AEC Connect Day 2025: Kementerian PU Tekankan Efektivitas BIM untuk Proyek Infrastruktur Nasional

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Suararealitas.co – Transformasi digital di sektor konstruksi kembali ditekankan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI dalam AEC Connect Day 2025 yang digelar pada Jumat, 9 Mei 2025 di Jakarta. Muhammad Iksan, perwakilan Kementerian PU RI, menegaskan bahwa penerapan teknologi Building Information Modeling (BIM) telah menjadi fondasi utama dalam mempercepat, mempermudah, dan memastikan efisiensi proyek infrastruktur nasional.

Menurutnya, sektor konstruksi Indonesia menghadapi tantangan kompleks, mulai dari metode kerja konvensional, proses proyek yang panjang, hingga pemborosan anggaran. Untuk itu, BIM hadir sebagai solusi integratif, yang mencakup seluruh siklus proyek—dari perencanaan, pelelangan, konstruksi, hingga operasional—dalam bentuk digital.

Sejak 2018, Kementerian PU telah merintis regulasi penerapan BIM melalui Direktorat Cipta Karya, disusul bidang-bidang lain hingga tahun 2024. Ditargetkan pada 2029 seluruh proyek Kementerian PU, terutama yang bernilai di atas Rp100 miliar, wajib menggunakan BIM 3D sebagai standar minimum.

Kunci keberhasilan transformasi ini terletak pada tiga pilar utama: regulasi, teknologi digital, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Iksan menyebut bahwa integrasi sistem, ketersediaan software standar terbuka, dan pelatihan SDM menjadi tantangan besar yang tengah dihadapi.

Baca Juga :  Ekspansi Infrastruktur Digital, ION Network Resmikan Data Center dan Office Branch Bandung

“Kalau kita ingin proyek berjalan efisien dan efektif, tidak ada jalan lain selain melakukan transformasi digital menyeluruh,” tegasnya.

Studi global menunjukkan bahwa penerapan BIM bisa menghemat hingga 20-30% biaya proyek dan hanya membutuhkan investasi 0,1-2% dari nilai proyek total. Fakta ini menjadi argumen kuat untuk mempercepat adopsi BIM di Indonesia.

“Kita sudah punya regulasi, software, dan SDM. Sekarang waktunya kolaborasi. Pemerintah, konsultan, kontraktor harus bergerak bersama,” tutup Iksan.

Berita Terkait

Ekspansi Infrastruktur Digital, ION Network Resmikan Data Center dan Office Branch Bandung
Membedakan Karya Jurnalistik dan Konten Media Sosial dalam Ekosistem Digital
Workshop Konten Kreator, KH. Yusuf Aman: Generasi Muda Penggerak Utama Membentuk Opini
Digitalisasi Penjualan Tiket di Pelabuhan Sanur, Berikan Kemudahan Bagi Penumpang
Begini Cara Terminal Petikemas Nilam Wujudkan High Performance dan Zero Accident
Khairul Dorong Reindustrialisasi Nasional demi Wujudkan Kemandirian Teknologi Nuklir Indonesia
Andri, S.H. Sosok di Balik Tumbuhnya Prakasa Trans Logistik, Perusahaan Muda yang Siap Mendunia
Belanja Obat Kini Cuma 1 Jam! VIVA Apotek Luncurkan WhatsApp Commerce Express

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:35 WIB

Ekspansi Infrastruktur Digital, ION Network Resmikan Data Center dan Office Branch Bandung

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:06 WIB

Membedakan Karya Jurnalistik dan Konten Media Sosial dalam Ekosistem Digital

Jumat, 21 November 2025 - 09:40 WIB

Workshop Konten Kreator, KH. Yusuf Aman: Generasi Muda Penggerak Utama Membentuk Opini

Selasa, 4 November 2025 - 08:19 WIB

Digitalisasi Penjualan Tiket di Pelabuhan Sanur, Berikan Kemudahan Bagi Penumpang

Jumat, 31 Oktober 2025 - 12:27 WIB

Begini Cara Terminal Petikemas Nilam Wujudkan High Performance dan Zero Accident

Berita Terbaru

Berita Aktual

Kedoya Raya Terendam Banjir, Akses Warga Lumpuh

Minggu, 8 Mar 2026 - 16:14 WIB