Pemprov DKI Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, Suararealitas.co -Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp5,8 miliar untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melepas secara langsung pengiriman bantuan tersebut dari Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/08/2026).

“Pemerintah DKI Jakarta hadir untuk membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur yang terkena dampak bencana pada 15 Agustus kemarin. Gempa dengan magnitudo 7,7 sangat besar dan dampaknya luar biasa,” ujar Gubernur Pramono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan dihimpun melalui kolaborasi aparatur sipil negara (ASN), perangkat daerah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta. Penghimpunan bantuan masih dibuka hingga 25 Agustus 2026.

“Dari hasil pengumpulan yang dilakukan oleh ASN, perangkat daerah, BUMD, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, terkumpul Rp5.853.728.500 atau tepatnya Rp5,8 miliar. Ini adalah tahap awal dan Pemerintah DKI Jakarta masih membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin berpartisipasi sampai dengan 25 Agustus 2026,” lanjut Gubernur Pramono.

Sehari setelah gempa, Pemprov DKI telah memberangkatkan tim kesehatan untuk memberikan pelayanan medis kepada warga terdampak. Kebutuhan bantuan berikutnya akan disesuaikan dengan hasil koordinasi bersama Pemerintah Provinsi NTT dan tim di lapangan.

Baca Juga :  Tinjau Makan Bergizi Gratis, Menkopolkam Apresiasi Kualitas dan Gizi Makanan

“Satu hari pascagempa kami telah memberangkatkan tim kesehatan dan saat ini sudah bertugas di lokasi bencana. Berdasarkan hasil komunikasi langsung dengan Gubernur NTT serta tim lapangan, kebutuhan mendesak seperti popok dan kebutuhan sanitasi bayi maupun lansia akan terus diprioritaskan pada pengiriman berikutnya,” jelasnya.

Ia menegaskan bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas Jakarta terhadap masyarakat di daerah lain yang sedang menghadapi bencana.

“Solidaritas Jakarta tidak berhenti pada batas wilayah administrasi; ketika saudara-saudara kita di daerah lain mengalami musibah, Jakarta harus selalu hadir untuk mendukung pemulihan mereka sepenuhnya,” ucap Gubernur Pramono.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, menjelaskan bantuan yang dikirim mencakup kebutuhan pangan, perlengkapan pengungsian, obat-obatan, sarana penyediaan air bersih, serta uang tunai.

“Adapun bantuan logistik terdiri atas makanan siap saji, air mineral, biskuit, kasur lipat, perlengkapan keluarga, terpal, obat-obatan dan cairan infus, makanan anak, serta 200 unit toren air dari PAM Jaya. Selain itu, disalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp1,11 miliar serta komitmen pengiriman Mobile Water Treatment Plant senilai Rp2,5 miliar,” paparnya.

Baca Juga :  BRI Kanca Ciputat Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025

Menurut Marulitua, distribusi bantuan dilakukan melalui sistem logistik nasional yang dikoordinasikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama TNI. Jalur udara diberangkatkan melalui Bandara Halim Perdanakusuma, sedangkan pengiriman laut melalui Pangkalan TNI AL Komando Armada I di Jakarta Utara.

Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Andi Eviana, mengatakan bantuan dari Pemprov DKI akan mendukung penanganan masa tanggap darurat di tujuh kabupaten terdampak.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan partisipasi nyata dari Bapak Gubernur bersama seluruh aparatur di wilayah DKI Jakarta. Bantuan senilai Rp5,8 miliar ini merupakan bantuan pertama yang diserahkan oleh pemerintah provinsi untuk penanganan tujuh kabupaten terdampak selama masa tanggap darurat,” tuturnya.

Bantuan akan didistribusikan ke Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Ngada, Ende, Sikka, dan Nagekeo melalui jalur darat, laut, dan udara, termasuk menggunakan helikopter untuk menjangkau wilayah yang terisolasi.

“Seluruh bantuan yang dihimpun melalui Pos Pendukung Logistik Nasional di Halim Perdanakusuma langsung didistribusikan ke seluruh wilayah terdampak tanpa terkecuali, didukung armada pesawat Hercules, kapal perang KRI, dan helikopter untuk menjangkau lokasi-lokasi yang terisolasi,” pungkas Evi.

Berita Terkait

Polri Evakuasi Dua Warga Palue Lewat Jalur Udara, Lansia Korban Reruntuhan dan Ibu Hamil
Jaga Marwah DPD RI, Aliansi Kebhinekaan Bali Sampaikan Pengaduan terhadap Arya Wedakarna
Anak Mantan Lurah Pertama Pademangan Timur Sambangi Kantor Kelurahan, Kenangan Lama Kembali Terjalin
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Edukasi 80 Siswa SMK Al Jihad tentang Pemanfaatan AI dan Bahaya Cybercrime
JJOS Pelayanan & Pengamanan Embarkasi KM Bukit Raya Tujuan Kijang Berlangsung Aman dan Lancar, 228 Penumpang Terlayani
Gelar Gerakan Pangan Murah, Kecamatan Mauk Dukung Pengendalian Inflasi Kabupaten Tangerang
Gubernur DKI Lantik Tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Sudin SDA Jakarta Utara Gelar Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Saluran Air di Papanggo

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:35 WIB

Pemprov DKI Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Polri Evakuasi Dua Warga Palue Lewat Jalur Udara, Lansia Korban Reruntuhan dan Ibu Hamil

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Jaga Marwah DPD RI, Aliansi Kebhinekaan Bali Sampaikan Pengaduan terhadap Arya Wedakarna

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:26 WIB

Anak Mantan Lurah Pertama Pademangan Timur Sambangi Kantor Kelurahan, Kenangan Lama Kembali Terjalin

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Edukasi 80 Siswa SMK Al Jihad tentang Pemanfaatan AI dan Bahaya Cybercrime

Berita Terbaru

Berita Aktual

Lima Hari di NTT, Mendagri Pastikan Negara Hadir untuk Korban Gempa

Kamis, 20 Agu 2026 - 22:24 WIB

Berita Aktual

Wamendagri Wiyagus Ingatkan Kepala Daerah Terus Belajar Cegah Korupsi

Kamis, 20 Agu 2026 - 22:20 WIB