Diduga Oknum Anggota Berseragam Aktif Bekingi Peredaran Pil Koplo

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET - toko kelontong yang mengedarkan obat keras terbatas alias pil koplo di Klari dan di bekingi oleh oknum anggota berseragam aktif sehingga bebas tanpa hambatan. (Foto: suararealitas.co).

POTRET - toko kelontong yang mengedarkan obat keras terbatas alias pil koplo di Klari dan di bekingi oleh oknum anggota berseragam aktif sehingga bebas tanpa hambatan. (Foto: suararealitas.co).

KARAWANG, suararealitas.co – Aktivitas peredaran obat daftar G seperti Tramadol dan Hexymer tanpa resep dokter terungkap di daerah Klari, Karawang, Jawa Barat.

Pasalnya, toko obat-obatan yang berkedok sebagai toko klontong ini milik Aulia atau Robet (bukan nama sebenarnya), terletak di dekat Walahar yang bebas berdiri tanpa hambatan.

Menurut penjaga toko yang enggan disebutkan namanya, bahwa Aulia adalah pemilik toko obat-obatan tersebut.

Selain itu, penjaga toko juga mengungkapkan bahwa ada oknum polisi bernama Sutrisno atau Trisno (nama samaran) yang memback up toko tersebut.

Trisno pun diklaim telah mengkondisikan Polsek, namun tidak disebutkan polsek mana yang dimaksud.

Tim investigasi juga dihubungi oleh Jamal (nama samaran), seorang oknum media yang memback up toko obat-obatan tersebut.

Baca Juga :  KPID DKI Jakarta Tuai Kritik, Dinilai Membatasi Kebebasan Pers dalam Pemberitaan Aksi Unjuk Rasa

Jamal mengkonfirmasi bahwa toko tersebut milik Aulia.

“Iya, ini punyanya Bang Aulia,” kata Jamal.

Aulia sendiri mengakui bahwa toko tersebut miliknya saat dikonfirmasi oleh tim investigasi.

Sebagai informasi, peredaran obat daftar G tanpa resep dokter merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan dapat dikenakan sanksi pidana.

(MasDo)

Berita Terkait

Dewan Penasehat Media Barometer Indonesia News Kutuk Penganiayaan Terhadap Wartawannya saat Liputan
Kasus Pengeroyokan Di Cengkareng Belum Terungkap, Publik Menanti Hasil Penyelidikan
Dugaan Penyuntikan Tabung Gas LPG Subsidi ke 50 Kg di Rajeg Tangerang Terungkap, Polisi Didesak Bertindak
Polsek Tambora Tangkap Pelaku Curanmor, Akui Beraksi Puluhan Kali di Jakarta
Tukang Sablon di Tambora Ditangkap Usai Curi Minyak Goreng dari Warung Kelontong
Polres Cirebon Kota Tangkap Pelaku Penyebar Video Asusila, Korban Dijebak dengan Foto AI
Polres Cirebon Kota Tangkap 3 Pelaku Curanmor, Motor Curian Dijual Rp400 Ribu
Kabar Terbaru Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi, Polisi Berhasil Tangkap Terduga Pelaku

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 01:23 WIB

Dewan Penasehat Media Barometer Indonesia News Kutuk Penganiayaan Terhadap Wartawannya saat Liputan

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:56 WIB

Kasus Pengeroyokan Di Cengkareng Belum Terungkap, Publik Menanti Hasil Penyelidikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:00 WIB

Dugaan Penyuntikan Tabung Gas LPG Subsidi ke 50 Kg di Rajeg Tangerang Terungkap, Polisi Didesak Bertindak

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:36 WIB

Polsek Tambora Tangkap Pelaku Curanmor, Akui Beraksi Puluhan Kali di Jakarta

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:20 WIB

Tukang Sablon di Tambora Ditangkap Usai Curi Minyak Goreng dari Warung Kelontong

Berita Terbaru

Megapolitan

Bangun Sinergi, AWPI DKI Dorong Informasi Publik yang Transparan

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:50 WIB