A-GMK Tegas Tolak Eksekusi Hotel Sultan, Soroti Aspek Keadilan dan Legalitas

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

Jakarta, Suararealitas.co – Aliansi Gerakan Menegakkan Keadilan (A-GMK) menyatakan penolakan keras terhadap rencana eksekusi dan pengambilalihan Hotel Sultan oleh Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (Setneg). Penolakan tersebut turut disuarakan oleh Musni Umar, yang menilai langkah tersebut tidak mencerminkan prinsip keadilan serta berpotensi merugikan pihak yang selama puluhan tahun mengelola hotel secara sah.

Dalam keterangannya, Musni Umar menegaskan bahwa hotel yang dahulu dikenal sebagai Jakarta Hilton International itu dibangun oleh PT Indobuildco secara sah di atas lahan berstatus Hak Guna Bangunan (HGB) sejak tahun 1971. Ia menyebut, pembangunan hotel tersebut juga merupakan bagian dari dukungan terhadap agenda nasional, yakni penyelenggaraan konferensi internasional Pacific Asia Travel Association Conference (PATA) di kawasan Asia Pasifik.

Baca Juga :  DPP KNPI Percayakan Fuad Kasyfurrahman Jadi Ketua Caretaker KNPI Jawa Barat

Menurut Musni Umar, selama lebih dari lima dekade beroperasi, PT Indobuildco telah memberikan kontribusi nyata bagi negara, baik melalui pembayaran pajak maupun pembukaan lapangan kerja. Selain itu, perusahaan tersebut juga dinilai berperan dalam pengembangan sumber daya manusia melalui lembaga pendidikan seperti Universitas PTIQ Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mempertanyakan alasan pemerintah yang berupaya mengambil alih pengelolaan hotel dengan dalih status lahan milik negara. “Jika sejak awal tanah tersebut telah dibeli dan dikelola secara sah oleh PT Indobuildco, maka seharusnya hal itu menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Musni Umar menyoroti bahwa di kawasan Gelora Bung Karno terdapat berbagai fasilitas komersial lain yang tetap beroperasi, seperti Hotel Mulia Senayan, Fairmont Jakarta, Century Park Hotel, serta pusat perbelanjaan fX Sudirman dan Senayan City. Ia menilai, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai konsistensi kebijakan pemerintah.

Baca Juga :  Sepiring Kehangatan di Warung Ikhlas

Selain aspek hukum, Musni Umar juga menekankan nilai historis dan simbolis Hotel Sultan sebagai salah satu aset milik pengusaha pribumi di kawasan strategis Jalan Jenderal Sudirman. Menurutnya, pemerintah seharusnya hadir untuk melindungi dan memberdayakan pelaku usaha nasional.

“Atas dasar itu, kami menolak keras pengambilalihan Hotel Sultan. Kami akan terus memperjuangkan keadilan dan mempertahankan keberadaan hotel ini hingga ada penyelesaian yang adil bagi semua pihak,” tegas Musni Umar.

Berita Terkait

3000 Perserta Mudik Pemkab Tangerang Berangkatkan Gratis
Ramadhan Penuh Cinta, Dewan Adat Bamus Betawi Santuni 500 Anak Yatim dan Dhuafa
Pelayanan Pertanahan Tetap Dibuka Secara Terbatas Selama Libur Nyepi dan Idulfitri 1447 H Di Seluruh Kantah Provinsi Banten
Pastikan Kesiapan Layanan Mudik Lebaran, Menko Polkam Tinjau Pelabuhan dan Bandara
KKP Hentikan Sementara Operasional UPI Diduga Penyebab Pencemaran di Rembang
Bank Jakarta Syariah-Kowantara Jalin Sinergi, Pelaku Usaha Warung Didorong Manfaatkan Layanan Perbankan Modern
Aksi Sosial Mitrapol: Santuni Anak Yatim dan Salurkan Sembako di Dua Kota
PLN Indonesia Power UBP Lontar Siaga Kelistrikan dan Safari Ramadan 1447 H, Pastikan Pasokan Listrik Andal

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:57 WIB

3000 Perserta Mudik Pemkab Tangerang Berangkatkan Gratis

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:45 WIB

Pelayanan Pertanahan Tetap Dibuka Secara Terbatas Selama Libur Nyepi dan Idulfitri 1447 H Di Seluruh Kantah Provinsi Banten

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:54 WIB

A-GMK Tegas Tolak Eksekusi Hotel Sultan, Soroti Aspek Keadilan dan Legalitas

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:10 WIB

Pastikan Kesiapan Layanan Mudik Lebaran, Menko Polkam Tinjau Pelabuhan dan Bandara

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:06 WIB

KKP Hentikan Sementara Operasional UPI Diduga Penyebab Pencemaran di Rembang

Berita Terbaru

Berita Aktual

Hari Kebangkitan Masyarakat Adat: Tuntutan Pengesahan UU Kian Menguat

Kamis, 19 Mar 2026 - 15:27 WIB

Nasional

3000 Perserta Mudik Pemkab Tangerang Berangkatkan Gratis

Kamis, 19 Mar 2026 - 11:57 WIB

Berita Aktual

Perkuat Layanan Gizi, Kepala Desa Purasari Meresmikan Dapur MBG

Rabu, 18 Mar 2026 - 20:59 WIB

TNI-Polri

Dandim 0510/Tigaraksa Kendalikan Titik Rawan Mudik Massal

Rabu, 18 Mar 2026 - 18:46 WIB