Kurnia Lesani Adnan (IPOMI) Soroti Maraknya Kecelakaan Bus, Desak Peningkatan Keselamatan Transportasi

- Jurnalis

Senin, 20 Januari 2025 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Suararealitas.co || Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI), Kurnia Lesani Adnan yang akrab dipanggil Bang Sani, menyoroti meningkatnya jumlah kecelakaan bus di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Ia menyampaikan keprihatinannya atas insiden yang kerap terjadi, seraya mengajak seluruh operator atau pengusaha bus untuk mengambil langkah nyata dalam meningkatkan keselamatan operasional.

“Kami sangat prihatin dengan maraknya kecelakaan bus yang terjadi. Sebagai bagian dari pelaku industri transportasi, IPOMI terus mendorong agar perusahaan otobus memprioritaskan keselamatan penumpang, pengemudi, dan pengguna jalan lainnya. Ini adalah tanggung jawab moral dan profesional kita,” ujar Sani dalam keterangannya, Senin 20/1/2025.

Baca Juga :  GMNI Kota Tangerang Siap Mengikuti dan Sukseskan Kongres GMNI Ke XXII di Bandung

Ia menyoroti beberapa faktor penyebab kecelakaan, seperti kondisi armada yang tidak terawat, kelelahan pengemudi, hingga pelanggaran aturan lalu lintas. “Pemeliharaan armada harus diutamakan. Jangan ada kompromi terhadap kelayakan kendaraan. Selain itu, pengemudi harus diberikan waktu istirahat yang cukup untuk menghindari kelelahan di jalan,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sani juga menegaskan pentingnya penerapan teknologi dalam meningkatkan keselamatan, seperti sistem pemantauan GPS dan kamera pengawas di dalam bus. “Teknologi dapat membantu operator mengawasi pengemudi dan armada mereka secara real-time, sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan,” jelasnya.

Di sisi lain, mengapresiasi langkah pemerintah yang terus memperketat regulasi dan inspeksi armada bus. Namun, ia juga meminta seluruh pihak terkait agar lebih tegas dalam melakukan pengawasan. Menurutnya, pelanggaran yang terjadi dapat merugikan perusahaan otobus yang sudah mengikuti seluruh prosedur. “Aturan yang ada sudah baik, tetapi implementasinya di lapangan harus lebih diawasi. Tidak boleh ada operator yang mengabaikan keselamatan hanya demi keuntungan,” tegasnya.

Baca Juga :  Semarak HUT Asgeprindo Ke 2 Akan Memberikan Kejutan Indah

IPOMI juga mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih layanan transportasi. “Penumpang memiliki hak untuk mendapatkan layanan yang aman dan nyaman, masyarakat bisa mengecek izin angkutan dan kelaikan jalan setiap armada bus melalui aplikasi MitraDarat dan melalui website resmi mitradarat.dephub.go.id,” tutupnya.

(*/Red)

Berita Terkait

Jaringan Internet Polri Hadir di 76 Titik Bencana: Menghubungkan Harapan, Mengobati Rindu
Peti Pendingin Jenazah Bantuan Polda Riau Tiba di RSUD Lubuk Basung Agam
Kapolres Pidie Jaya Distribusikan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Korban Banjir
Bakamla RI dan Indian Coast Guard Gelar Passing Exercise di Laut Jawa
Tim Trauma Healing SDM Polda Aceh Beri Dukungan Psikososial Bencana Alam Di Langsa
Relawan BATAS Tanam Ribuan Pohon, Targetkan Tangerang Raya Lebih Sejuk
Penyelesaian Perkelahian Remaja RW 08 Secara Kekeluargaan di Polsek Johar Baru
Panglima TNI Resmikan Hunian Modern Bagi Prajurit

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 22:28 WIB

Jaringan Internet Polri Hadir di 76 Titik Bencana: Menghubungkan Harapan, Mengobati Rindu

Sabtu, 6 Desember 2025 - 21:08 WIB

Peti Pendingin Jenazah Bantuan Polda Riau Tiba di RSUD Lubuk Basung Agam

Sabtu, 6 Desember 2025 - 21:07 WIB

Kapolres Pidie Jaya Distribusikan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Korban Banjir

Sabtu, 6 Desember 2025 - 16:12 WIB

Bakamla RI dan Indian Coast Guard Gelar Passing Exercise di Laut Jawa

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:26 WIB

Relawan BATAS Tanam Ribuan Pohon, Targetkan Tangerang Raya Lebih Sejuk

Berita Terbaru