sebesar USD 90.000 per hari, serta tarif masa siaga sebesar USD 50.000 per hari. Kontrak ini diharapkan menjadi sumber pendapatan berulang (recurring revenue) sekaligus memperkuat arus kas Perseroan.

Kapal GUNANUSA HAI LONG 106 akan digunakan untuk mendukung proyek Hidayah Field Phase 1 Development Project, yang dikelola oleh PC North Madura II Ltd., anak usaha Petronas. Proyek tersebut mencakup pembangunan anjungan produksi terpadu, pemasangan pipa bawah laut, hingga fasilitas penunjang offshore, dengan target on-stream pada kuartal pertama 2027.

Dari sisi kinerja keuangan, per 30 September 2025, aset lancar Perseroan meningkat signifikan menjadi Rp71,66 miliar, terutama ditopang oleh kenaikan kas dan setara kas dari pinjaman bank. Sementara itu, liabilitas tidak lancar tercatat meningkat menjadi Rp178,79 miliar, seiring penarikan pinjaman jangka panjang. Ekuitas Perseroan tercatat menurun menjadi Rp84,28 miliar, dipengaruhi rugi tahun berjalan akibat belum optimalnya pemanfaatan sejumlah aset kapal yang masih menjalani masa docking.

Baca Juga :  BRI Kanca Kota Gencarkan Akuisisi QRIS, Dorong Digitalisasi Transaksi UMKM

Manajemen mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, mulai dari lonjakan belanja modal (capex), fluktuasi harga sewa OSV yang bergantung pada harga minyak global, hingga kompleksitas teknis operasional kapal offshore. Untuk itu, Perseroan menyiapkan langkah mitigasi melalui pembentukan tim operasional khusus, penguatan manajemen kapal, serta pengendalian biaya operasional secara ketat.

Ke depan, CBRE menargetkan peningkatan pendapatan minimal 30 persen secara tahunan, optimalisasi utilisasi armada hingga di atas 90 persen, serta penurunan beban operasional sebesar 10–15 persen. Perseroan juga membuka peluang pengembangan bisnis ke sektor offshore services dan dukungan energi terbarukan, termasuk offshore wind farm.

Menanggapi isu publik dan dinamika pasar modal, manajemen menegaskan komitmen untuk menjalankan usaha secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Perseroan memastikan seluruh aksi korporasi dilakukan berdasarkan prinsip kewajaran dan keterbukaan informasi, serta membuka ruang dialog bagi para pemegang saham.

Dengan strategi diversifikasi usaha, penguatan armada offshore, dan kontrak jangka panjang yang telah diamankan, CBRE optimistis dapat memperkuat posisi sebagai penyedia jasa maritim dan offshore terintegrasi serta menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.

Berita Terkait

Berawal dari Hobi, Tim Tata Kembangkan Domba Juara Bernilai Rp500 Juta
KKP: Hilirisasi Kunci Indonesia Jadi Pusat Industri Rumput Laut Dunia
Medion Hadirkan Produsen Telur SPF Pertama di Indonesia, Perkuat Kemandirian Vaksin Nasional
LAND Catat Lonjakan Laba Bersih 165,2 Persen pada Kuartal I 2026
HOMI Catat Kenaikan Laba 2025, Perkuat Strategi Pengembangan Residensial.
Pendapatan SOLA Melesat ke Rp333,99 Miliar pada 2025, Laba Naik Jadi Rp44,64 Miliar
UMKM Kerupuk Mugianto di Kedoya Utara Berdayakan Ibu-ibu Lokal, Buka Lapangan Kerja dan Dongkrak Ekonomi Warga
BDKR Bukukan Laba Bersih Rp25 Miliar pada 2025, Naik 65,7 Persen

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:58 WIB

KKP: Hilirisasi Kunci Indonesia Jadi Pusat Industri Rumput Laut Dunia

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:18 WIB

Medion Hadirkan Produsen Telur SPF Pertama di Indonesia, Perkuat Kemandirian Vaksin Nasional

Senin, 15 Juni 2026 - 18:07 WIB

LAND Catat Lonjakan Laba Bersih 165,2 Persen pada Kuartal I 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 17:36 WIB

HOMI Catat Kenaikan Laba 2025, Perkuat Strategi Pengembangan Residensial.

Senin, 15 Juni 2026 - 16:07 WIB

Pendapatan SOLA Melesat ke Rp333,99 Miliar pada 2025, Laba Naik Jadi Rp44,64 Miliar

Berita Terbaru