KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA, Suararealitas.co– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung perlindungan dan penyelamatan penyu melalui kolaborasi lintas sektor di kawasan Belitong UNESCO Global Geopark.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Strategi Pengelolaan Penyu yang dilaksanakan baru-baru ini di Belitung, dengan melibatkan pemerintah daerah, pelaku wisata, asosiasi, serta masyarakat untuk menyelaraskan kepentingan ekonomi dan tanggung jawab ekologis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Penataan Ruang Laut dan Kerja Sama Luar Negeri, Dyah Erowati, menegaskan bahwa penyu selain sebagai spesies dilindungi juga merupakan indikator kesehatan ekosistem laut. “Jika penyu masih bertelur, maka ekosistem masih terjaga. Sebaliknya, hilangnya penyu menjadi tanda awal kerusakan yang lebih besar,” ujarnya dalam siaran resmi di Jakarta, Selasa (14/4).

Dyah menambahkan bahwa konservasi penyu harus dilakukan secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan melalui roadmap yang jelas serta penguatan implementasi di lapangan.

Baca Juga :  Laksamana Muda TNI (Purn) Rosihan Arsyad Launching Buku Terbarunya Berjudul “Indonesia’s Maritime Interest, Cooperation and Capacity Building”

Lebih lanjut, Dyah menekankan bahwa status Belitong UNESCO Global Geopark membawa tanggung jawab besar untuk mengintegrasikan aspek konservasi, edukasi, dan pembangunan berkelanjutan secara seimbang.

Sosialisasi ini juga mendorong perubahan paradigma dari pemanfaatan menuju konservasi berbasis manfaat, di mana penyu diarahkan menjadi bagian dari ekowisata berkelanjutan melalui kegiatan seperti pelestarian tukik dan edukasi lingkungan.

Mewakili Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Direktur Konservasi Spesies dan Genetik KKP, Sarmintohadi, menyampaikan bahwa konservasi penyu merupakan bagian dari strategi nasional yang dilaksanakan melalui tiga pilar utama, yaitu perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan berkelanjutan yang harus dilaksanakan secara terpadu dan berbasis data.

“Upaya konservasi penyu tidak dapat dilepaskan dari tantangan yang ada, seperti penurunan populasi, degradasi habitat, serta tekanan aktivitas manusia. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pemantauan, penegakan hukum, serta keterlibatan masyarakat sebagai bagian dari solusi jangka panjang,” urainya

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Marzuki, menyampaikan bahwa keberhasilan konservasi penyu sangat penting dalam mendukung keberlanjutan status geopark. Ia menambahkan bahwa Pulau Cina sebagai bagian dari Kawasan Konservasi Daerah (KKD) menjadi lokasi strategis peneluran penyu dengan peran ekologis yang signifikan.

Baca Juga :  Gubernur Optimis Inflasi di Jakarta Terjaga

Sebagai tindak lanjut, dilakukan kunjungan lapangan ke Pulau Cina untuk meninjau fasilitas penyelamatan penyu yang dikelola PT Penyu Lima Konservindo. Kunjungan lapang ini bertujuan memastikan kesiapan Pulau Cina sebagai pusat konservasi penyu yang terintegrasi dengan wisata dan edukasi.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa penyu merupakan biota laut dilindungi yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Melalui Rencana Aksi Nasional Konservasi Penyu dan kebijakan ekonomi biru, KKP terus mendorong perlindungan habitat, pengawasan terhadap aktivitas ilegal, serta pelibatan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan.

 

Berita Terkait

Hadapi Ancaman El Nino, Menko Polkam Arahkan Desk Karhutla Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Pencegahan
Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Jaga Stabilitas Kamtibmas, Situasi Wilayah Tetap Aman dan Kondusif
Polda Metro Jaya Siagakan 4.131 Personel Layani Aksi Penyampaian Pendapat di Jakarta
Jaga Jakarta On The Spot Polsek Kawasan Sunda Kelapa Perkuat Sinergi dengan Warga Muara Angke, Wujudkan Kamtibmas Aman dan Kondusif
BGN Larang Pegawainya Miliki Dapur MBG, Agustina: Cegah Konflik Kepentingan
Brimob Polda Metro Jaya Gagalkan Tawuran Subuh di Rawalumbu, 18 Remaja dan Bom Molotov Diamankan
Jaga Jakarta On The Spot, Nobar Kualifikasi Piala Dunia 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Pererat Silaturahmi Bersama Sopir Truk dan Komunitas Pelabuhan
Disdukcapil Tangerang Tingkatkan Pelayanan Adminduk, Program Jemput Bola Hadir di 29 Kecamatan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:11 WIB

Hadapi Ancaman El Nino, Menko Polkam Arahkan Desk Karhutla Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Pencegahan

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:56 WIB

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Jaga Stabilitas Kamtibmas, Situasi Wilayah Tetap Aman dan Kondusif

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:54 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 4.131 Personel Layani Aksi Penyampaian Pendapat di Jakarta

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:08 WIB

Jaga Jakarta On The Spot Polsek Kawasan Sunda Kelapa Perkuat Sinergi dengan Warga Muara Angke, Wujudkan Kamtibmas Aman dan Kondusif

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:47 WIB

BGN Larang Pegawainya Miliki Dapur MBG, Agustina: Cegah Konflik Kepentingan

Berita Terbaru