THM Studio 21 Diduga Bebas Beroperasi Tanpa Penindakan, DPP Kompi B Desak Kapolri Turun Tangan

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET - penampakkan dari depan THM Studio 21 yang diduga jadi tempat peredaran narkotika jenis ekstasi.(Foto: Istimewa).

POTRET - penampakkan dari depan THM Studio 21 yang diduga jadi tempat peredaran narkotika jenis ekstasi.(Foto: Istimewa).

SUMATERA UTARA, suararealitas.co – Tempat Hiburan Malam (THM) Studio 21 di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara kembali menjadi sorotan publik.

Pasalnya, lokasi hiburan malam tersebut mendapatkan berbagai laporan dan isu terkait adanya dugaan peredaran narkotika yang kerap kali mencuat ke kalangan masyarakat sekitar.

Selain itu, lokasi hiburan malam itu juga tetap beroperasi dan berjalan bebas hambatan tanpa adanya penindakan dari aparat penegak hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi dari warga sekitar dan pemerhati sosial menyebutkan adanya isu maraknya peredaran narkoba jenis ekstasi bermerek “tengkorak” di area tersebut.

Bahkan, beberapa sumber yang enggan disebutkan namanya menduga obat terlarang itu dipasok oleh oknum berinisial RS dan A, yang diduga memiliki jaringan kuat di lapangan.

Publik Bertanya: Apakah Penegak Hukum Tidak Mengetahui?

Isu mengenai peredaran gelap narkoba di Studio 21 bukan pertama kalinya diperbincangkan.

Warga mempertanyakan mengapa aktivitas tersebut seolah tidak terpantau oleh Polres Pematangsiantar, Polda Sumut, maupun BNN.

“Kalau masyarakat saja tahu dan sering melihat aktivitas mencurigakan, apakah aparat benar-benar tidak mengetahui? Atau memang sudah ada restu tertentu sehingga mereka dibiarkan?,” ujar seorang warga sekitar yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Baca Juga :  Aksi Sosial Mercure Kuta Bali Bantu Warga Terdampak Banjir di Desa Banjar Buleleng

Warga lain menambahkan, bahwa aktivitas mencurigakan sering terjadi pada jam-jam tertentu, mulai dari kendaraan keluar-masuk hingga diduga adanya transaksi di dalam ruangan khusus.

DPP KOMPI B: ‘Kapolri Harus Bertindak Tegas’

Menanggapi situasi tersebut, Dewan Pimpinan Pusat Komunitas Masyarakat Peduli Indonesia Baru (DPP KOMPI B) melalui ketuanya, Henderson Silalahi menyampaikan sikap tegas.

“Kami meminta Kapolri segera mengeluarkan perintah penindakan terhadap Studio 21 dan para terduga pelaku peredaran narkotika di dalamnya. Jangan sampai kesan pembiaran ini merusak kepercayaan publik terhadap penegakan hukum,” tegas Henderson.

Ia menambahkan, bahwa informasi dugaan aktivitas ilegal tersebut sudah beredar luas di masyarakat, sehingga tidak ada alasan bagi aparat untuk tinggal diam.

Ancaman Evaluasi Polda Sumut dan Polres Pematangsiantar

DPP KOMPI B juga menyampaikan, bahwa apabila dalam waktu dekat tidak ada tindakan nyata dari aparat, maka diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polda Sumut dan Polres Pematangsiantar.

“Jika aparat tidak mampu menindak, perlu dipertanyakan kapasitas dan komitmen mereka. Evaluasi adalah langkah yang paling layak. Negara tidak boleh kalah dari jaringan pengedar narkoba,” tambah Henderson.

Baca Juga :  Serikat Pekerja PT.PJA dan TIJA Gelar Kegiatan Bersih Sampah di Area Rekreasi Pantai Ancol

Menunggu Langkah Tegas Aparat

Publik kini menantikan apakah Kapolri, Polda Sumut, Polres Pematangsiantar, maupun BNN akan memberikan respons nyata atas maraknya isu dan laporan warga terkait Studio 21.

Keberadaan narkotika jenis ekstasi, terlebih dengan merek tertentu yang disebut-sebut beredar secara terang-terangan, menjadi ancaman serius bagi generasi muda dan keamanan kota.

Penindakan tegas menjadi harapan utama masyarakat agar Pematangsiantar tidak menjadi zona nyaman bagi jaringan narkotika.

Saat di konfirmasi terkait adanya informasi tersebut yang seolah olah tidak ada tindakan tegas hingga hari ini, Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur Sitinjak tidak dapat dihubungi lewat telepon selulernya, bahkan pesan WhatsApp yang dikirimkan juga tidak ada balasan sama sekali.

Kini, suararealitas.co tengah berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak terkait. Konfirmasi akan dimuat pada kolom berikutnya.

Di saat situasi tidak menentu, suararealitas.co tetap berkomitmen memberikan fakta dan realita jernih dari situasi dan kondisi lapangan. Ikuti terus update terkini suararealitas.co.‎*(Eva)

Berita Terkait

Pasar Seni Ancol Panaskan International Jazz Day, Panggung Seni Menuju Jakalcer 2026 Resmi Dimulai
Sistem Baru Stasiun Gambir: Tegas, Keras, dan Tanpa Ampun
RUPS PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk 2026 : Kinerja, Pembagian Dividen, Perubahan Susunan Pengurus Perseroan dan Transformasi Baru
Liburan Seru di Ancol dengan Promo Lebih Hemat
Le Semar Hotel Karawaci, Tawarkan “Reunited in Blessing – Paket Halal Bihalal”
Keindahan Alam Objek Wisata Sejuk dan Asri Pegunungan Lembah Daun
Wajah Baru Alun-Alun Kuningan, Jadi Magnet Warga di Momen Lebaran
Kemeriahan Hari Raya Idul Fitri – Ancol mempersembahkan Festival Raya Kemenangan

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:50 WIB

Pasar Seni Ancol Panaskan International Jazz Day, Panggung Seni Menuju Jakalcer 2026 Resmi Dimulai

Senin, 20 April 2026 - 20:57 WIB

Sistem Baru Stasiun Gambir: Tegas, Keras, dan Tanpa Ampun

Rabu, 15 April 2026 - 00:48 WIB

RUPS PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk 2026 : Kinerja, Pembagian Dividen, Perubahan Susunan Pengurus Perseroan dan Transformasi Baru

Kamis, 9 April 2026 - 12:09 WIB

Liburan Seru di Ancol dengan Promo Lebih Hemat

Kamis, 2 April 2026 - 13:19 WIB

Le Semar Hotel Karawaci, Tawarkan “Reunited in Blessing – Paket Halal Bihalal”

Berita Terbaru