Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTDiduga Anaknya Dilecehkan Oleh Oknum Guru Ngaji di Mauk, Ibu Korban Lapor ke APHKomentar: 0

Diduga Anaknya Dilecehkan Oleh Oknum Guru Ngaji di Mauk, Ibu Korban Lapor ke APH

Suara Realitas, 24 Juli 2024, 17:34 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf

Kabupaten Tangerang – Diduga anaknya dilecehkan oleh oknum guru ngaji yang berada di wilayah Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Ibu korban angkat bicara dan akan melaporkan ke aparat penegak hukum (APH).

Pasalnya, oknum guru ngaji tersebut diduga telah melakukan perbuatan asusila kepada anaknya yang masih dibawah umur.

Menurut Ibu Korban yang tidak ingin disebutkan identitasnya mengatakan, bahwa aktivitas yang dijalani oleh anaknya itu yaitu belajar mengaji dengan tujuan niat menambah ilmu agama dan mencari ridho Allah Subhanahu Wata’ala (SWT). Namun demikian, niat anaknya belajar ilmu agama kini diduga telah dihancurkan oleh oknum guru ngajinya sendiri.

“Kalau siang itu anak saya dikasih waktu ngaji oleh oknum guru ngaji tersebut pukul 15.00 sore WIB, sedangkan yang lainnya itu dikasih waktu ngaji habis dzuhur. Tapi kenapa anak saya mah dikasihnya jam 3 sore. Alasan si oknum guru ngaji itu sih anak saya mah udah lama (murid lama), jadi yang baru aja duluan,” kata Ibu korban yang tidak di sebutkan identitas saat ditemui di kediamannya oleh wartawan, Rabu 24 Juli 2024.

Baca Juga :  Penculikan Anak Oleh Orang Tua Kandung: Dimana Keadilan Negara?

Selain itu, kata Ibu korban, setiap anaknya hendak berangkat mengaji selalu ada alasan seperti mengantuk dan sebagainya, seakan-akan anaknya tidak mau berangkat mengaji.

“Jadi kalau anak saya beralasan ngantuk mah ngaji tuh saya omelin, jadinya dia berangkat ngaji tuh. Terus emang geh temen-temen nya mah gak ada yang mau ngaji siang, maunya malam. Kemudian anak saya tiap pulang ngaji itu nangis dan saya kira sih nangis bercanda atau berantem sama temannya,” sambungnya.

Terlebih lagi, perasaannya pun mulai tidak enak dengan kondisi anaknya yang selalu pulang mengaji menangis. Dia (rdk- Ibu korban) langsung menanyakan kembali perihal sebab tangisan anaknya tersebut.

“Terkahir tuh Kamis 18 Juli 2024 saya nanya lagi, kenapa nangis? Anak saya tuh diam sambil tangannya memegang kemaluannya dan berlari ke dalam rumah. Saya beranggapan anak pegang kemaluan tuh kirain nahan kencing, saking penasarannya suami saya nanya ke teman-temannya,” ucapnya.

Baca Juga :  Kuasa Hukum RT Rully: Tuntutan Satu Tahun Penjara Jaksa Yustian S. Tidak Adil dan Tak Sesuai Fakta Sidang di PN Cikarang

Setelah kedua orang tua korban mendapatkan informasi dari teman-temannya, pada Sabtu 20 Juli 2024 sore WIB. Dia (rdk- Ibu korban) langsung merayu anaknya agar mau bercerita.

“Anak saya tuh cerita kalau dia (rdk- anaknya) di tarik tangannya, terus suruh tidur telentang di bale kandang kambing. Anak saya tuh sempat melawan dengan cara nyakar tapi ya gitu lah. Saya juga sudah melaporkan ke Polresta Tangerang dan sedang proses visum di salah satu Rumah Sakit yang ada di Tangerang,” ujarnya.

Sebagai informasi, menurut keterangan yang didapat dari korban, bahwa kejadian itu pada Kamis sore.

Lihat Hukum & Kriminal Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Hukum & Kriminal
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain