FPII Bergerak !!! Penangkapan Wilson Lalengke Cermin Kedaulatan Pers di Indonesia Telah Mati

- Jurnalis

Minggu, 13 Maret 2022 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

FPII Bergerak !!! Penangkapan Wilson Lalengke Cermin Kedaulatan Pers di Indonesia Telah Mati

JAKARTA – Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Dra.Kasihhati menegaskan peristiwa penangkapan Ketum PPWI Wilson Lalengke, oleh  Anggota Satreskrim Polres Lampung Timur Sabtu (12/3) mencerminkan bahwa demokrasi atau kedaulatan pers di Indonesia telah mati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, dari video yang beredar terhadap penangkapan Ketum PPWI Wilson Lalengke yang dilakukan Polres Lampung Timur, sama sekali tidak mencerminkan profesionalitas sebagai anggota penyidik polri.

Kasihhati mengatakan, Wilson Lalelengke sebagai salah seorang ketua umum organisasi pers di Indonesia, memiliki hak  sebagai masyarakat sipil, dan di lindungi hak asasinya di depan hukum.

Yang menjadi pertanyaan kita, ujar Kasihhati, kalo dilihat proses penangkapan dengan durasi waktu yang ekstra cepat, penanganan yang dilakukan aparat Polres Lampung Timur seperti sedang menangani kejahatan luar biasa. 

“Miris, Ketum PPWI kog ditangkap seperti penjahat kelas kakap,” tukas Kasihhati 

Seraya meminta Kapolri untuk bersikap tegas terhadap tindakan anggotanya di Polres Lampung Timur yang diduga kuat sudah diluar batas kewajaran.

Baca Juga :  Sidang Gugatan Ditunda, Begini Penjelasannya!

Menurut Kasihhati, institusi Polri dan pers adalah mitra, bahkan bisa dikatakan sudah seperti saudara kandung dalam perspektif sejarah.

“Mestinya, ini harus dipahami sepenuhnya oleh semua anggota Polri se-Indonesia, sehingga kedepan tidak akan ada lagi peristiwa-peristiwa penangkapan seperti yang dialami Wilson Lalengke,” tandas Kasihhati, di Jakarta, Minggu, (13/3/2022).

Lebih lanjut, Kasihhati mengatakan, pers dan Polri adalah mitra sejati yang sudah terikat sejarah panjang, mestinya dalam konteks apapun selalu kedepankan komunikasi yang apik bukan justru bersikap arogan.

“Apa yang dilakukan pihak Polres Lampung Timur Polda Lampung itu kurang elegan, karena menangkap Ketum PPWI Wilson Lalengke secara arogan,” ujar Kasihhati.

Terkait penangkapan Wilson Lalengke itu, Ketua Presidium FPII Dra.Kasihhati akan terus mengawal, dan mengawasi proses  hukum tersebut. 

“Wilson Lalengke itu warga sipil yang dilindungi UU dan Hak Azasi Manusia. Kami minta dari Mabes Polri khususnya Divisi Propam turun langsung meninjau para anggota Polres Lampung Timur Polda Lampung tersebut,” tukasnya.

Baca Juga :  Pam & Yan Diperketat di Dermaga Kali Adem, Polsek Kawasan Sunda Kelapa Terjunkan 10 Personel

Jika ada yang mengatakan masyarakat adat tersinggung atas apa yang dilakukan Wilson lalengke, apakah masyarakat adat sendiri tidak sadar, apa yang sudah mereka lakukan sudah melukai, dan melecehkan insan Pers se-Indonesia. Pahami itu.

Atas adanya dugaan kriminalisasi jurnalis dan penangkapan terhadap Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke tersebut, FPII menyatakan sikap sehagai berikut :

1. Mendesak Kepala Kepolisian RI untuk mengambil tindakan tegas terhadap oknum-oknum aparat di Polres Lampung Timur dan Polda Lampung.

2. Meminta Kepada Pihak Kepolisian untuk membebasksn Ketum PPWI Wilson Lalengke.

3. Menginstruksikan kepada jajajaran FPII khususnya FPII Setwil Lampung, dan seluruh insan Pers untuk bersatu siap siaga, dan terus menggalang solidaritas wartawan di Lampung, dan seluruh Indonesia.

Penulis: Za/Red

Sumber : Presidium FPII

Berita Terkait

Jaga Kebersihan Lingkungan, TP PKK Berperan Penting Tangani Persoalan Sampah
Dugaan Intimidasi di Rumah Doa GKPI Rajeg, Laporan Resmi Masuk Polresta Tangerang
Program Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu Perlu Terintegrasi dalam Perencanaan Daerah
Kontainer Terbakar di NPCT 1, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gandeng Labfor Lakukan Penyelidikan
Tiga Orang Bawa Sajam Mengamuk di Jalan Sertu Semanan Kalideres, Warga Minta Polisi Bertindak
ISO Tank Berisi Bahan Kimia Terbakar Hebat di NPCT1 Tanjung Priok, 11 Unit Damkar Dikerahkan
Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi
Bogor Jadi Pusat Perhatian, Sebanyak 1.400 Pesilat Ramaikan Kejuaraan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:41 WIB

Jaga Kebersihan Lingkungan, TP PKK Berperan Penting Tangani Persoalan Sampah

Selasa, 22 September 2026 - 15:59 WIB

Dugaan Intimidasi di Rumah Doa GKPI Rajeg, Laporan Resmi Masuk Polresta Tangerang

Selasa, 22 September 2026 - 12:56 WIB

Program Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu Perlu Terintegrasi dalam Perencanaan Daerah

Selasa, 22 September 2026 - 10:23 WIB

Kontainer Terbakar di NPCT 1, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gandeng Labfor Lakukan Penyelidikan

Selasa, 22 September 2026 - 07:44 WIB

Tiga Orang Bawa Sajam Mengamuk di Jalan Sertu Semanan Kalideres, Warga Minta Polisi Bertindak

Berita Terbaru

Kabar Polisi

Polda Metro Jaya Ungkap Clandestine Lab Tembakau Sintetis di Gambir

Selasa, 22 Sep 2026 - 21:18 WIB