Warga Resah, Gangster Bersenjata Tajam Dua Kali Serang Kapuk Muara

- Jurnalis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Suararealitas.co – Rasa takut kini menghantui warga Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Sejumlah warga menuturkan, kampung mereka sudah dua kali menjadi sasaran serangan brutal sekelompok gangster yang datang secara tiba-tiba pada dini hari.

Salah satu pengurus wilayah setempat yang enggan disebutkan namanya demi alasan keamanan, menceritakan detail kejadian yang meresahkan itu.

“Kelompok gangster itu dua kali menyerang wilayah saya, mau orang tua atau anak muda pokoknya yang nongkrong diserang. Pertama, hari Minggu 10 Agustus 2025 sekitar jam 03.00 pagi. Lalu penyerangan kembali terulang pada Minggu 24 Agustus 2025 jam 03.40 WIB,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu 27 Agustus 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi Brutal dan Warga Diteror

Dalam penyerangan kedua, warga berhasil melawan balik dan menangkap dua orang yang diduga anggota kelompok gangster bernama arbut.gank. Namun keberhasilan itu justru berbuntut ancaman yang semakin menakutkan.

Baca Juga :  Sedayu Square Gelar Safari Ramadhan dan Santunan Anak Yatim

Hanya sehari setelah kejadian, akun Instagram @arbut.gank mengunggah status bernada intimidasi, “Ingat ya, lu bisa main culik-culikan, gua juga bisa lebih dari lu #Arbutguasilent.”

Ancaman terbuka ini membuat warga semakin cemas. “Tentunya ancaman ini membuat warga resah. Polisi harus turun tangan. Berantas semua pelaku kejahatan,” ujar pengurus wilayah yang sudah berusia lanjut itu, mewakili keresahan warganya.

Pamer Tawuran di Media Sosial

Penelusuran Indonesiaglobal menemukan bahwa akun Instagram @arbut.gank kerap memamerkan aksi tawuran dan penyerangan yang mereka lakukan. Dalam beberapa unggahan, terlihat jelas kelompok itu menyerang permukiman warga dengan membawa senjata tajam, termasuk celurit panjang mencapai 1,5 meter.

Baca Juga :  Warga Kartasura akan mengelar Sadranan Padusan Ati Bersama KH.Ahmad Muwafiq

Video-video tersebut memperlihatkan bagaimana aksi kekerasan dilakukan terang-terangan, seolah tanpa rasa takut pada hukum maupun aparat.

Rasa Takut yang Mencekam

Bagi warga Kapuk Muara, ancaman ini bukan sekadar omongan kosong. Mereka kini hidup dalam rasa waswas, terutama saat malam hingga dini hari. Suara bising motor atau teriakan di jalan, kerap membuat warga langsung siaga, khawatir kelompok gangster itu kembali datang.

“Kami sudah tidak tenang lagi. Anak-anak takut keluar malam, orang tua gelisah. Kami berharap Polisi benar-benar hadir melindungi,” kata warga lainnya.

Berita Terkait

Buronan Kasus Dugaan Penyekapan Wanita di Bandung Taufik Hidayat Berhasil Diringkus Polda Jabar
Tidak Ada Tanda Kekerasan, Lansia Maman (71) Ditemukan Meninggal Tenang di Area Pemakaman Pakuhaji
Wartawan Online Sambangi Lurah Sunter Agung di Ruang Kerjanya
Komisi IV DPR RI Terima Aspirasi DPRD Pasangkayu Terkait Permukiman di Kawasan Hutan Lindung
Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Terima Aspirasi Permasalahan Air dan Galian Liar
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Jaga Jakarta On The Spot Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat, Perkuat Sinergi Kamtibmas 
JJOS Nobar Piala Dunia 2026, Pererat Silaturahmi dan Perkuat Kamtibmas di Terminal Nusantara Pura

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:55 WIB

Buronan Kasus Dugaan Penyekapan Wanita di Bandung Taufik Hidayat Berhasil Diringkus Polda Jabar

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:39 WIB

Tidak Ada Tanda Kekerasan, Lansia Maman (71) Ditemukan Meninggal Tenang di Area Pemakaman Pakuhaji

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:50 WIB

Wartawan Online Sambangi Lurah Sunter Agung di Ruang Kerjanya

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:53 WIB

Komisi IV DPR RI Terima Aspirasi DPRD Pasangkayu Terkait Permukiman di Kawasan Hutan Lindung

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:25 WIB

Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Terima Aspirasi Permasalahan Air dan Galian Liar

Berita Terbaru