Minim Literasi, PDAM TB Didesak Buka Keran Informasi Keberadaan PT AKT

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andri Septian Permana selaku Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang. (Foto: suararealitas.co).

Andri Septian Permana selaku Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang. (Foto: suararealitas.co).

KOTA TANGERANG, suararealitas.co – DPRD mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk membuka seluas – luasnya informasi terkait investasi PT. Air Kota Tangerang senilai 1.9 triliun yang digadang-gadang dapat membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)  dengan kapasitas 2.750 liter per detik.

Hal tersebut dinilai perlu lantaran saat ini informasi terkait keberadaan dan fungsi PT. AKT menjadi sorotan dan membuat kegaduhan dikalangan aktivis dan penggiat sosial di Kota Tangerang terbilang minim.

“Sebelumm kegaduhan ini semakin menjadi-jadi, ada baiknya Pemkot dan PDAM TB membuka informasinya kepada masyarakat secara menyeluruh sehingga hal – hal negatif yang berkaitan dengan hal tersebut dapat terang benderang,” kata Andri Septian Permana selaku Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang kepada wartawan, Selasa (22/04/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi PDI- Perjuangan tersebut juga mengaku belum mendapatkan informasi literasi yang menyeluruh, dan akurat terkait investasi yang dilakukan PDAM Tirta Benteng dan PT AKT saat disinggung wartawan terkait keberadaannya untuk pengembangan jaringan distribusi SPAM Zona 2 dan 3 yang diterbitkan oleh Perumda Tirta Benteng pada tanggal 15 Desember 2023 lalu.

Baca Juga :  Upaya Pemulihan Danau Tercemar Limbah  Tidak Menghentikan Proses Hukum

“Belum tau, belum liat PKS nya (Perjanjian Kerjasama),” singkat Andri.

Untuk diketahui, DPRD Kota Tangerang didesak untuk mengkaji ulang MoU PDAM Tirta Benteng dengan PT Air Kota Tangerang (AKT).

Desakan tersebut mencuat lantaran PT Air Kota Tangerang (AKT) dinilai sebagai perusahaan serampangan lantaran disinyalir tidak memiliki sarana dan infrastruktur pendukung yang jelas

“AKT itu barangnya mana ?, kantornya aja ngga jelas apalagi gudangnya, investasi 1.9 triliun barangnya ada ngga ada, sementara PDAM TB itu udah kerjasama dengan PT MoYa kenapa ngga pakai MoYa  aja yang udah jelas barangnya punya, ini kan jadinya kayak omon – omon gitu,” kata Hilman Santosa selaku Koordinator Poros Tangerang Solid kepada wartawan, Kamis (17/04/2025).

Disisi lain, Hilman juga mempertanyakan bentuk investasi PT Air Kota Tangerang (AKT) senilai triliunan rupiah tersebut yang dinilainya sedikit janggal.

“Itu bentuknya duit atau barang, kalau berbentuk duit artinya kan kalau duitkan dia ngasih pinjaman, kalau ngasih pinjaman mending ke BJB atau Bank Banten,” kata Hilman.

Baca Juga :  Diduga Ada Pengkhianat, Begini Langkah Cerdas Camat Pasar Kemis Soal Lokasi 'Wisata Lendir'

Hilman menilai jika memang PT Air Kota Tangerang menginvestasikan uang untuk pembangunan jaringan air bersih di zona dua dan tiga hal tersebut tidak dapat disebut sebagai investasi akan tetapi lebih ke arah meminjam modal.

“Ya kalau minjemin duit mau hasil atau mau lebih dari pinjaman uang itumah kalau bukan rentenir namanya ya apalagi?,” ungkap Hilman.

Ia memaparkan, berdasarkan data yang dia punya, jaringan instalasi air di zona dua dan tiga yang saat ini berproses dituding tidak dilaksanakan dengan baik sehingga ia berpendapat PT Air Kota Tangerang (AKT) dituding hanya menjadi beban bagi PDAM Tirta Benteng dan Pemerintah Kota Tangerang.

“Itu pembangunan jaringan aja empot – empotan ngga beres beres, di Jalan Koang dan Ks Tubun udah jalan ancur kerjaan ngga jelas,” geram Hilman.

Hal tersebut, masih menurut Hilman, kondisi itu diperparah dengan kurangnya pengawasan dari PDAM Tirta Benteng sehingga kerusakan yang dtimbullkan.

Berita Terkait

Enam Tahun Menggantung, Dua Sertifikat PTSL Warga Serang Tak Kunjung Terbit
Urus SHM Tak Kunjung Jadi Sejak 2024, Warga Sepatan Timur Jadi Korban Calo Sertifikat dan Dugaan Keterlibatan Oknum BPN Kabupaten Tangerang
Gotong Royong Warga Tanjung Kait Bersihkan Pesisir, Dukung Penataan Kawasan Pantai
Srikandi PP Kota Tangerang Gelar Pengajian Bulanan, Tono Darusalam: Jadi Motivasi Daerah Lain
Peringatan Konstruktif Bupati Tolikara di Forum APKASI 2026: Risiko Ganda Pemerintahan Daerah di Tanah Papua dalam Tekanan Fiskal, Keamanan, dan Pembangunan
Perumda Tirta Benteng Buka Seleksi Pendaftaran Calon Penyedia Jasa
Diduga SDN Jombang 05 Hilangkan Ijazah
Pimpinan DPRD Pastikan Tidak Ada Pembahasan Zonasi Prostitusi di Kota Tangerang

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 19:09 WIB

Enam Tahun Menggantung, Dua Sertifikat PTSL Warga Serang Tak Kunjung Terbit

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:11 WIB

Urus SHM Tak Kunjung Jadi Sejak 2024, Warga Sepatan Timur Jadi Korban Calo Sertifikat dan Dugaan Keterlibatan Oknum BPN Kabupaten Tangerang

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:18 WIB

Gotong Royong Warga Tanjung Kait Bersihkan Pesisir, Dukung Penataan Kawasan Pantai

Senin, 26 Januari 2026 - 19:50 WIB

Srikandi PP Kota Tangerang Gelar Pengajian Bulanan, Tono Darusalam: Jadi Motivasi Daerah Lain

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:02 WIB

Peringatan Konstruktif Bupati Tolikara di Forum APKASI 2026: Risiko Ganda Pemerintahan Daerah di Tanah Papua dalam Tekanan Fiskal, Keamanan, dan Pembangunan

Berita Terbaru