Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTTempat Pool Truk Sampah Belum Ada, Sementara Kantor UPTD DLHK Masih NumpangKomentar: 0

Tempat Pool Truk Sampah Belum Ada, Sementara Kantor UPTD DLHK Masih Numpang

Suara Realitas, 25 November 2022, 19:05 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Kabupaten Tangerang – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memiliki 213 truk pengangkut sampah yang tersebar di sembilan wilayah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dan Bidang Pelayanan Sampah dan B3. 
Sayangnya, armada truk pengangkut sampah sebanyak itu, belum mempunyai pool atau tempat pemusatan di setiap wilayah. Bahkan, seluruh kantor UPTD wilayah 1 sampai wilayah 9 pun masih menumpang.
Banyaknya kantor UPTD menumpang di Gedung Bersama Keagamaan, sehingga sopir membawa pulang truk pengangkut sampah ke rumah masing-masing sopir. Walaupun demikian, menurut Kepala DLHK Kabupaten Tangerang Achmad Taufik, dapat memonitor 213 truk pengangkut sampah setiap hari.
“Jadi, saya ketika baru masuk DLHK, salah satu cara saya ngecek mobil ini (pengangkut sampah) ke mana, saya minta foto bahkan video. Jadi, satu-satu, UPTD UPTD, lapor tiap hari,” kata Ahcmad Taufik, saat dikonfirmasi wartawan, pada Rabu (23/11/2022).
Dilanjutkannya, armada truk pengangkut sampah mengangkut sampah dari lokasi-lokasi yang beretribusi maupun tidak berestribusi, seperti sampah di tempat sampah ‘liar’ di pinggir jalan, sampah di kebun, dan sampah di saluran air irigasi.
Taufik menambahkan bahwa sangat berkeingian DLHK memiliki banyak armada truk sampah. Namun juga, soal mobil truk sampah perdu dipikirkan perawatannya, gaji sopir, dan kernek sopirnya. Sedangkan beradasarkan peraturan, tarif retribusi hanya 210 ribu per ritase.
“Sebetulnya, kayak saya misalnya, pengen mobil dibanyakin, pegawai dibanyakin. Untuk apa? Supaya bersih. Cuman, mampu gak Pemkab bayar sopirnya, kerneknya, perawatannya. Sedangkan, masih banyak prioritas lain Pemkab,” ucapnya.*(Sur/Bar) 
Baca Juga :  Camat Sepatan Pimpin Rakor Jelang Kirab Pemilu 2024
Baca Juga :  Kampung Melayu Barat Inginkan Akses Pelebaran Jalan Raya Bojong Renged dan Tanjung Pasir
Lihat Regional Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Regional
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain