Kabupaten Tangerang, Suararealitas.co – Momentum 10 Muharram yang dikenal masyarakat sebagai “Lebaran Anak Yatim” dimaknai dengan penuh kepedulian oleh Karang Taruna Desa Sukawali melalui kegiatan “Sukawali Berbagi: Berbagi Kepedulian, Menebar Kebaikan”. Kegiatan santunan bagi anak-anak yatim-piatu tersebut menjadi wujud nyata semangat berbagi sekaligus mempererat rasa kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat. Jumat (26/6/2026)
Acara yang berlangsung dengan penuh kehangatan itu turut dihadiri Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, yang memberikan apresiasi atas inisiatif Karang Taruna Desa Sukawali dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim-piatu di bulan Muharram.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Muharram sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik, terutama dalam meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari ini kita berkumpul memperingati Muharram sebagai momentum untuk terus memperbaiki diri. Semangat hijrah harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Kalau sebelumnya belum peduli, sekarang mari kita peduli kepada anak-anak yatim melalui Sukawali Berbagi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pemberian santunan bukan hanya sebatas bantuan materi, tetapi juga bentuk kasih sayang dan pengakuan bahwa anak-anak yatim memiliki hak yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang cerah.
“Hari ini kita memberikan santunan kepada anak-anak kita, karena mereka membutuhkan perhatian dan pengakuan yang sama dengan anak-anak lainnya. Semoga mereka menjadi anak-anak yang pintar, saleh dan salehah, serta kelak menjadi pemimpin di masa depan,” tambahnya.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada Karang Taruna Desa Sukawali atas konsistensinya menggelar kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ini adalah kegiatan yang sangat baik dari Sukawali Berbagi. Saya berharap kegiatan-kegiatan positif seperti ini terus dilanjutkan demi kepentingan rakyat dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Said Kosim, mengatakan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bentuk kepedulian sosial Karang Taruna Desa Sukawali terhadap anak-anak yatim-piatu, sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan Sukawali Berbagi ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim-piatu sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk bersama-sama menebar kebaikan,” ujar Said Kosim.
Dengan mengusung tema “Sukawali Berbagi, Berbagi Kepedulian, Menebar Kebaikan,” kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Kehadiran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, para donatur, serta relawan semakin memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang peduli terhadap sesama.
Karang Taruna Desa Sukawali berharap kegiatan santunan anak yatim-piatu ini tidak hanya menjadi agenda tahunan pada setiap 10 Muharram, tetapi juga menjadi gerakan sosial yang terus berlanjut sebagai upaya membangun masyarakat yang lebih peduli, inklusif, dan penuh semangat kebersamaan. Dengan berbagi kepedulian, diharapkan semakin banyak kebaikan yang dapat ditebar dan memberikan manfaat bagi generasi penerus bangsa.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Desa Sukawali, Camat Pakuhaji, Kapolsek Pakuhaji, Kepala RSUD Pakuhaji, Kepala Dinas, Tokoh Masyarakatdan Aparatur Desa Sukawali


































