Presiden Jokowi Sampaikan Dukacita atas Tragedi di Kanjuruhan dan Minta Liga 1 Diberhentikan Sementara

- Jurnalis

Minggu, 2 Oktober 2022 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi Sampaikan Dukacita atas Tragedi di Kanjuruhan dan Minta Liga 1 Diberhentikan Sementara
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dukacita yang mendalam atas tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur di Istana Kepresidenan, Minggu (2/10). (Foto: BPMI Setpres)

Bogor – Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut berdukacita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang dalam tragedi sepakbola di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu 1 Oktober 2022 kemarin. 

“Saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang saudara-sudara kita dalam tragedi sepakbola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur,” ujar Presiden Jokowi dalam keterangannya di Istana Kepresidenan Bogor, pada Minggu 2 Oktober 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Jokowi mengimbuhkan bahwasan nya dirinya telah meminta kepada Menteri Kesehatan dan Gubernur Jawa Timur untuk memonitor khusus terhadap pelayanan medis bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit agar mendapatkan pelayanan yang terbaik.

Baca Juga :  Begini Kondisi Terkini Kebakaran Hebat Depo Pertamina Plumpang

Lebih lanjut, Kepala Negara Republik Indonesia juga telah memerintahkan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), dan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk segera melakukan evaluasi secara menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan dan prosedur pengamanan penyelenggaraan sepak bola di Tanah Air. 

Secara khusus, Presiden Jokowi pun meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini. Di saat yang sama, Kepala Negara meminta agar Liga 1 diberhentikan sementara.

Baca Juga :  Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata

“Khusus kepada Kapolri, saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini. Untuk itu, saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan,” tegasnya.

Sementara di akhir pernyataannya, Presiden Jokowi sangat menyesalkan atas terjadinya tragedi tersebut dan berharap agar kejadian tersebut merupakan tragedi terakhir dalam kancah sepakbola Indonesia. Presiden juga meminta agar rasa persaudaraan bangsa Indonesia terus dijaga bersama-sama.

“Jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa yang akan datang. Sportivitas, rasa kemanusiaan, dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia harus terus kita jaga bersama,” tandasnya.*(SR)

Berita Terkait

Atasi Persoalan Sampah Menahun, Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional
PLN Serahkan Buku Tabungan dan Rekening Pembayaran Kompensasi kepada Warga Warakas
Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet
Sengketa Tanah Warisan Keluarga H. Abdul Halim Kembali Mencuat, H. Makawi Minta Perlindungan Hukum kepada KPK
Si Jago Merah Ngamuk di Pergudangan Kosambi Permai, Polisi Dalami Motifnya
Melalui Bankeu 2026, Pemerintah Desa Puraseda Bangun TPT
Wamendagri Bima: Pemda Jadi Kunci Percepatan Transisi Energi

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:16 WIB

Kamis, 17 September 2026 - 19:02 WIB

Atasi Persoalan Sampah Menahun, Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

PLN Serahkan Buku Tabungan dan Rekening Pembayaran Kompensasi kepada Warga Warakas

Kamis, 17 September 2026 - 15:43 WIB

Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet

Kamis, 17 September 2026 - 12:31 WIB

Sengketa Tanah Warisan Keluarga H. Abdul Halim Kembali Mencuat, H. Makawi Minta Perlindungan Hukum kepada KPK

Berita Terbaru

Berita Aktual

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:16 WIB