Peduli Kemanusiaan, Kapolres Blitar Kota Jenguk Kondisi Bayi Yang Dibuang di Depan Sebuah Toko

- Jurnalis

Selasa, 16 November 2021 - 22:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Peduli Kemanusiaan, Kapolres Blitar Kota Jenguk Kondisi Bayi Yang Dibuang di Depan Sebuah Toko
Kapolres Blitar Kota dan Ketua Bhayangkari Cabang Blitar Kota menjenguk kondisi bayi yang ditemukan disebuah toko.

Suararealitas.com, Blitar – Kapolres Blitar Kota AKBP Dr. Yudhi Hery Setiawan S.I.K M.Si dan Ketua Bhayangkari Cabang Blitar Kota, Ny. Dian Yudhi menjenguk bayi cantik yang ditemukan didepan toko besi beberapa waktu yang lalu, di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar (15/11/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, bayi mungil perempuan tersebut ditemukan oleh penjaga toko besi di Jalan Ciliwung, Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, pada Senin (8/11/2021) pagi pukul 7.30 WIB. Ketika ditemukan, badan bayi tersebut dibalut handuk dan letakkan di dalam tas ransel.

Kapolres Blitar Kota menyampaikan, kedatangannya dalam rangka melihat langsung perkembangan kondisi kesehatan bayi perempuan yang belum diberi nama tersebut.

Baca Juga :  Jelang Munas X, LDII Jakarta Utara Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang Blitar Kota tidak kuasa menahan haru saat melihat secara langsung kondisi bayi yang saat ini kesehatannya susah berangsur-angsur membaik dengan berat 1,9 Kg itu.

“Alhamdulillah kondisi bayi sudah membaik dan berat badan sudah naik menjadi 1,9 Kg,” ucapnya.

Kapolres Blitar Kota dan Ketua Bhyangkari Cabang Blitar Kota juga menyerahkan paket keperluan bayi kepada Tim Dokter dari RSUD Mardi Waluyo yang menangani bayi tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres juga menyampaikan update perkembangan penyelidikan okeh Sat Reskrim Polres Blitar Kota. “Penyelidikan yang kami lakukan, pembuang bayi itu meletakkan tas ransel hitam berisi bayi pada pukul 23.41 WIB, tengah malam,” ujar AKBP Yudhi.

Baca Juga :  Peralihan 30 Ribu Pelanggan , WaliKota Awasi Pemotongan Pipa Air

AKBP Yudhi mengakui, pihaknya belum dapat menemukan pelaku pembuang bayi namun sudah berhasil mengumpulkan sejumlah petunjuk, terutama, melalui pemeriksaan rekaman CCTV disekitar lokasi.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, kata Kapolres, terduga pelaku pembuangan bayi adalah seorang pria yang mengendarai sepeda motor.

AKBP Yudhi menuturkan, terduga pelaku mengendarai sepeda motor seorang diri dengan membawa tas berisi bayi perempuan itu. Dia berhenti didepan toko besi, kata dia, lantas meletakkan tas ransel di teras toko besi dan pergi begitu saja.

“Pelaku berhenti di depan toko, lalu menaruh bayi di depan toko, kemudian jalan,” ujar Kapolres.*(Her/Red)

Berita Terkait

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran
Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang
Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi
Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah
BPKAD Bungkam Terkait BPKB Milik Armada DLHK yang Terselip

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:59 WIB

Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang

Berita Terbaru