Diduga Abaikan Kebersihan, Pabrik Tahu di Jamblang Cirebon Didesak Segera Diperiksa

- Jurnalis

Sabtu, 5 September 2026 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pekerja yang sedang mengolah tahu tanpa menggunakan pakaian dan terlihat beberapa nampan tahu yang tergeletak di lantai yang basah dan kotor. (Ag/Suararealitas).

Foto: Pekerja yang sedang mengolah tahu tanpa menggunakan pakaian dan terlihat beberapa nampan tahu yang tergeletak di lantai yang basah dan kotor. (Ag/Suararealitas).

‎CIREBON, Suararealitas.co – Dugaan proses produksi makanan tahu yang tidak memenuhi standar kebersihan atau higienitas di salah satu pabrik tahu di Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menuai sorotan masyarakat.

‎Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap keamanan pangan yang beredar di tengah masyarakat, sehingga Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta aparat penegak hukum (APH) Polresta Cirebon diminta segera melakukan pemeriksaan menyeluruh.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, proses pengolahan tahu di pabrik tersebut diduga dilakukan dalam kondisi lingkungan yang kurang bersih (Kotor).

‎Dugaan tersebut mencakup kebersihan area produksi, peralatan pengolahan, hingga sanitasi yang dinilai perlu diverifikasi langsung oleh instansi berwenang.

‎Sementara, pabrik tahu yang diketahui milik seorang bernama Sarifudin tersebut saat dikunjungi dalam kondisi sangat memprihatinkan.

‎Pasalnya di area produksi terdapat beberapa nampan yang berisi tahu diletakan di bawah lantain tanpa penutup dengan kondisi lantai basah.

‎Tak hanya itu, terpantau para pekerja saat memproduksi tahu tidak mengenakan pakaian (baju) atau bahkan alat pelindung diri (APD).

‎Pemandangan tersebut sangat kontras mengingat tahu meruapakan makanan pokok bagi warga masyarakat yang dikenal sangat begizi.

‎Namun justru pemandangan tersebut menjadi perhatian publik lantaran area dan cara produksi yang diduga tidak higienis.

Foto: Pabrik tahu di Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon.

‎Untuk itu, masyarakat menilai pemeriksaan perlu dilakukan untuk memastikan produk pangan yang dipasarkan benar-benar memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.

‎Pemeriksaan dari dinas terkait dinilai penting sebagai langkah preventif sekaligus bentuk pengawasan terhadap industri pangan, khususnya usaha produksi tahu yang hasilnya dikonsumsi masyarakat setiap hari.

‎”Apabila ditemukan pelanggaran terhadap standar higienis dan sanitasi pangan, maka harus ada tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku demi melindungi kesehatan masyarakat,” ujar salah seorang warga berinisial A yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Rabu (2/9/2026).

‎Sebagai informasi, keamanan Pangan Menjadi Tanggung Jawab Bersama.

‎Produk tahu merupakan salah satu makanan yang dikonsumsi secara luas oleh masyarakat Indonesia. Karena itu, proses pembuatannya wajib memperhatikan aspek kebersihan sejak pemilihan bahan baku, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi.

‎Lingkungan produksi yang tidak higienis berpotensi menjadi media berkembangnya bakteri, jamur, maupun mikroorganisme lain yang dapat mencemari makanan.

‎Apabila pangan terkontaminasi, masyarakat berisiko mengalami gangguan kesehatan seperti keracunan makanan, diare, muntah, infeksi saluran pencernaan, hingga penyakit lain akibat cemaran biologis maupun kimia.

‎Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa makanan yang aman harus diproduksi dengan menerapkan prinsip higiene dan sanitasi pangan, termasuk penggunaan air bersih, peralatan yang steril, pekerja yang menjaga kebersihan diri, serta lingkungan produksi yang bebas dari sumber pencemaran.

‎Edukasi bagi Masyarakat: Kenali Ciri Makanan yang Diproduksi Secara Higienis

‎Masyarakat juga diimbau lebih teliti sebelum membeli produk makanan, termasuk tahu. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

‎1. Pilih tahu yang memiliki warna alami dan tidak berbau menyengat.

Baca Juga :  Jasaraharja Putera Gelar Donor Darah Dalam Rangka Road To HUT Ke-32: Wujud Kepedulian untuk Sesama

‎2. Hindari tahu yang berlendir, berbau asam, atau berubah warna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎3. Belilah produk dari produsen atau pedagang yang menjaga kebersihan tempat produksi maupun tempat penjualan.

‎4. Simpan tahu pada suhu yang sesuai agar tidak mudah terkontaminasi bakteri.

‎Kebersihan dalam proses produksi bukan hanya menjadi tanggung jawab pelaku usaha, tetapi juga menjadi hak konsumen untuk memperoleh pangan yang aman, sehat, dan layak dikonsumsi.

‎Regulasi yang Mengatur Keamanan Produksi Makanan

‎Kegiatan produksi pangan di Indonesia telah diatur dalam sejumlah peraturan perundang-undangan yang mewajibkan pelaku usaha memenuhi standar keamanan pangan.

‎Beberapa regulasi yang menjadi dasar pengawasan antara lain:

‎Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, yang menegaskan bahwa setiap pangan yang diproduksi dan diedarkan harus memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan gizi.

‎Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang mengatur perlindungan kesehatan masyarakat, termasuk pengawasan terhadap pangan yang dikonsumsi masyarakat.

‎Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan, yang mengatur penyelenggaraan keamanan pangan mulai dari proses produksi, penyimpanan, pengangkutan, hingga peredaran.

‎Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengenai Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), yang mewajibkan industri pangan menerapkan standar higiene, sanitasi, dan pengendalian mutu.

‎Dalam regulasi tersebut, pelaku usaha pangan berkewajiban menjaga kebersihan sarana produksi, menggunakan bahan baku yang aman, menerapkan sanitasi, serta mencegah terjadinya pencemaran pangan selama proses produksi.

‎APH Diminta Turut Menyelidiki Jika Ditemukan Pelanggaran

‎Selain pengawasan administratif dari dinas terkait, aparat penegak hukum juga diminta turun tangan apabila ditemukan dugaan pelanggaran yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.

‎Jika hasil pemeriksaan menemukan adanya unsur kelalaian, penggunaan bahan berbahaya, atau produksi pangan yang tidak memenuhi standar keamanan sehingga membahayakan konsumen, maka penegakan hukum dapat dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

‎Masyarakat berharap pemerintah kabupaten Cirebon bersama instansi terkait tidak hanya melakukan inspeksi sesaat, tetapi juga melakukan pembinaan dan pengawasan rutin terhadap seluruh industri pangan di Kabupaten Cirebon agar produk yang beredar benar-benar aman dikonsumsi.

‎Hingga berita ini ditayangkan, identitas pabrik yang dimaksud belum dipublikasikan dan pihak pengelola belum memberikan keterangan resmi.

‎Oleh karena itu, informasi mengenai dugaan kondisi produksi tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan dan klarifikasi dari pemilik pabrik tahu dan instansi yang berwenang.

Baca Juga :  Penantian Panjang Berakhir! Lahan Tidur Sumber Waras Siap Disulap Jadi Rumah Sakit Tipe A

Berita Terkait

Capaian UCJ NTB Baru 29,34 Persen, Kemendagri Dorong Perlindungan Pekerja Rentan dan Informal
Health Talk di Rusunawa Pesakih Dorong Warga Terapkan Pola Hidup Sehat
Kader Posyandu Mawar Purasari ikuti Lomba Cipta Menu PMT Berbahan Lokal
Antusiasme Warga Kalibata City Meroket, Jalan Sehat HUT RI Diikuti 1.500 Peserta
Lansia Menunggu Berjam-jam, Pelayanan Dokter Spesialis Saraf RSUD Kalideres Tuai Keluhan
Yayasan WINGS Peduli Lanjutkan Program Kesehatan dengan Operasi Penyandang Kraniofasial Gratis
Klinik Bereputasi Internasional di Jaksel Diduga Mal Praktek hingga Penyalahgunaan SIP
Ground Breaking IGD Maternal, Hemodialisa dan Gedung Rawat Inap 6 Lantai RSUD Balaraja, Pemkab Tangerang Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:35 WIB

Diduga Abaikan Kebersihan, Pabrik Tahu di Jamblang Cirebon Didesak Segera Diperiksa

Rabu, 2 September 2026 - 17:11 WIB

Capaian UCJ NTB Baru 29,34 Persen, Kemendagri Dorong Perlindungan Pekerja Rentan dan Informal

Selasa, 1 September 2026 - 22:15 WIB

Health Talk di Rusunawa Pesakih Dorong Warga Terapkan Pola Hidup Sehat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Kader Posyandu Mawar Purasari ikuti Lomba Cipta Menu PMT Berbahan Lokal

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Antusiasme Warga Kalibata City Meroket, Jalan Sehat HUT RI Diikuti 1.500 Peserta

Berita Terbaru