Garap 1.000 Hektare Lahan Tidur, Wakasad : Ini Untuk Menyejahterakan Masyarakat

- Jurnalis

Kamis, 21 Desember 2023 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Arif Rahman, M.A., menegaskan bahwa program ketahanan pangan berupa pemanfaatan 1.000 hektare lahan tidur milik TNI AD, bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wakasad, kala melakukan penanaman jagung Agrosolution perdana di lahan milik Kostrad, yang terletak di Desa Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (20/12/2023).
Program ketahanan pangan dan penghijauan lahan yang dilakukan TNI AD di wilayah Sukabumi ini, juga melibatkan Kementerian Pertanian (Kementan), Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP), Pemkab Sukabumi, pihak swasta, serta kelompok tani yang beranggotakan masyarakat di sekitar lokasi lahan. Wakasad juga mengungkap bahwa program ketahanan pangan di Sukabumi ini juga akan diusulkan sebagai _Pilot Project_ di lingkungan TNI AD hingga ke seluruh wilayah Indonesia. 
“Disini ada tanaman jagung, tanaman buah-buahan, juga ada sumber airnya. Ada pula ternak sapi dan ternak ayamnya. Ini nantinya akan saya sampaikan kepada Bapak Kasad untuk (menjadi) _Pilot Project_ di lingkungan Angkatan Darat, dan akan dikembangkan  bukan hanya di sini tapi di seluruh Indonesia. Jadi, nanti masing-masing Kodam akan membuat seperti ini,“ terang Wakasad.
Ia juga menyampaikan bahwa lahan yang digunakan untuk ketahanan pangan di Desa Ciemas ini, sebelumnya merupakan lahan tidur yang tidak produktif. Namun kemudian dikelola menjadi lahan produktif dengan pendampingan dari Kementan, Kostrad, Pemda, maupun pihak swasta, agar dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Direktorat Jenderal Perternakann dan Kesehatan Hewan (Sesditjen PKH) Kementan RI, drh. Makmun, M.Sc. menyampaikan ungkapan rasa terima kasihnya kepada TNI AD, yang telah membantu Kementan dalam mewujudkan ketahanan pangan dengan mengubah lahan-lahan tidur menjadi lahan produktif untuk pertanian, perkebunan dan peternakan.
“Kami, dari Kementan khususnya, sangat terima kasih kepada TNI AD. Dimana lahan yang tadinya tidak digunakan, sekarang 1.000 hektare ditanami tanaman pangan. Kalau (hasilnya) 3 ton/hektare, diharapkan bisa meningkat lagi bahkan, kita bisa hitung berapa yang dapat dihasilkan. Kalau ada lagi, kita bisa tambah lahan tidur untuk dijadikan lahan pertanian produktif. Kemarin Pak Menteri dengan Panglima TNI sudah MoU, inilah wujud nyatanya,“ ujar Makmun.
Pada kegiatan tersebut, juga dilakukan peninjauan lokasi Geomembrane, lahan _breeding_ sapi Asiabee, meninjau ternak sapi, dan memberikan bantuan Ayam KUB (Kampung Unggul Balitbangtan) kepada kelompok tani, serta bantuan sosial berupa santunan kepada anak yatim dan sarana olahraga untuk warga sekitar. 
Baca Juga :  Apindo DKI Jakarta Bersama Tujuh Serikat Pekerja Meminta Pemerintah Batalkan Implementasi TAPERA
Baca Juga :  Buka Konas JDN, Gubernur DKI Ajak Semua Lapisan Perkuat Persatuan

Berita Terkait

13 Penumpang Kapal Hilang Kontak di Teluk Tomini, Tim SAR Palu Kerahkan KN SAR Bhisma
Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara
DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026
Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi
Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan
MPLS Ditutup, Ratusan Mimpi Baru Resmi Dimulai di PAUD & PKBM Mutiara Hati
Ahli Waris Minta Mahkamah Agung Kawal Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung
PT.Antam Pongkor bersama Polri dan TNI Gelar Patroli Gabungan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

13 Penumpang Kapal Hilang Kontak di Teluk Tomini, Tim SAR Palu Kerahkan KN SAR Bhisma

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:32 WIB

Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:29 WIB

Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:30 WIB

Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan

Berita Terbaru

Nasional

Gubernur DKI Buka Konferensi WAPOR Asia Pasifik 2026

Senin, 27 Jul 2026 - 21:14 WIB