Wakil Bupati bersama Anggota DPRD Bogor Menyusuri Sejarah: Napak Tilas HJB ke-544

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Suararealitas.co – Pemerintah Kabupaten Bogor menjadikan peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 bukan hanya sebagai ajang perayaan, tetapi juga momentum menghidupkan kembali sejarah perjuangan daerah.

Melalui kegiatan Napak Tilas Sejarah Kabupaten Bogor, Pemkab Bogor mengajak masyarakat menelusuri jejak perjalanan Bupati pertama Bogor, Raden Ipik Gandamana, yang selama ini belum banyak diketahui publik.

Kegiatan yang digelar, pada Selasa (02/06/2026) itu dipimpin langsung Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau yang lebih akrab disap Jaro Ade.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bersama ratusan peserta dari berbagai unsur pemerintah, komunitas dan pemangku kepentingan, rombongan menyusuri jalur bersejarah dari Ex- Pendopo Kawedanaan Jasinga hingga Pendopo Malasari, Kecamatan Nanggung.

Dalam sambutannya, Jaro Ade menegaskan bahwa napak tilas ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor untuk melengkapi literasi sejarah yang selama ini masih menyisakan banyak ruang kosong.

“Selama ini masyarakat mengenal Malasari sebagai tempat perjuangan Raden Ipik Gandamana. Namun sebelum sampai ke Malasari tentu ada perjalanan panjang yang beliau lalui. Ada jejak-jejak sejarah yang perlu kita gali dan kita ceritakan kembali kepada generasi sekarang,” ujar Jaro Ade.

Baca Juga :  BUBK Kebumen Inisiasi Menteri Trenggono Raih Indonesia Award 2023

Menurutnya, kegiatan napak tilas menjadi langkah nyata Pemkab Bogor dalam merangkai kembali potongan-potongan sejarah yang belum terdokumentasikan secara utuh.

“Napak tilas ini adalah upaya kita melengkapi narasi dalam literasi sejarah yang terpotong. Kita ingin masyarakat memahami perjalanan sejarah Kabupaten Bogor secara lebih lengkap,” katanya.

Perjalanan diawali dari Pendopo Jasinga yang memiliki nilai historis tinggi sebagai pusat perjuangan dan pemerintahan darurat pada masa awal kemerdekaan.

Dari sana, rombongan bergerak melewati sejumlah Kampung yang diyakini menjadi bagian dari jalur perjuangan Raden Ipik Gandamana, di antaranya. Desa Cileksa Kampung Ciparengpeng, Cijairin, Ciear hingga Kampung Jamang di Desa Cisarua, Kecamatan Sukajaya.

Di setiap titik perjalanan, peserta diajak mengenal kembali kisah perjuangan para pendahulu yang berjuang menjaga keberlangsungan pemerintahan Kabupaten Bogor di tengah situasi perang dan keterbatasan.

Baca Juga :  Cegah Covid-19 Hadapi Varian Omicron, Polsek Palmerah Terus Genjot Pencapaian Vaksinasi Booster di Sentra Kuliner

Selain menelusuri sejarah, Pemkab Bogor juga menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan sekitar 400 paket sembako kepada masyarakat di sepanjang rute napak tilas.

Ketua Pengcab IMI Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Mharom, mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan kepada para tokoh dan pejuang yang telah berjasa membangun Kabupaten Bogor.

“Melalui napak tilas ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak melupakan sejarah sekaligus menumbuhkan rasa syukur atas perjuangan para penda hulu yang telah meletakkan fondasi bagi Kabupaten Bogor yang kita nikmati hari ini,” ujarnya.

Bagi Pemerintah Kabupaten Bogor, napak tilas bukan sekadar perjalanan mengenang masa lalu. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi upaya merawat identitas daerah, memperkuat nilai kebangsaan, sekaligus memastikan sejarah perjuangan Kabupaten Bogor tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.***

Berita Terkait

Pendangkalan Kali Samping Lantamal Dikeluhkan Warga, Sudah Empat Tahun Tak Dikuras
New Kuta Golf Salurkan Program Donasi sebagai Rangkaian Bali World Cup Charity Tournament 2026
Turap Kali Banglio Rusak, Warga Minta Penanganan Serius
Perdamaian Hotman Paris vs PWI: Ketika Marwah Pers Dijual Murah di Meja Kekuasaan
Kemenhub Akan Evaluasi Operator KMP Mutiara Sentosa II Usai Investigasi KNKT
Petugas Gabungan Bongkar Bangunan Liar di Bantaran Kali Sentiong
Peduli Kemanusiaan KTH Ciguha Rivers Akan Salurkan Bantuan Logistik Dan Uang Tunai Ratusan Juta Ke Korban Kebakaran Sukabumi
13 Penumpang Kapal Hilang Kontak di Teluk Tomini, Tim SAR Palu Kerahkan KN SAR Bhisma

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Pendangkalan Kali Samping Lantamal Dikeluhkan Warga, Sudah Empat Tahun Tak Dikuras

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:49 WIB

New Kuta Golf Salurkan Program Donasi sebagai Rangkaian Bali World Cup Charity Tournament 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Turap Kali Banglio Rusak, Warga Minta Penanganan Serius

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Perdamaian Hotman Paris vs PWI: Ketika Marwah Pers Dijual Murah di Meja Kekuasaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Kemenhub Akan Evaluasi Operator KMP Mutiara Sentosa II Usai Investigasi KNKT

Berita Terbaru