Gus Halim Minta Pegiat Desa Terus Tingkatkan Kualitas

- Jurnalis

Senin, 21 Agustus 2023 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang -Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) meminta para pegiat desa untuk meningkatkan kualitas dalam memahami dan menginternalisasi materi dengan baik.

Menurutnya, pelatihan ini sangat penting karena berkaitan dengan dua hal yang akan menentukan eksistensi pendamping desa.

Pertama, saat proses transformasi atau mengajar maka itu menjadi eksistensi pegiat desa dalam konteks pendampingan warga desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama ini, mungkin keberadaannya dalam imajinasi jadi dengan adanya Bimtek buat masyarakat akan bertemu pendamping desa,” kata Gus Halim saat menghadiri Refreshment Training Penguatan Partisipasi Pegiat Desa Program P3PD Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta di Semarang, Minggu (20/8/2023). ).

Kedua, lanjut Gus Halim, saat mencapai tahapan output, melalui pelatihan ini, penggiat desa dan pendamping tenaga dapat menyampaikan informasi langsung tentang kebijakan Dana Desa dari rumah ke rumah.

Baca Juga :  Bentuk Kepedulian dan Perhatian, Kasal Disampingi Dankormar Serahkan Tali Kasih

“Ini akan memberi dampak jika Dana Desa benar-benar hadir di rumah warga, baik informasi maupun dirasakan langsung oleh warga masyarakat,” kata Gus Halim.

Pada bulan Maret atau April 2024, kata Gus Halim, Kementerian Desa akan melakukan survei persepsi masyarakat terkait pemahaman dan manfaat kebijakan Dana Desa, yang dikoordinasikan oleh Kemendes PDTT bersama Tenaga Pendamping Desa.

“Persepsi positif ini akan diglorifikasi sebagai kerja-kerja yang dilakukan Pendamping Desa,” kata Doktor Honoris Causa dari UNY.

Gus Halim menyatakan bahwa persepsi positif ini akan meningkatkan citra dan nilai tenaga pendamping desa dalam pemerintahan selanjutnya.

Persepsi positif yang muncul dari hasil survei akan menjadi bukti keberhasilan dan efektivitas peran Pendamping Desa yang selalu diperlukan oleh Desa.

Gus Halim juga menegaskan bahwa Pendamping Desa tetap menjadi aset penting bagi Desa, bahkan ketika Desa telah mencapai status Mandiri.

Baca Juga :  Oknum Satpol PP Tangsel Ancam Wartawan, Ketua Forwat Bakal Polisikan dan Gelar Aksi

Selain itu, semakin besar alokasi Dana Desa dan semakin tinggi Indeks Desa Membangun, semakin penting peran pendamping desa dalam mengelola program-program yang berdampak langsung pada masyarakat, selain infrastruktur.

Oleh karena itu, pendamping desa harus fokus pada dua kunci penggunaan Dana Desa, yaitu Pertumbuhan Ekonomi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Sebelumnya, Kepala BPSDM Kemendes PDTT, Luthfiyah Nurlaela menjelaskan bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mempersiapkan tenaga pengajar dalam Program P3PD tahun 2023.

“Target jumlah peserta penggiat desa 103.819 orang yang tersebar di 73 Kabupaten di Lima Provinsi lokus P3PD,” kata Luthfiyah.

Jumlah peserta Refreshment Training tersebut secara keseluruhan diikuti oleh 1.752 peserta.

Turut hadir Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat Desa Yusra, Staf Khusus Nasrun Annahar, Tenaga Ahli Multazamudz Dzikri, Koordinator Nasional Pendamping, Koordinator Provinsi Jateng dan DI Yogyakarta.

Berita Terkait

Warga Kampung Babakan Asem Purasari Gotong Royong Bersihan Matrial Longsor 
Satgas Damai Cartenz Bagikan Tas dan Alat Tulis untuk Masa Depan Papua
Melalui Dana Bankeu, Pemdes Pabangbon Leuwiliang Hotmix Jalan Desa
Oknum Pol PP Kota Tangerang Diduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari
Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei
Bobrok! PT BMN di Curug Diduga Produksi HOKA Ilegal, Karyawan Tanpa Kontrak & BPJS
Tiga Bulan Kekeringan, Pemdes Pabangbon Distribusikan Ribuan Liter Air Bersih Gratis
SPPTKI Ikut Aksi di DPR RI, Desak Perlindungan dan Kepastian Kerja bagi Buruh

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Warga Kampung Babakan Asem Purasari Gotong Royong Bersihan Matrial Longsor 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Melalui Dana Bankeu, Pemdes Pabangbon Leuwiliang Hotmix Jalan Desa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Oknum Pol PP Kota Tangerang Diduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei

Rabu, 30 September 2026 - 23:02 WIB

Bobrok! PT BMN di Curug Diduga Produksi HOKA Ilegal, Karyawan Tanpa Kontrak & BPJS

Berita Terbaru