Adara Relief Internasional Gandeng DKJ Gelar Palestine Festival

- Jurnalis

Senin, 13 Januari 2025 - 01:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adara Relief Internasional Gandeng DKJ Gelar Palestine Festival dengan tajuk 'All Eyes on Palestine'. (Foto: Dok.Suara Realitas/Sir).

Adara Relief Internasional Gandeng DKJ Gelar Palestine Festival dengan tajuk 'All Eyes on Palestine'. (Foto: Dok.Suara Realitas/Sir).

JAKARTA, suararealitas.co – Guna menggugah solidaritas dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap situasi di Palestina saat ini, Lembaga Kemanusiaan Adara Relief International bersama Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) menggelar Palestine Festival (PalFest) dengan tajuk ‘All Eyes on Palestine‘.

Acara tersebut berlangsung di Convention Hall SMESCO Indonesia, Jakarta, Minggu (12/1/2025). Dengan menampilkan berbagai kegiatan seperti pameran seni, pertunjukan musik, dan teater, serta lelang amal untuk kemanusiaan Palestina.

Dari pantauan suararealitas.com di lokasi, acara berlangsung mulai pukul 8.00 WIB itu berlangsung meriah. Dengan kehadiran ratusan pengunjung yang hampir memadati tempat acara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu, kehadiran Menteri Kebudayaan Fadly Zon dan Wakil ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid yang didampingi Direktur Utama Adara Relief International, Maryam Rachmayani menambah hangat kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Maryam Rachmayani menyampaikan, bahwa Palestine Festival diselenggarakan sebagai wujud kepedulian bangsa Indonesia terhadap perjuangan hak asasi manusia masyarakat Palestina. Dalam menghadapi genosida yang terjadi saat ini.

“Acara ini digagas untuk memastikan kepada rakyat Gaza dan Palestina juga dunia bahwa mata kita semua bangsa Indonesia masih tertuju kepada Palestina, “All Eyes on Palestine”, kata Maryam.

Baca Juga :  Barack Obama: A Legacy of Progress and Change

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadly Zon menyambut baik dan mengapresiasi digelarnya Palfest ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dukungan kita membela rakyat Palestina untuk memerdekakan negaranya.

“Luar biasa acara ini, kita dukung Palestina Merdeka,” ucap Fadly Zon kepada wartawan di sela-sela acara.

Sebagai informasi, berbagai pertunjukan seni mewarnai puncak acara yang menceritakan transformasi kondisi Palestina. Diantaranya, dialog penuh makna antara pendongeng ternama, Kak Ojan, bersama anaknya, Ata, mengawali rangkaian cerita.

Selain itu, ada pembacaan puisi karya penyair legendaris Palestina, Mahmoud Darwish, oleh Bella Fauzi. Kolaborasi pertunjukan teater dengan tim DKJ, dan berbagai tayangan video semakin menghidupkan suasana, serta memberikan kesan mendalam kepada para penonton.

Acara semakin meriah dengan hadirnya suara tiga tokoh penting, Ikang Fawzi, Chiki Fawzi, dan juga Nurjanah Hulwani. Dalam kesempatan tersebut, mereka membangkitkan semangat para pengunjung di atas panggung festival.

Ketiganya menyampaikan orasi kemanusiaan mengenai blokade, genosida di Gaza, serta kondisi masyarakat Palestina saat ini.

Baca Juga :  Gawat! Jagakarsa Darurat Pil Koplo, Kuat Dugaan Adanya Keterlibatan Oknum Berseragam Aktif

Sementara itu, Jose Rizal, Seorang sastrawan ternama dan aktor Indonesia juga ikut mewarnai panggung dengan puisi karyanya.

Tak ketinggalan, lantunan irama dari kelompok musik “Suara Untuk Palestina” semakin menciptakan suasana syahdu.

Selain itu, Fadli “Padi” pelantun tembang “Kasih Tak Sampai”, musisi muda ternama, Adzando Davema, serta grup musik nasyid “Edcoustic” turut menghidupkan alur cerita dalam festival ini dengan penampilan mereka.

Selebrasi gerakan “Satu Rumah Satu Aqsa” (SRSA) menjadi penutup Palestine Festival melalui penayangan poster pada 3.120 rumah di Indonesia.

Gerakan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya Al-Aqsa dan Palestina di lingkup terdekat, yaitu keluarga Indonesia.

Palestine Festival ini berhasil mempertemukan ratusan masyarakat dari berbagai kalangan dalam menyuarakan Palestina.

Kendati demikian, diungkapkan oleh Hanna salah satu pengunjung perempuan yang hadir di festival ini. Ia mengharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah bersama untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan kesadaran, dan mendorong dukungan nyata bagi perjuangan kemanusiaan di Palestina.

Penulis : Sir

Editor : Reza Mahendra

Berita Terkait

Penutupan Jalur Udara Timur Tengah, Ribuan Penumpang di Bali Terdampak: Imigrasi Berlakukan ITKT dan Bebas Denda Overstay
JANGAN Terlalu Percaya pada BOARD Of PEACE ala TRUMP
Aceng Syamsul Hadie: Perjanjian Nuklir Rusia Amerika Resmi Berakhir adalah Alarm Keras bagi Peradaban Akhir Zaman
PBB Tegaskan Status Greendland Tetap Bagian Denmark
Malaysia Kecam Keras Tindakan Israel ke Markas UNRWA
Perkuat Kesiapan Operasional RDF Plant Rorotan, DLH DKI Luncurkan Ratusan Truk Compactor Tertutup
Indonesia Resmi Terpilih Sebagai Anggota Dewan IMO Kategori C Periode 2026–2027
Daring Peace di Vatikan, Menag Bicara Persaudaraan dan Kenang Persahabatannya dengan Paus Fransiskus

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:26 WIB

Penutupan Jalur Udara Timur Tengah, Ribuan Penumpang di Bali Terdampak: Imigrasi Berlakukan ITKT dan Bebas Denda Overstay

Kamis, 19 Februari 2026 - 12:48 WIB

JANGAN Terlalu Percaya pada BOARD Of PEACE ala TRUMP

Senin, 16 Februari 2026 - 11:00 WIB

Aceng Syamsul Hadie: Perjanjian Nuklir Rusia Amerika Resmi Berakhir adalah Alarm Keras bagi Peradaban Akhir Zaman

Kamis, 22 Januari 2026 - 03:32 WIB

PBB Tegaskan Status Greendland Tetap Bagian Denmark

Kamis, 22 Januari 2026 - 01:04 WIB

Malaysia Kecam Keras Tindakan Israel ke Markas UNRWA

Berita Terbaru