Sampaikan Aspirasi Secara Damai, IPW Apresiasi Kapolda Metro Jaya Dalam Pengendalian Ribuan Mahasiswa

- Jurnalis

Selasa, 12 April 2022 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sampaikan Aspirasi Secara Damai, IPW Apresiasi Kapolda Metro Jaya Dalam Pengendalian Ribuan Mahasiswa

JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW) telah mengapresiasi pengendalian demo BEM-SI 11 April 2022 oleh Polda Metro Jaya, karena berjalan aman tanpa bentrok massa mahasiswa dengan aparat. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini dikarenakan, Polri telah berkomitmen untuk mengawal aksi demo dengan pelayanan dan pengamanan humanis.

Kendati terjadi kericuhan, dengan dikeroyoknya pegiat media sosial Ade Armando di depan Gedung DPR, dan juga enam anggota Polri terluka karena lemparan batu saat mengamankan Ade. Namun kejadian itu setelah aksi mahasiswa selesai, dan bukan dilakukan oleh peserta aksi dari mahasiswa.

Baca Juga :  Tim Buser Presisi Polres Metro Jakpus Ungkap Curanmor Pelajar, Terancam 7 Tahun Penjara

“Aksi dengan ribuan mahasiswa itu, berjalan damai karena manajemen pengendalian massa yang tepat oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran terhadap anggotanya yang mengawal unjuk rasa sangat elegan. Tidak ada kekerasan dan tidak terlihat sikap arogan dari aparat,” kata Ketua Umum IPW Sugeng Teguh Santoso saat memberikan siaran persnya, Selasa, (12/4/2022).

Menurut Sugeng, hal itu dikarenakan Kapolda Metro menerapkan strategi pengawasan melekat, dan memimpin langsung anggotanya. Sejak awal, Kapolda telah memberi arahan terkait penggunaan alat-alat kendali demo yang soft dengan perintah tegas larangan membawa senjata, dan peluru tajam.

Baca Juga :  Sidang Tahunan komisi Ekonomi Ummat soroti kedaulatan pangan dan Energi

“Pengamanan demo merujuk Perpol Pengendalian massa nomor 16 tahun 2016 dan Perkap tentang penggunaan kekuatan dalam tindakan kepolisian. Terbukti tidak ada massa mahasiswa luka karena kekerasan aparat, dan penggunaan water canon, serta gas air mata sesuai SOP,” tuturnya.

Sumber: Budi Beler/Indonesia Police Watch

Berita Terkait

Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara
DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026
Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi
Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan
MPLS Ditutup, Ratusan Mimpi Baru Resmi Dimulai di PAUD & PKBM Mutiara Hati
Ahli Waris Minta Mahkamah Agung Kawal Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung
PT.Antam Pongkor bersama Polri dan TNI Gelar Patroli Gabungan
Dewan Penasehat Media Barometer Indonesia News Kutuk Penganiayaan Terhadap Wartawannya saat Liputan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:32 WIB

Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:29 WIB

Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:30 WIB

Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:21 WIB

MPLS Ditutup, Ratusan Mimpi Baru Resmi Dimulai di PAUD & PKBM Mutiara Hati

Berita Terbaru