Presiden Jokowi Resmikan Tol Serang-Panimbang Seksi I Ruas Serang-Rangkasbitung

- Jurnalis

Selasa, 16 November 2021 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Presiden Jokowi Resmikan Tol Serang-Panimbang Seksi I Ruas Serang-Rangkasbitung
Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Serang-Panimbang seksi I ruas Serang-Rangkasbitung di Gerbang Tol Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Suararealitas.com, Lebak Banten – Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Serang-Panimbang seksi I ruas Serang-Rangkasbitung di Gerbang Tol Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten pada Selasa, 16 November 2021. Pembangunan jalan tol tersebut, nantinya akan dilanjutkan dengan seksi II dan III dan tersambung hingga Panimbang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah pada pagi hari ini, Jalan Tol Serang-Panimbang seksi I ruas Serang-Rangkasbitung telah selesai dibangun dan siap untuk dioperasikan. Kemudian, akan dilanjutkan nanti dengan seksi II yaitu, Rangkasbitung-Cileles sepanjang 24 kilometer dan juga Cileles-Panimbang sepanjang 33 kilometer yang insyaallah akan dituntaskan diakhir nanti 2023 akan selesai,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden kembali menegaskan, bahwa infrastruktur adalah fondasi bagi Indonesia untuk bersaing dengan negara-negara lain. Menurutnya, tidak mungkin sebuah negara bisa melampaui negara lain jika indeks daya saingnya rendah.

“Karena apapun tanpa infrastruktur, barang-barang yang ada ini akan menjadi harganya lebih tinggi. Artinya, barang-barang kita juga akan menjadi terdistribusi lebih baik dan bisa menjadi lebih murah. Artinya, infrastruktur ini akan memperbaiki jaringan logistik,” katanya.

Baca Juga :  Wow! Wamentan RI Kunker ke Kebun Lahan Poktan Harapan Baru

Infrastruktur juga akan menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru, memudahkan distribusi komoditas, dan juga memberikan fasilitas pada produksi hingga sampai ke tangan konsumen. Selain itu, Presiden meyakini bahwa dengan dibangunnya sebuah jalan akan membuka lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya dan akan membangun peradaban bangsa.

“Kalau negara lain punya jalan tol, kita punyanya hanya jalan kampung, artinya peradaban kita tertinggal. Kalau negara lain punya jalan tol, kita punya. Kita punya airport, negara lain juga punya. Itulah sekali lagi, bahwa infrastruktur akan menjadi fondasi kita untuk bersaing dengan negara-negara lain,” jelasnya.

Presiden meyakini dengan adanya kemudahan konektivitas berupa jalan tol akan menjadi faktor penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Saya yakin ini akan menjadi pengungkit bagi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten khususnya terutama di sekitar jalan tol ini yaitu Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang,” imbuhnya.

Dalam keterangannya selepas peninjauan, Presiden menambahkan, bahwa jika jalan tol telah selesai sampai ke Panimbang, maka akan mendekatkan Jakarta dengan Serang, Pandeglang, hingga akhirnya, nanti Tanjung Lesung akan hidup sebagai sebuah kawasan wisata. Presiden berharap, keseluruhan jalan tol tersebut akan selesai pada 2023 akhir.

Baca Juga :  Polri Terapkan Konsep Presisi di Dua Kasus, Satunya Penistaan Agama di Sumut

“Sekarang ini kita harapkan kemacetan-kemacetan yang ada di Lebak, di Pandeglang, dan Serang bisa sedikit terurai,” lanjutnya.

Kepala Negara juga meyakini bahwa ketika jalan tol tersebut telah terkoneksi sepenuhnya, maka akan muncul optimisme investasi untuk segera menyelesaikan Tanjung Lesung. Tol tersebut juga akan memangkas waktu temput antara Jakarta ke Tanjung Lesung yang tadinya empat hingga lima jam menjadi maksimal dua jam.

“Itu nanti kalau tembus mungkin bisa satu setengah jam, maksimal dua jam. Sehingga orang akan menjadi alternatif, tidak hanya ke Puncak, tetapi juga bisa ke Tanjung Lesung,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Banten Wahidin Halim, dan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya.*(Her/Red)

Lebak, 16 November 2021. Dilansir

Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Berita Terkait

Situasi Kamtibmas di Kawasan JICT Terkendali, Polisi Intensifkan Patroli dan Pengamanan Aktivitas Bongkar Muat
Debarkasi KM Kelud dari Batam Berlangsung Tertib, 554 Penumpang Tiba di Tanjung Priok
Jaga Wilayah Tetap Kondusif, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sisir Sejumlah Objek Vital
Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tingkatkan Pengamanan Objek Vital di Area PLN Indonesia Power UBP Priok
Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Antisipasi Kejahatan Jalanan, Balap Liar dan Tawuran
Polres Priok Ulurkan Tangan Untuk Sesama, Bakti Sosial di Panti Asuhan Yatim Piatu 
Komandan Kodim 1627/Rote Ndao, Letkol Kav Kurnia S Wicaksono Raih Penghargaan Indonesia Future Figure Awards 2026

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Situasi Kamtibmas di Kawasan JICT Terkendali, Polisi Intensifkan Patroli dan Pengamanan Aktivitas Bongkar Muat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Debarkasi KM Kelud dari Batam Berlangsung Tertib, 554 Penumpang Tiba di Tanjung Priok

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Jaga Wilayah Tetap Kondusif, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sisir Sejumlah Objek Vital

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tingkatkan Pengamanan Objek Vital di Area PLN Indonesia Power UBP Priok

Berita Terbaru