Menkopolkam: PPN 12% Batal Naik, Hadiah Tahun Baru dari Presiden Prabowo Subianto

- Jurnalis

Rabu, 1 Januari 2025 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto membatalkan kenaikan taruf PPN 12% di Tahun Baru 2025. (Foto: Dok. Setneg/Ist).

Presiden Prabowo Subianto membatalkan kenaikan taruf PPN 12% di Tahun Baru 2025. (Foto: Dok. Setneg/Ist).

JAKARTA, suararealitas.co – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal Polisi (Purn). Budi Gunawan menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan hadiah istimewa untuk Tahun Baru 2025 kepada seluruh masyarakat Indonesia, yakni membatalkan kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai atau PPN 12%.

“Sebagaimana pesan Bapak Presiden, Bapak Prabowo Subianto sebelum pergantian tahun lalu, yang berharap seluruh masyarakat Indonesia diberikan anugerah, kebaikan, kedamaian, dan kesejahteraan. Maka, di awal tahun ini, Bapak Presiden juga memberikan hadiah istimewa berupa pembatalan kenaikan PPN dari rencana 12 persen menjadi tetap 11 persen,” ujar Menko Polkam Budi Gunawan dalam keterangam tertulisnya di Jakarta, Rabu (1/1/2025).

Baca Juga :  KKP Gandeng Polri - Pertamina Jamin Keamanan dan Kemudahan Akses BBM di KNMP

Mengutip pernyataan Presiden, Menko Polkam menyampaikan, penetapan tarif PPN 12% hanya berlaku untuk barang dan jasa mewah yang selama ini dikonsumsi masyarakat golongan atas atau kaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, barang dan jasa yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat masih tetap diberlakukan tarif PPN sebesar 0 persen.

“Semoga dengan keputusan ini masyarakat tidak perlu khawatir. Karena pemerintah akan terus berusaha untuk mensejahterakan masyarakat dan mewujudkan Indonesia yang semakin maju ke depannya,” kata Menko Polkam Budi Gunawan.

Baca Juga :  Dua Bulan Dibangun, Warga Medang Malu Punya Gapura Ringkih

Keputusan kenaikan tarif PPN untuk barang mewah secara langsung disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam keterangan persnya di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, pada Selasa, 31 Desember 2024.

Presiden menekankan kebijakan perpajakan ini dirancang untuk mengutamakan kepentingan rakyat dan menciptakan pemerataan ekonomi secara menyeluruh.

Selain itu, Pemerintah juga berkomitmen memberikan paket stimulus yang diperuntukkan untuk masyarakat Indonesia.

Berita Terkait

Kasubag TU Sudin SDA Jakarta Utara Dorong Percepatan Administrasi yang Transparan dan Akuntabel
Percepatan Pemadaman Api TPA Jatiwaringin: Dua Helikopter Dikerahkan, Modifikasi Cuaca Disiapkan
Kadis Perikanan Seram Bagian Timur Nilai Rakornas PKPN Jadi Momentum Penguatan Sinergi Pusat dan Daerah
Beri Dukungan Logistik, Relawan Dirikan Posko Darurat TPA Jatiwaringin
BNN Ungkap Peran Operator Jaringan dalam Kasus Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Asal Thailand
PLN Pastikan Pemadaman Listrik Bergilir Tak Terulang, Retrofit Pembangkit Jadi Solusi
Inflasi Jakarta Juni 2026 Capai 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pertamax Jadi Penyumbang Terbesar
Tinjau Natuna, Menko Polkam: Tugas Prajurit di Perbatasan Menentukan Wibawa Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:49 WIB

Kasubag TU Sudin SDA Jakarta Utara Dorong Percepatan Administrasi yang Transparan dan Akuntabel

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:13 WIB

Percepatan Pemadaman Api TPA Jatiwaringin: Dua Helikopter Dikerahkan, Modifikasi Cuaca Disiapkan

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:05 WIB

Kadis Perikanan Seram Bagian Timur Nilai Rakornas PKPN Jadi Momentum Penguatan Sinergi Pusat dan Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Beri Dukungan Logistik, Relawan Dirikan Posko Darurat TPA Jatiwaringin

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:26 WIB

BNN Ungkap Peran Operator Jaringan dalam Kasus Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Asal Thailand

Berita Terbaru