Seminar Nasional Kolaborasi PERTAABI dan PT. Exxonmobil Bahas Bio Diesel

- Jurnalis

Kamis, 23 Februari 2023 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar Nasional Kolaborasi PERTAABI dan PT. Exxonmobil Bahas Bio Diesel

Jakarta – Pemerintah terus mendorong penggunaan energi baru terbarukan, demi mencapai ketahanan dan kemandirian energi menuju transisi energi yang merata dan berkeadilan. Sebagai salah satu produsen terbesar minyak sawit (CPO), Indonesia pada tahun 2008 mulai melakukan pencampuran Biodiesel sebesar 2,5%  dan sejak tahun 2014 secara konsisten menerapkan program mandatori biodiesel. Biodiesel merupakan campuran antara bahan bakar nabati (BBN) berbasis minyak sawit dengan bahan bakar minyak diesel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama kurun waktu 7 (tujuh) tahun terakhir, tingkat pencampuran biodiesel terus ditingkatkan dari 10% (B10) pada tahun 2014, 15% (B15) pada tahun 2015, 20% (B20) pada tahun 2016, dan 30% (B30) pada tahun 2020. Sebagai salah satu wujud nyata komitmen Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim, mulai 1 Februari 2023, tingkat campuran mandatori biodiesel kembali dinaikkan menjadi 35% (B35).

Kebijakan B35 diharapkan dapat menyerap 13,15 juta kilo liter biodiesel bagi industri dalam negeri. Implementasi kebijakan juga diperkirakan akan menghemat devisa sebesar 10,75 miliar USD dan meningkatkan nilai tambah industri hilir sebesar Rp 16,76 Triliun. Kebijakan B35 diproyeksikan akan mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 34,9 juta ton CO2.

Baca Juga :  Himbauan Kamtibmas, Polisi Gandeng PPSU Galur Jaga Jakarta Aman

Terkait hal tersebut, Kolaborasi Perkumpulan Tenaga Ahli Alat Berat Indonesia (PERTAABI), Ikatan Ahli Teknik Otomotif (IATO) dan Masyarakat Pelumas Indonesia (MASPI) yang di support penuh oleh PT ExxonMobil Lubricants Indonesia menggelar Seminar Nasional mengusung Tema “Peluang, tantangan dan solusi penggunaan biodiesel, B35 dan B40, untuk mendukung iklim usaha pertambangan dan otomotif di Indonesia” di JS Luwansa Jakarta, Rabu (22/02/2023).

Adapun turut hadir dalam seminar ini, para Speaker/Pembicara yang Profesional dibidangnya yaitu: Syah Reza, President Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia; Dr. Ir. Doddy Rahadi, MT., IPU Kepala Badan SKJI Kemenperin; Dr. Ir. Dadan Kusdiana, M.Sc Dirjen EBTKE Kementerian ESDM; Rochman Alamsjah Direktur PERTAABI dan General Manager PT Harmoni Panca Utama dimoderatori Ir. Hari Budianto, Sekretaris Jenderal IATO dan Budhi Baskoro Adhi, Sekretaris Jendral MASPI.

“Baru kali ini hadir beberapa Asosiasi antara lain: Asosiasi Produsen Bahan Bakar Nabati, Ikatan Ahli Otomotif Indonesia, Perkumpulan Tenaga Ahli Alat Berat Indonesia, Asosiasi Pengusaha Jasa Pertambangan Batubara, Masyarakat Pelumas Indonesia dan Asosiasi lainnya,” kata Direktur PERTAABI Rohman Alamsjah  kepada awak media di Jakarta.

Baca Juga :  Tingkatkan Kecintaan Kepada Nabi Muhammad, Warga Desa Puraseda Peringati Isro mi'raj

Melalui event ini, ujarnya, kita dapat lebih mengetahui apa itu bio fuel, bagaimana cara mengatasinya, mengoptimalisasikan dan mendapatkan benefit pengunaan bio diesel ini.

Lebih lanjut, ia menambahkan, kedepan pihaknya akan melanjutkan event-event yang ada output realnya jadi semacam workshop yang melibatkan Pemerintah, Peneliti dan user dari industri. 

“Pasca event ini diharapkan nantinya terciptanya harmonisasi antara pemerintah, akademisi dan praktisi,” ucapnya.

Adapun, Rangkuman atau catatan dari seminar ini nantinya akan disampaikan ke pemerintah yakni ke Kementerian ESDM, kementerian Perindustrian dan Lembaga sertifikasi Nasional. 

“Ia berharap kedepan, semua pihak bisa mengedepankan kepentingan negeri dengan melibatkan semua pihak,” pungkasnya.*(Na

Berita Terkait

Antusias, Warga Kampung Cadas Gantung RT.05 Purasari Gelar Maulid Nabi Muhammad 1448 H.
Kegiatan Deklarasi Bersama Anti LGBT di Leuwiliang Diikuti 14 Kecamatan Diwilayah Bogor Barat
Diduga Mengantuk, Honda Jazz RS Tabrak Pohon di Padayungan Tasikmalaya, Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Jembatan BBS Usai Direhabilitasi Malah Dipersoalkan, Warga Soroti Miras, Prostitusi dan CCTV
Atasi Persoalan Sampah Menahun, Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional
PLN Serahkan Buku Tabungan dan Rekening Pembayaran Kompensasi kepada Warga Warakas
Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet
Sengketa Tanah Warisan Keluarga H. Abdul Halim Kembali Mencuat, H. Makawi Minta Perlindungan Hukum kepada KPK

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 12:37 WIB

Antusias, Warga Kampung Cadas Gantung RT.05 Purasari Gelar Maulid Nabi Muhammad 1448 H.

Minggu, 20 September 2026 - 11:08 WIB

Kegiatan Deklarasi Bersama Anti LGBT di Leuwiliang Diikuti 14 Kecamatan Diwilayah Bogor Barat

Sabtu, 19 September 2026 - 07:54 WIB

Diduga Mengantuk, Honda Jazz RS Tabrak Pohon di Padayungan Tasikmalaya, Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit

Jumat, 18 September 2026 - 13:22 WIB

Jembatan BBS Usai Direhabilitasi Malah Dipersoalkan, Warga Soroti Miras, Prostitusi dan CCTV

Kamis, 17 September 2026 - 19:02 WIB

Atasi Persoalan Sampah Menahun, Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional

Berita Terbaru