Nikson Silalahi Ajak Masyarakat Jadi Barisan Penyejuk: Jangan Mengutuk dan Perkeruh Suasana!

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET: Ketum PP GEKIRA dan juga Komut PLN Energi Primer Indonesia, Nikson Silalahi. (Foto: Istimewa).

POTRET: Ketum PP GEKIRA dan juga Komut PLN Energi Primer Indonesia, Nikson Silalahi. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, suararealitas.co – Pimpinan Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (PP Gekira) mengajak masyarakat luas untuk turut serta menjadi barisan “penyejuk” bukan ikut-ikutan mengutuk dan membuat situasi menjadi semakin panas soal aksi demonstrasi selama dua hari ini atas kericuhan yang terjadi.

Hal itu dikatakan langsung Ketua Umum PP Gekira, Nikson Silalahi saat menanggapi gejolak politik dan keamanan di dalam negeri setelah insiden yang menewaskan driver ojek online (Ojol) dan melibatkan pihak kepolisian.

“Kita semua berdukacita atas meninggalnya pengemudi Ojol yang dilindas mobil rantis polisi pada saat kejadian unjuk rasa kemarin. Hanya orang yang dirasuki iblis yang senang dengan kejadian itu,” katanya kepada media di Jakarta, Jumat (29/8/2025).

Nikson menegaskan bahwa negara demokrasi harus menjamin kebebasan berpendapat.

Untuk itu, baik pihak keamanan maupun pihak yang berunjuk rasa sama-sama bertanggungjawab untuk tidak terjebak dibenturkan oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab dan mempunyai agenda untuk memecah belah anak bangsa Indonesia.

Sebagai organisasi sayap Partai Gerindra, Nikson meminta agar kapolri melakukan tindakan yang tepat dan cepat sesuai aturan hukum kepada para pelaku anarkis termasuk oknum polisi yang menyebabkan meninggalnya salah satu pengemudi ojek online.

“Kehadiran Kapolri di kediaman keluarga almarhum dan memohon maaf sudah tepat tetapi harus ditindaklanjuti dengan sanksi yang tegas kepada pelaku. Termasuk mengevaluasi kinerja kepolisian dalam menghadapi demo yang dimasa-masa mendatang pasti selalu ada,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ribuan Warga Padati Kantor Walikota Jakbar pada Malam Pergantian Tahun

Nikson mengatakan, bahwa Gekira ialah organisasi sayap Partai Gerindra juga menyesalkan ucapan atau tindakan beberapa elite baik di legislatif maupun eksekutif yang tidak sensitif terhadap suasana kebatinan rakyat kita yang saat ini banyak mengalami kesulitan.

“Mari semua kita ikut menjadi barisan ‘penyejuk’ bukan ikut-ikutan mengutuk dan membuat situasi menjadi semakin panas. Keamanan, kedamaian dan kenyamanan negara sangat kita butuhkan agar program pemerintah untuk mensejahterakan rakyat bisa berjalan baik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sinergi Kemnaker dan Kementerian PU, Wamenaker Ferry : Pekerja Konstruksi Lokal Wajib Naik Kelas
Lurah Cilincing Instruksikan Kasie Ekbang Cek Langsung Kondisi Kali Banglio
Teguh Santosa Lantik Pengurus JMSI DKI Jakarta, Dorong Penguatan Media Siber Profesional
Diduga Belum Kantongi PBG, Proyek Supermarket di Kebon Jeruk Tetap Berjalan, Dugaan Pungli Berdalih Koordinasi Ikut Disorot
Rusunawa Daan Mogot Resmi Mulai Gerakan Pengelolaan Sampah Mandiri, Warga Wajib Pilah Sampah dari Rumah
PWI Jaya Sosialisasikan Reaktivasi KTA, Pengajuan Ditutup 31 Desember 2026
Pengusaha Jco Palem ‘Tantang’ Pemprov DKI, Bekingnya Diduga Baju Ijo
Pembangunan RTH RW 011 Sunter Jaya Disosialisasikan, Dukungan Warga Diiringi Harapan Proyek Berjalan Sesuai Aturan

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Sinergi Kemnaker dan Kementerian PU, Wamenaker Ferry : Pekerja Konstruksi Lokal Wajib Naik Kelas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Lurah Cilincing Instruksikan Kasie Ekbang Cek Langsung Kondisi Kali Banglio

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Teguh Santosa Lantik Pengurus JMSI DKI Jakarta, Dorong Penguatan Media Siber Profesional

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Diduga Belum Kantongi PBG, Proyek Supermarket di Kebon Jeruk Tetap Berjalan, Dugaan Pungli Berdalih Koordinasi Ikut Disorot

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Rusunawa Daan Mogot Resmi Mulai Gerakan Pengelolaan Sampah Mandiri, Warga Wajib Pilah Sampah dari Rumah

Berita Terbaru