Kolaborasi Tani Merdeka dan DEM Aceh: Mewujudkan Ketahanan Pangan Lewat Program Inovatif

- Jurnalis

Jumat, 24 Januari 2025 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Pengurus Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia (TMI) bersama DPD TMI Kota Lhokseumawe menggandeng Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Aceh dalam pelaksanaan dua program unggulan untuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan. (Foto: Istimewa).

Dewan Pengurus Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia (TMI) bersama DPD TMI Kota Lhokseumawe menggandeng Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Aceh dalam pelaksanaan dua program unggulan untuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan. (Foto: Istimewa).

LHOKSEUMAWE, suararealitas.co – Dewan Pengurus Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia (TMI) bersama DPD TMI Kota Lhokseumawe menggandeng Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Aceh dalam pelaksanaan dua program unggulan untuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan. Kolaborasi ini diumumkan oleh DR. Capt. Marcellus Jayawibawa, Pengurus DPN TMI Bidang Kemaritiman, dalam wawancaranya dengan RRI pada Rabu, (22/01/2025).

Marcellus menyebutkan bahwa dua program utama yang akan segera diluncurkan adalah penanaman pohon Kaliandra dan distribusi bibit padi Sisitani. “Ketua Umum TMI, Bapak Don Muzakir, menugaskan saya untuk menyampaikan kedua program ini kepada DPW Aceh dan DPD Lhokseumawe agar segera dilaksanakan. Tujuannya agar masyarakat Aceh dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” ujar Marcellus.

Program ini, lanjut Marcellus, memerlukan kajian ilmiah untuk memastikan kelancaran dan efektivitas pelaksanaannya. Oleh karena itu, ia mengajak DEM Aceh untuk berkolaborasi dalam menyukseskan inisiatif ketahanan pangan yang juga merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto sebagai pendiri TMI.

“Kolaborasi dengan mahasiswa sangat penting untuk menggali ide-ide baru. DEM Aceh menawarkan berbagai program yang akan kami integrasikan dengan TMI Lhokseumawe, sehingga program ini dapat segera terlaksana,” tambah Marcellus, yang juga seorang Pengamat Maritim.

Terkait potensi lahan di Lhokseumawe, Marcellus menyatakan bahwa banyak lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal. TMI berencana melibatkan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk PLN, untuk menanam pohon Kaliandra di lahan-lahan tersebut. Lhokseumawe juga memiliki sawah yang luas, yang bisa dimanfaatkan untuk penanaman padi Sisitani.

“DPD TMI akan bekerja sama dengan kelompok tani lokal untuk mendistribusikan bibit Sisitani. Dengan harapan, program ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” ujar Marcellus.

Pembina DPD TMI Lhokseumawe, Meipril Syahmi, menambahkan bahwa saat ini pihaknya sedang menyiapkan lahan untuk pengembangan tanaman Kaliandra. Selain itu, pihaknya juga siap untuk memulai distribusi bibit Sisitani sesuai dengan rencana.

Baca Juga :  Titiek Soeharto Desak Menhut Tindak Tegas Pembabat Hutan Sumatera, Rahmad Sukendar: Tangkap Pelaku dan Otaknya!

“Kami terus berkoordinasi dengan generasi muda yang bergerak di bidang teknologi. Tani Merdeka siap mendampingi petani agar lebih maju, terampil, dan mandiri,” tegas Meipril.

Ketua DEM Aceh, Faizar, menyambut baik kesempatan berkolaborasi dengan Tani Merdeka Indonesia (TMI). “Kami sangat senang dapat bergabung dalam pengembangan teknologi untuk ketahanan pangan nasional. Tim kami akan melakukan kajian ilmiah terkait struktur lahan untuk penanaman Kaliandra,” kata Faizar.

Tani Merdeka Indonesia adalah organisasi yang digagas oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), tokoh tani, pemerhati tani, serta kelompok perikanan dan peternakan di Indonesia. Organisasi ini disetujui oleh Bapak Prabowo Subianto dan Sudaryono, dan dipimpin oleh Don Muzakir.

Tujuan utama Tani Merdeka adalah meningkatkan pendapatan petani melalui akses pasar yang lebih baik, pelatihan pertanian modern, serta penerapan teknologi pertanian yang inovatif.

Berita Terkait

Forgas Bali Cegah dan Tangkal Intervensi Sampradaya Asing Ideologi Transnasional
Aksi Sosial Mercure Kuta Bali Bantu Warga Terdampak Banjir di Desa Banjar Buleleng
Retribusi Dipungut, Tapi Tak Tertib Disetor: Ada Apa di Dinas Perhubungan Bengkalis?
Derasnya Banjir Robek Akses Desa, Pemkab Rote Ndao Didesak Tak Sekadar Janji
Ketika Hasil Audit Hanya Jadi Arsip: Bau Tak Sedap Belanja Daerah Bengkalis
Nasib Pilu Balita di Bangli: Tak Punya KK dan Hidup Serba Keterbatasan Ekonomi
Akhiri Keterisolasian Warga Langkat, TNI dan PTPN IV PalmCo Bangun Jembatan Darurat
Lumpur Lereng Puspo Terjang Kota Pasuruan, Curah Hujan Tinggi dan Tanggul Tak Mampu Menahan Terjangan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 21:28 WIB

Forgas Bali Cegah dan Tangkal Intervensi Sampradaya Asing Ideologi Transnasional

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:37 WIB

Aksi Sosial Mercure Kuta Bali Bantu Warga Terdampak Banjir di Desa Banjar Buleleng

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:03 WIB

Retribusi Dipungut, Tapi Tak Tertib Disetor: Ada Apa di Dinas Perhubungan Bengkalis?

Senin, 2 Maret 2026 - 21:24 WIB

Derasnya Banjir Robek Akses Desa, Pemkab Rote Ndao Didesak Tak Sekadar Janji

Senin, 2 Maret 2026 - 13:44 WIB

Ketika Hasil Audit Hanya Jadi Arsip: Bau Tak Sedap Belanja Daerah Bengkalis

Berita Terbaru

Berita Aktual

KLARIFIKASI LAYANAN FARMASI DI IHC RS PEALBUHAN TJ Priok JAKARTA

Selasa, 14 Apr 2026 - 17:22 WIB