Puluhan Tahun Jalan Rusak Tak Diperbaiki, LSM Gemmako Asahan Sumut RI Minta Dinas PUTR Diperiksa

- Jurnalis

Senin, 17 Maret 2025 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan rusak yang tidak diperbaiki selama puluhan tahun.  (Foto: LSM Gemmako Asahan Sumut RI)

Kondisi jalan rusak yang tidak diperbaiki selama puluhan tahun. (Foto: LSM Gemmako Asahan Sumut RI)

KISARAN, suararealitas.co – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Anti Korupsi Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara Republik Indonesia (DPP LSM Gemmako Asahan Sumut RI) kembali mendapat laporan dari warga bahwa ada 2 jalan rusak parah dan berlubang di seputaran kota kisaran yang telah puluhan tahun tidak diperbaiki pemerintah setempat.

Ketiga jalan rusak itu ialah di Jalan Durian Lingkungan 4 Kelurahan Kisaran Naga Kecamatan Kota Kisaran Timur Kabupaten Asahan, di Jalan KH Ahmad Dahlan Kelurahan Kisaran Kota Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan.

Warga berharap agar DPP LSM GEMMAKO ASAHAN SUMUT RI dan media dapat menyampaikan aspirasinya bersama masyarakat yang lain kepada dinas terkait sehingga dua jalan itu dapat segera diperbaiki.

Menanggapi keluhan ini, Ketum DPP LSM GEMMAKO ASAHAN SUMUT RI merasa heran melihat sistem kerja Dinas PUTR Kabupaten Asahan ini.

“Jujur saya heran melihat sistem kerja di Dinas PUTR Kabupaten Asahan ini yang diduga mereka semua tutup mata atau ada persekongkolan jahat menggunakan anggaran APBD, APBD P dan APBN dimana masih didapati jalan rusak parah dan berlubang di wilayah seputaran kota kisaran,” katanya, kepada media, Senin (17/3/2025).

Ia meminta aparat penegak hukum yang terhormat untuk segera mengkroscek dengan serius laporan atau keluhan warga ini.

Ia juga menekankan untuk perlu diketahui terkait infrastruktur di wilayah hukum Kabupaten Asahan, bahwa kerugian ekonomi Indonesia akibat kecelakaan lalu lintas sebesar Rp 448-470 triliun, atau 2,9 persen – 3,1 persen PDB pada tahun 2023 diduga kuat disengaja agar menjadi ajang korupsi berjamaah.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-81 RI, Kanwil Kemenag Banten Gelar Zdikir, Do’a Kebangsaan

“Saya minta Bupati Asahan, DPRD Kabupaten Asahan dan Gubernur Provinsi Sumatera Utara untuk mencopot Agus Jaka Putra Kepala Dinas PUTR Kabupaten Asahan yang diduga terindikasi korupsi. Saya minta APH terkhusus Kejaksaan Negeri Kisaran dan Kapolres Asahan untuk memeriksa harta kekayaan beliau selama menjabat sebagai Kepala Dinas PUTR Kabupaten Asahan karena diduga melakukan mark up,” tegasnya.

Penulis : Bang Tio

Editor : Tio

Berita Terkait

Desa Jati Agung Hijrah Ke Bandar Lampung,DPRD Siapkan Pansus
MBG di Kota Malang Tak Dihentikan, Wali Kota dan DPRD Bantah Isu yang Viral di Media Sosial
LBH PKGI Soroti Perlindungan ASN dalam Jeratan Kredit, Desak OJK Kaji Batas Potongan Penghasilan
GMNI Bengkalis Desak Evaluasi TAPD Imbas Tunda Bayar, Soroti Dampak ke Beasiswa Mahasiswa
Peduli Korban Gempa NTT, Andy Opa Gaul Bawa 2 Truk Sembako dan Air Bersih ke Flores
Pelaksana P3TGAI Desa Slatri Klarifikasi Dugaan Penggunaan Material Tak Sesuai Spesifikasi
Kemenag Kota Pasuruan dan LDII Perkuat Sinergi Wujudkan Kerukunan Umat Beragama
AMK Raja Angkasa Bongkar Dugaan Kejanggalan Izin Tambang Tumpang Pitu, Desak Aparat Penegak Hukum Mengusut

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:01 WIB

Desa Jati Agung Hijrah Ke Bandar Lampung,DPRD Siapkan Pansus

Selasa, 8 September 2026 - 13:39 WIB

MBG di Kota Malang Tak Dihentikan, Wali Kota dan DPRD Bantah Isu yang Viral di Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 21:26 WIB

LBH PKGI Soroti Perlindungan ASN dalam Jeratan Kredit, Desak OJK Kaji Batas Potongan Penghasilan

Jumat, 4 September 2026 - 20:05 WIB

GMNI Bengkalis Desak Evaluasi TAPD Imbas Tunda Bayar, Soroti Dampak ke Beasiswa Mahasiswa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:21 WIB

Peduli Korban Gempa NTT, Andy Opa Gaul Bawa 2 Truk Sembako dan Air Bersih ke Flores

Berita Terbaru

Nasional

Bukan Sekadar Bangun Rumah, AHY Dorong Perubahan Ekosistem

Senin, 14 Sep 2026 - 13:03 WIB