Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Breaking News
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTDugaan Narkoba Masuk Rutan Depok, Kemen Imipas Telusuri Peran PegawaiKomentar: 0

Dugaan Narkoba Masuk Rutan Depok, Kemen Imipas Telusuri Peran Pegawai

Suara Realitas, 5 Oktober 2026, 16:09 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi Suara Realitas

JAKARTA, suararealitas.co – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) tengah mendalami dugaan keterlibatan pegawai rumah tahanan negara (rutan) dalam penyediaan narkoba dan sejumlah peralatan yang diduga digunakan narapidana untuk berpesta narkoba di Rutan Depok, Jawa Barat.

Dugaan tersebut mencuat setelah beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan sejumlah narapidana diduga tengah melakukan pesta narkoba di dalam Rutan Depok.

Inspektur Jenderal Kemen Imipas Komjen Rudy Setiawan mengatakan, hasil investigasi awal menemukan adanya dugaan keterlibatan pegawai dalam menyediakan narkoba maupun peralatan yang digunakan dalam aktivitas tersebut.

“Adanya keterlibatan anggota lapas dalam penyediaan narkoba dan peralatan yang digunakan untuk pesta narkoba narapidana,” kata Rudy.

Meski demikian, Kemen Imipas masih melakukan pendalaman dan verifikasi untuk memastikan identitas pegawai yang diduga terlibat serta bentuk pelanggaran yang dilakukan.

Baca Juga :  Dugaan Peredaran Obat Keras di Tanah Abang, Publik Menanti Pemasok

Rudy mengatakan, proses pemeriksaan diperlukan untuk memastikan informasi yang diperoleh sesuai dengan fakta sebelum kementerian menentukan jenis pelanggaran maupun sanksi yang dapat diberikan.

“Informasi tersebut masih akan didalami dan diverifikasi, siapa pegawai-pegawai tersebut, untuk menentukan bentuk pelanggaran dan sanksi yang akan dijatuhkan,” ujarnya.

Menurut Rudy, pendalaman juga dilakukan untuk mengungkap secara utuh pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

“Pendalaman dilakukan untuk memastikan fakta dan pihak-pihak yang terlibat sebelum menentukan tindakan lebih lanjut,” kata Rudy.

Sebelumnya, video yang memperlihatkan sejumlah narapidana diduga sedang berpesta narkoba di dalam Rutan Depok viral di media sosial.

Video tersebut kemudian menjadi perhatian Kemen Imipas karena memperlihatkan dugaan aktivitas terlarang yang berlangsung di lingkungan rutan.

Baca Juga :  Terkesan Kebal Hukum, Gudang Oli Palsu di Pergudangan Kali Sabit Diduga Bebas dari Pantauan APH

Menindaklanjuti temuan tersebut, Kemen Imipas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang diduga mengetahui maupun memiliki keterkaitan dengan kejadian tersebut.

Hingga saat ini, sebanyak 22 narapidana dan dua pegawai telah diperiksa terkait dugaan pesta narkoba tersebut.

Pemeriksaan masih berlangsung untuk mengungkap rangkaian kejadian, memastikan ada atau tidaknya keterlibatan pegawai, serta menentukan bentuk pelanggaran dan sanksi apabila ditemukan adanya pegawai yang terbukti terlibat.

Kemen Imipas menyatakan langkah selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan verifikasi terhadap seluruh pihak yang berkaitan dengan dugaan pesta narkoba di Rutan Depok.

Penulis: Panji

Lihat Hukum & Kriminal Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Hukum & Kriminal
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain