Mengecewakan! Ketua Umum DPP Lingkar Peduli Anak Negeri ( LKP ) Kecam Keras Korupsi Rp 193,7 Triliun di Pertamina

- Jurnalis

Jumat, 28 Februari 2025 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Suararealitas.co – Ketua Umum DPP Lingkar Peduli Anak Negeri (LKP) Andre M Pelawi, menyatakan kemarahannya terhadap dugaan korupsi yang melibatkan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan. Kasus ini diduga merugikan negara sebesar Rp 193,7 triliun. Jumat, (28/2/2025).

Kejaksaan Agung telah menetapkan Riva Siahaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) periode 2018-2023. Modus operandi yang digunakan antara lain mengimpor minyak mentah dengan harga lebih tinggi dari pemasok luar negeri, padahal seharusnya dapat diperoleh di dalam negeri sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Komitmen Presiden Terpilih Tngkatkan Peran Koperasi Lahirkan Tantangan Baru Koperasi Modern

Selain itu, Riva Siahaan diduga terlibat dalam praktik pengoplosan bahan bakar, yaitu mengubah minyak mentah RON 90 (setara Pertalite) menjadi RON 92 (setara Pertamax) secara ilegal. Tindakan ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merugikan konsumen dan negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andre M Pelawi menegaskan bahwa sebagai rakyat Indonesia dan konsumen, dirinya merasa dirugikan oleh tindakan korupsi tersebut. Ia mendesak pemerintah untuk segera melakukan audit menyeluruh dan memastikan penggantian kerugian negara akibat kasus ini.

Baca Juga :  Forum QHSE BUMN Kontruksi Gelar Rapat Kerja Nasional Dan Halal Bihalal Tahun 2023

Kasus ini telah menarik perhatian media internasional, yang menyoroti besarnya kerugian negara akibat praktik korupsi di tubuh Pertamina. Pemerintah diharapkan mengambil langkah tegas untuk memberantas korupsi dan memastikan transparansi dalam pengelolaan sumber daya energi nasional.

Sumber Berita: Media Center Lingkar Peduli Anak Negeri ( LKP )

Berita Terkait

Diduga Pemasangan Tiang Jaringan Internet Milik PT MyRepublic Belum Kantongi Izin Lingkungan, Warga Pertanyakan Legalitas Proyek
Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Kawasan Muara Baru Ajak Pedagang Ikan Wujudkan Kamtibmas Kondusif
Penyadapan Getah Pinus Ilegal di Kawasan TNGC || Aceng Syamsul Hadie (ASH): Diduga Pembiaran, Ketidakmampuan, atau Ada yang Belum Terungkap?
Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Jaga Stabilitas Kamtibmas, Situasi Wilayah Tetap Aman dan Kondusif
Masyarakat Soroti Dugaan Peredaran Obat Keras di Tangsel, Kapolres Belum Beri Tanggapan
Polda Metro Jaya Siagakan 4.131 Personel Layani Aksi Penyampaian Pendapat di Jakarta
Jaga Jakarta On The Spot Polsek Kawasan Sunda Kelapa Perkuat Sinergi dengan Warga Muara Angke, Wujudkan Kamtibmas Aman dan Kondusif
Ground Breaking IGD Maternal, Hemodialisa dan Gedung Rawat Inap 6 Lantai RSUD Balaraja, Pemkab Tangerang Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:57 WIB

Diduga Pemasangan Tiang Jaringan Internet Milik PT MyRepublic Belum Kantongi Izin Lingkungan, Warga Pertanyakan Legalitas Proyek

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:17 WIB

Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Kawasan Muara Baru Ajak Pedagang Ikan Wujudkan Kamtibmas Kondusif

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:56 WIB

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Jaga Stabilitas Kamtibmas, Situasi Wilayah Tetap Aman dan Kondusif

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:34 WIB

Masyarakat Soroti Dugaan Peredaran Obat Keras di Tangsel, Kapolres Belum Beri Tanggapan

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:54 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 4.131 Personel Layani Aksi Penyampaian Pendapat di Jakarta

Berita Terbaru