Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTPermukiman Padat Penduduk di Tambora Terbakar Hebat, Hanguskan Ratusan RumahKomentar: 0

Permukiman Padat Penduduk di Tambora Terbakar Hebat, Hanguskan Ratusan Rumah

Suara Realitas, 9 Juli 2023, 04:27 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf

Permukiman Padat Penduduk di Tambora Terbakar Hebat, Hanguskan Ratusan Rumah
Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di dua RW, Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat. (Foto: Suara Realitas)


JAKARTA – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di dua RW dekat Stasiun Duri, Jalan Lontar Dalam Lima, Gang Lontar, Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu 8 Juli 2023 petang. Berdasarkan informasi sementara, terkait penyebab kebakaran ini belum diketahui dan ada tidaknya korban akibat peristiwa tersebut.

Adapun unit damkar tiba dilokasi pada pukul 18.11 WIB. Sebanyak 26 unit mobil pemadam kebakaran serta 130 personel damkar dikerahkan guna memadamkan api. 

Perwira Piket Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Barat, Joko Susilo mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan kebakaran itu pada pukul 18.04 WIB.

Kemudian, Dinas Gulkarmat Jakarta Barat mengerahkan satu unit mobil damkar dan penambahan 26 unit.

“Pengerahan akhir 26 Unit dengan jumlah 130 Personel. Unit sudah luncur,” ucap  Joko Susilo dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Baca Juga :  Polres Metro Jakarta Pusat Gelar Apel Operasi Ketupat Jaya 2024

Kendati begitu, Joko belum dapat memastikan dugaan penyebab awal kebakaran. Saat ini petugas masih berjibaku memadamkan api agar tidak terjadi perambatan.

“Ya, benar. Yang terbakar rumah tinggal warga di Duri Utara, titik kenal Stasiun Duri,” ujar dia.

Pantauan wartawan dilokasi, petugas pemadam kebakaran juga tampak kesulitan dalam proses pemadaman.

Bahkan petugas pemadam kebakaran dan warga pun bergotong-royong untuk memadamkan api.

Ketua RT 09 RW 05, Helmi AR yang rumahnya terbakar menceritakan kronologi peristiwa tersebut. (Foto: Suara Realitas)

Menurut Ketua RT 09 RW 05, Helmi AR, yang rumah terbakar, menceritakan bahwa berawal pada saat menjelang maghrib terlihat kobaran api makin membesar, dan warga yang datang membawakan air dari saluran irigasi pun akhirnya tidak tertolong untuk memadamkannya, sehingga merambat kerumah-rumah dan terjadilah di dua RW dari beberapa RT yang terkena dampaknya. 

“Kurang lebih 24 RT yang terkena dampaknya. Posko untuk saat ini berjumlah sekitar 6 tenda pengungsian,” kata Helmi.

Baca Juga :  Kamenag Kabupaten Tangerang Gelar Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026

Ia juga mengatakan, untuk sementara bantuan dari pemerintah belum ada, hanya dari wilayah saja Karang Taruna (Katar) memberikan aqua dan nasibox.

“Semoga api ini cepat padam ya. Supaya aktifitas kelihatan (normal sediakala). Untuk korban jiwa alhamdulillah tidak ada, karena kejadiannya sore jadi orang masih pada beraktifitas. Tapi untuk kerugian materi belum tau (tidak bisa dipastikan) ya,” tukas dia.

Perlu diketahui, sebelumnya kebakaran melanda dua RW yakni RW 05 dan RW 07 sejak pukul 18.00 WIB. Rumah yang saling berdempetan antara satu sama lainnya mengakibatkan api dengan cepat meluas dan menghanguskan sekitar 100 rumah.

Hingga kini warga yang terdampak sudah dievakuasi ke tenda pengungsian. Warga diimbau untuk menjauhi lokasi kejadian mengingat proses pendinginan masih berlangsung.*(Za)

Lihat Berita Aktual Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Berita Aktual
NasionalKanal lain