DPPPA Sosialisasi GSI untuk Tingkatkan Kesejahteraan Ibu dan Anak

- Jurnalis

Rabu, 26 Februari 2025 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asep Suherman menekankan bahwa GSI memiliki peran krusial dalam mewujudkan Generasi Emas 2045, yakni generasi yang sehat, cerdas dan berdaya saing tinggi. Gerakan ini sejalan dengan ASTA CITA Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas serta penguatan peran perempuan dalam pembangunan nasional.(foto:istimewa)

Asep Suherman menekankan bahwa GSI memiliki peran krusial dalam mewujudkan Generasi Emas 2045, yakni generasi yang sehat, cerdas dan berdaya saing tinggi. Gerakan ini sejalan dengan ASTA CITA Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas serta penguatan peran perempuan dalam pembangunan nasional.(foto:istimewa)

TANGERANG, suararealitas.co – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Tangerang menggelar Sosialisasi Gerakan Sayang Ibu (GSI) tahun 2025 di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Selasa, (25/02/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) dengan tema: “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Indonesia Maju!”.

Acara ini dihadiri narasumber Atif, Perwakilan Forum Peduli Kesehatan Ibu dan Anak (FOPKIA), Hj. Endang Purwatiningsih (Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga DP3AKKB Prov.Banten), Dr. Ismarina (Akademisi). Hadir berbagai pemangku kepentingan termasuk perwakilan Perangkat Daerah, Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita, tenaga medis, akademisi, serta mitra pembangunan seperti IDI, IBI, FKTS, FOPKIA, dan USAID MOMENTUM.

Baca Juga :  Telan Ratusan Juta, Begini Kondisi Taman Burung Perak  

Kepala DPPPA Kabupaten Tangerang, Asep Suherman, dalam sambutannya menuturkan, GSI merupakan gerakan kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gerakan Sayang Ibu bukan sekadar program, namun sebuah gerakan sosial yang melibatkan semua pihak dalam memastikan perempuan, terutama ibu, mendapatkan akses kesehatan dan perlindungan yang layak,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai aspek penting dalam mendukung keberhasilan GSI, termasuk edukasi perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi serta kebijakan yang berpihak pada perempuan dan anak.

Baca Juga :  Sumut Berkontribusi Besar Terhadap Perekonomian Melalui Kelapa Sawit

Dalam kesempatan ini, Asep Suherman menekankan bahwa GSI memiliki peran krusial dalam mewujudkan Generasi Emas 2045, yakni generasi yang sehat, cerdas dan berdaya saing tinggi. Gerakan ini sejalan dengan ASTA CITA Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas serta penguatan peran perempuan dalam pembangunan nasional.

“Berharap adanya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan dunia usaha dalam menekan AKI dan AKB di Kabupaten Tangerang,” kata Asep Suherman.

Berita Terkait

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru
Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran
Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang
Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi
Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Kampus UIN RIL di Jaga Preman Wartawan meliput di Kroyok Tanpa sebab

Rabu, 26 Agu 2026 - 22:42 WIB

Kabar Polisi

Polri Berangkatkan 403 Personel Satgas Edukasi Karhutla Hari Ini

Rabu, 26 Agu 2026 - 17:30 WIB