Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTMilad ke-80, GPI dan MPR RI Gelar Sosialisasi Empat Pilar: Pemuda Harus Jadi Penjaga Ideologi BangsaKomentar: 0

Milad ke-80, GPI dan MPR RI Gelar Sosialisasi Empat Pilar: Pemuda Harus Jadi Penjaga Ideologi Bangsa

Suara Realitas, 11 Oktober 2025, 16:35 WIB · 2 menit bacaDiperbarui Baca di App
Huruf

Jakarta, Suararealitas.co -Dalam rangka memperingati Milad ke-80, Gerakan Pemuda Islam (GPI) bersama Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Gedung Joeang ’45, Jakarta, Sabtu (11/10).

Acara yang mengusung tema “Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Ideologi Bangsa” itu dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI Dr. H. Muhammad Hidayat Nur, bersama jajaran tokoh pemuda, akademisi, serta perwakilan organisasi masyarakat dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Hidayat Nur menegaskan bahwa Empat Pilar MPR RI  yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi utama yang harus terus dijaga dan diamalkan oleh seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda.

“Empat pilar ini adalah penopang keutuhan bangsa. Di tengah arus globalisasi, ekstremisme, dan politik identitas yang makin menguat, pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga ideologi negara dan semangat kebangsaan,” tegas Hidayat Nur.

Baca Juga :  Pemprov DKI Perkuat Sinergi dengan Legislatif Pusat dan Daerah

Ia menekankan, sejarah perjuangan bangsa Indonesia tidak lepas dari peran besar para pemuda yang berpikir kritis dan berani mengambil sikap demi kedaulatan negara. Spirit inilah, katanya, yang harus diwarisi oleh generasi hari ini.

“Para pendiri bangsa kita adalah aktivis muda, cendekiawan, dan pejuang yang berpikir radikal dalam arti positif  berani membela kebenaran dan memperjuangkan kemerdekaan. Mereka berpikir kritis, tetapi tetap berjiwa nasionalis. Itulah teladan yang harus dihidupkan kembali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hidayat mengingatkan pentingnya memperdalam pemahaman sejarah nasional dan nilai-nilai luhur Pancasila agar pemuda tidak mudah terjebak dalam polarisasi politik dan disinformasi yang mengancam persatuan bangsa.

Baca Juga :  BRI BO Serang Lakukan Koordinasi dengan RS Adhyaksa Terkait Penerimaan 870 PPPK

Menurutnya, kegiatan sosialisasi empat pilar bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang refleksi kebangsaan bagi pemuda untuk meneguhkan kembali semangat persatuan dan gotong royong di tengah keberagaman.

“Pancasila itu adalah titik temu dari segala perbedaan. Jika di masa lalu para pemuda mampu menyatukan Indonesia, maka tugas pemuda hari ini adalah menjaga dan memperkuat persatuan itu,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan dialog interaktif dan sesi diskusi tentang aktualisasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai upaya memperkuat peran pemuda dalam menjaga ideologi dan keutuhan NKRI.

Lihat Nasional Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Nasional
Berita AktualKanal lain