Marak Peredaran Miras Berkedok Hiburan Malam di Pakuhaji Merebak, APH Dinilai Tutup Mata

- Jurnalis

Minggu, 27 April 2025 - 03:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG, Suararealitas.co — Praktik hiburan malam di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, kembali memicu keresahan warga. Meski sempat dibubarkan, acara serupa justru kembali bergulir, kali ini menampilkan musik dangdut dari grup lokal Hawai yang berlangsung hingga dini hari, Minggu (27/04/2025).

Parahnya, di balik alunan musik dan gemerlap lampu, diduga berlangsung praktik peredaran minuman keras (miras) secara bebas. Perempuan malam berbusana seksi, yang akrab disebut tukang cai (TKC), tampak terang-terangan menjajakan miras kepada para pengunjung.

Baca Juga :  Pemuda Dipasung Rantai Besi Selama 20 Tahun di Tengah Hutan, Akhirnya Dievakuasi Purnomo Belajar Baik

Sebelumnya, hiburan serupa di Pakuhaji yang digelar oleh grup Amelia Nada sempat dibubarkan oleh jajaran Polsek Pakuhaji. Namun, aksi tersebut seolah tidak berdampak jangka panjang. Hiburan malam kembali digelar tanpa ada hambatan berarti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah pernah dibubarkan, tapi tetap jalan lagi. Seolah-olah tidak ada tindakan tegas dari aparat,” ungkap salah seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan.

Warga menilai, kehadiran hiburan malam ini bukan sekadar mengganggu ketenangan lingkungan, tetapi juga mencederai upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum. Mereka mendesak agar aparat penegak hukum tidak sekadar melakukan pembubaran seremonial, melainkan menindak tegas para penyelenggara yang melanggar hukum.

Baca Juga :  Utusan Khusus PBB Puji Program BCL di Opening Ocean 20

Hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Pakuhaji, AKP Kuswandi, S.H., M.H., belum memberikan keterangan resmi meski telah dihubungi oleh wartawan.

Masyarakat berharap aparat bertindak profesional dan konsisten, guna mencegah peredaran miras berkedok hiburan malam semakin menjamur dan merusak ketertiban di wilayah Pakuhaji.

Berita Terkait

Warga Kampung Babakan Asem Purasari Gotong Royong Bersihan Matrial Longsor 
Satgas Damai Cartenz Bagikan Tas dan Alat Tulis untuk Masa Depan Papua
Melalui Dana Bankeu, Pemdes Pabangbon Leuwiliang Hotmix Jalan Desa
Oknum Pol PP Kota Tangerang Diduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari
Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei
Bobrok! PT BMN di Curug Diduga Produksi HOKA Ilegal, Karyawan Tanpa Kontrak & BPJS
Tiga Bulan Kekeringan, Pemdes Pabangbon Distribusikan Ribuan Liter Air Bersih Gratis
SPPTKI Ikut Aksi di DPR RI, Desak Perlindungan dan Kepastian Kerja bagi Buruh

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Warga Kampung Babakan Asem Purasari Gotong Royong Bersihan Matrial Longsor 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Satgas Damai Cartenz Bagikan Tas dan Alat Tulis untuk Masa Depan Papua

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Melalui Dana Bankeu, Pemdes Pabangbon Leuwiliang Hotmix Jalan Desa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Oknum Pol PP Kota Tangerang Diduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei

Berita Terbaru