Dari Ruangan Terkunci hingga Dugaan Bunker, Ini Kronologi Kasus 995 Senjata di Jaksel

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Penemuan ratusan senjata, narkotika, dan berbagai barang terlarang di sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan. (Beritasatu.com).

Foto: Penemuan ratusan senjata, narkotika, dan berbagai barang terlarang di sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan. (Beritasatu.com).

JAKARTA, Suararealitas.co – Penemuan 995 senjata, narkotika, serta berbagai barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas ilegal di sebuah sekolah swasta di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, kini menjadi perhatian aparat kepolisian. Kasus tersebut bermula setelah pihak yayasan membuka sejumlah ruangan yang sebelumnya ditempati mantan Ketua Pengurus Yayasan berinisial IWD.

Berikut kronologi penemuan tersebut berdasarkan keterangan pihak yayasan.

Ketua Pengurus Yayasan Diberhentikan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak yayasan menyatakan telah memberhentikan IWD dari jabatannya sebagai Ketua Pengurus Yayasan pada 18 April 2026. Keputusan tersebut diambil setelah muncul dugaan penyalahgunaan keuangan yayasan untuk kepentingan pribadi, termasuk dugaan pembelian tanah menggunakan dana yayasan yang kemudian disebut diatasnamakan kepada istrinya.

Pada waktu yang sama, istri IWD juga dinonaktifkan dari jabatannya sebagai anggota pembina yayasan.

Menurut pihak yayasan, setelah pemberhentian tersebut, IWD bersama sejumlah orang yang disebut sebagai orang kepercayaannya meninggalkan lingkungan sekolah dengan membawa kunci beberapa ruangan penting. Kondisi itu menyebabkan pengurus baru tidak dapat mengakses ruang kerja ketua yayasan maupun sejumlah ruangan lainnya.

Ruangan Terkunci Dibuka

Pada 10 Juli 2026, pihak sekolah berencana menggunakan salah satu ruangan yang masih terkunci untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Karena tidak memiliki akses, pembukaan ruangan dilakukan dengan pendampingan personel Polres Metro Jakarta Selatan.

Baca Juga :  GETI Incubator Dukung Pengembangan UMKM di Indonesia

Saat ruangan dibuka pada 10 hingga 11 Juli 2026, pihak sekolah mengaku menemukan sebanyak 995 senjata yang terdiri atas senjata api, air gun, airsoft gun, amunisi, serta berbagai perlengkapan senjata lainnya.

Seluruh barang tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian dan diamankan ke gudang barang bukti Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyelidikan.

Pihak yayasan selanjutnya meminta kepolisian melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk pemeriksaan forensik terhadap seluruh senjata guna memastikan jenis, legalitas, serta kepemilikannya.

Ruangan Kedua Dibuka

Perkembangan baru terjadi pada Rabu (5/8/2026), ketika pihak sekolah kembali membuka ruangan lain yang juga masih dalam kondisi terkunci. Pembukaan ruangan tersebut kembali dilakukan dengan pendampingan aparat kepolisian.

Ruangan itu rencananya akan difungsikan sebagai fasilitas bagi tenaga pendidik. Namun, dari hasil pemeriksaan, pihak sekolah mengaku menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas ilegal.

Barang-barang yang ditemukan antara lain laras senjata kaliber 5,56 milimeter, pistol kaliber .40 dan 9 milimeter, magasin Glock, magasin M4, magasin Walther, alat yang diduga digunakan untuk membuat atau mencetak peluru, narkotika yang diduga berupa sabu, dua linting yang diduga ganja, serta sekitar 25 keping VCD atau CD yang diduga bermuatan pornografi.

Baca Juga :  Kolaborasi kecamatan kelapa Gading SMKN33 jakarta dan para kolaborator dalam penanganan stunting di wilayah kecamatan kelapa Gading

Seluruh barang temuan tersebut kemudian diserahkan kepada penyidik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Muncul Dugaan Ruangan Menyerupai Bunker

Selain berbagai barang tersebut, pihak sekolah juga menemukan sebuah ruangan tertutup yang disebut menyerupai bunker. Hingga kini ruangan tersebut belum dapat dibuka karena masih dalam kondisi terkunci.

Pihak yayasan meminta kepolisian melakukan pembukaan serta pemeriksaan menyeluruh terhadap ruangan tersebut. Mereka menduga masih terdapat barang lain yang berpotensi berkaitan dengan perkara yang tengah diselidiki.

Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan masih terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap asal-usul seluruh barang yang ditemukan, kepemilikan ratusan senjata, serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak-pihak lain.

Adapun keberadaan ruangan yang disebut menyerupai bunker juga menjadi bagian dari fokus penyelidikan. Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman dan belum menyampaikan hasil resmi mengenai isi maupun fungsi ruangan tersebut.

Penulis: Panji

Berita Terkait

Rapat di Istana, Prabowo dan Pimpinan TNI Bahas Infrastruktur Desa hingga Bhakti Sosial Nasional
KPK Lanjutkan Penyidikan Dugaan Korupsi Bea Cukai, Dua Saksi Diperiksa di Gedung Merah Putih
Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Keamanan Kawasan Pelabuhan, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif
Penataan Kawasan Kelurahan Papanggo Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Asri dan Estetis
Jaga Jakarta On The Spot di Pelabuhan Muara Baru, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Masyarakat
HIPMI MINERS Dorong Pengusaha Nasional Masuk Rantai Pasok Hilirisasi Lewat Mining Nation Revolution 2026
Sosialisasi di Kelurahan Ancol Bahas Dampak Pekerjaan CMNP, Rapat Lanjutan Akan Digelar
Respons Cepat Layanan Polri 110, Kernet Truk yang Tertinggal di Pelabuhan Tanjung Priok Berhasil Dipertemukan Kembali dengan Sopir

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Rapat di Istana, Prabowo dan Pimpinan TNI Bahas Infrastruktur Desa hingga Bhakti Sosial Nasional

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:48 WIB

KPK Lanjutkan Penyidikan Dugaan Korupsi Bea Cukai, Dua Saksi Diperiksa di Gedung Merah Putih

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Dari Ruangan Terkunci hingga Dugaan Bunker, Ini Kronologi Kasus 995 Senjata di Jaksel

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:12 WIB

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Keamanan Kawasan Pelabuhan, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Penataan Kawasan Kelurahan Papanggo Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Asri dan Estetis

Berita Terbaru