TANGERANG, Suararealitas.co – Di tengah semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kecamatan Mauk ke-156, Camat Angga menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan melalui ‘Gerakan Pangan Murah’ yang disambut antusias oleh masyarakat.
Gerakan pangan murah yang menjadi salah satu rangkaian acara HUT Mauk ini menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Hal ini sontak menarik perhatian warga yang berbondong-bondong mendatangi lokasi acara.
Acara tersebut bertempat di Gedung Aula Otto Iskandar Dinata, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Kamis 30 April 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Mauk, Angga Yulyantono, menjelaskan bahwa gerakan ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
“Kami ingin memastikan warga Mauk bisa mendapatkan akses pangan yang terjangkau dan berkualitas,” tegas Camat Angga.
Lebih lanjut, Camat Angga mengungkapkan bahwa gerakan ini bukan hanya sekadar menjual bahan pangan murah, tetapi juga merupakan upaya untuk menstabilkan harga di pasaran.
“Dengan adanya gerakan pangan murah ini, kami berharap dapat menekan harga di pasaran agar tidak terlalu tinggi, Harga tebus murah paket sembako sebesar Rp. 43.000. Tapi harga dipasaran itu Rp. 70.000-80.000, ini adalah salah satu cara kami untuk mengendalikan inflasi di tingkat kecamatan,” jelasnya.
Angga menambahkan, gerakan pangan murah ini di inisiasi oleh program Bupati Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid.
“Sebanyak 2.000 paket sembako yang terdiri dari beras, gula, minyak, terigu dan sebagainya. Tak hanya itu, sebelumnya juga penanganan stunting balita di seluruh desa yang ada di Kecamatan Mauk,” sambungnya.
Dengan adanya gerakan pangan murah ini, Camat Angga berharap masyarakat Mauk dapat merasakan manfaat langsung dari kehadiran pemerintah.




































