Bamus Betawi Gelar Raker III 2026, Usulkan Presiden Prabowo Subianto Jadi Bapak Perdamaian Dunia

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – Dewan Adat Bamus Betawi menggelar Halal Bihalal Silaturahmi Kebangsaan dan Rapat Kerja (Raker) III Tahun 2026 di Gedung Vokasi, Jakarta, Minggu (10/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat konsolidasi organisasi, sekaligus menegaskan komitmen menjaga eksistensi budaya Betawi di tengah perkembangan Jakarta menuju kota global.

Acara berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan dengan dihadiri tokoh adat, pengurus organisasi, tokoh masyarakat, pemuda Betawi, sanggar seni, hingga berbagai elemen masyarakat lainnya. Selain menjadi ajang saling memaafkan pasca-Idulfitri, forum tersebut juga menjadi ruang diskusi strategis dalam menyusun arah perjuangan masyarakat Betawi ke depan.

Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi, M.Rifky yang akrab di sapa Eki Pitung, mengatakan Raker tahun ini memiliki arti penting karena Jakarta akan memasuki usia lima abad pada tahun 2027 mendatang. Menurutnya, masyarakat Betawi sebagai penduduk asli Jakarta harus tetap menjadi bagian penting dalam perkembangan ibu kota tanpa kehilangan identitas budayanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Betawi bukan hanya bagian dari sejarah Jakarta, tetapi juga bagian dari identitas bangsa Indonesia. Karena itu budaya, tradisi, adat istiadat, hingga karakter masyarakat Betawi harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” ujar Eki Pitung.

Ia menjelaskan Dewan Adat Bamus Betawi sebagai wadah berhimpunnya organisasi kemasyarakatan, yayasan, sanggar budaya, dan komunitas Betawi memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga nilai-nilai budaya sekaligus memperkuat persatuan dan kebangsaan.

Dalam forum Raker III tersebut, sejumlah program strategis turut dibahas, mulai dari pelestarian budaya Betawi, pemberdayaan masyarakat adat, penguatan peran generasi muda, hingga pengembangan kegiatan sosial kemasyarakatan berbasis budaya lokal.

Baca Juga :  Program WINGS for UNICEF Bersama SoKlin , Sapa Ribuan Anak dan Keluarga di Kabupaten Pidie

Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian adalah usulan pelestarian kampung-kampung Betawi yang dinilai mulai kehilangan identitas akibat pesatnya pembangunan dan modernisasi kota. Sejumlah wilayah seperti Kemayoran, Tanah Abang, Kebon Jeruk, Kampung Melayu, Marunda, hingga kawasan lainnya diusulkan agar mendapat perhatian khusus sebagai kawasan budaya Betawi.

Menurut Eki, kawasan-kawasan tersebut memiliki nilai historis yang kuat karena menjadi bagian dari jejak perjalanan masyarakat Betawi sejak dahulu.

“Kami ingin kampung-kampung Betawi tetap lestari. Jangan sampai dialek, tradisi, hingga ciri khas bangunan Betawi hilang tergerus perkembangan zaman. Ini penting untuk menjaga identitas Jakarta,” katanya.

Ia menilai Jakarta sebagai kota global harus tetap memberi ruang bagi masyarakat dan budaya lokal agar tidak kehilangan akar sejarahnya. Dewan Adat Bamus Betawi pun mendorong pemerintah daerah untuk menetapkan kawasan-kawasan tertentu sebagai kampung etnik atau destinasi budaya Betawi.

Selain fokus pada pelestarian budaya, Raker III juga membahas peningkatan kualitas sumber daya manusia masyarakat Betawi melalui kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Program tersebut diarahkan untuk memberikan pembinaan serta sertifikasi profesi bagi pelaku seni dan budaya Betawi.

Menurut Eki, para seniman Betawi yang selama ini konsisten menjaga budaya lokal perlu mendapatkan pengakuan resmi serta penghormatan atas dedikasi mereka.

Baca Juga :  Buku "Drakula Ekonomi: Telaah Antropologis & Sosial Ekonomi Industri Tembakau"

“Kami ingin para pelaku seni Betawi memiliki sertifikasi profesi dan mendapat penghargaan atas kontribusi mereka dalam menjaga budaya Betawi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Dewan Adat Bamus Betawi juga berencana memberikan rekomendasi penobatan kepada Prabowo Subianto sebagai “Bapak Perdamaian Dunia”. Penilaian tersebut didasarkan pada pandangan organisasi terhadap sikap dan langkah Presiden Prabowo yang dinilai aktif menyuarakan perdamaian dunia dalam berbagai forum internasional.

Eki menyebut semangat perdamaian yang dibawa Presiden Prabowo sejalan dengan nilai budaya bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi persatuan, toleransi, dan kerukunan.

“Kami melihat upaya Presiden Prabowo dalam menyampaikan pesan perdamaian dunia sangat luar biasa. Indonesia harus terus dikenal sebagai bangsa yang cinta damai dan menjunjung persaudaraan antarbangsa,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Betawi dan masyarakat Jakarta secara umum untuk terus menjaga kerukunan serta menghindari konflik yang dapat memecah persatuan.

“Kita jaga Jakarta, kita jaga budaya Betawi, dan kita jaga NKRI. Siapa pun yang datang ke Jakarta untuk mencari nafkah, menuntut ilmu, dan membangun kehidupan, mari bersama-sama menjaga kedamaian dan persaudaraan,” tuturnya.

Melalui Halal Bihalal dan Raker III Tahun 2026 ini, Dewan Adat Bamus Betawi berharap soliditas organisasi semakin kuat serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga budaya Betawi, memperkuat kehidupan sosial masyarakat, dan mendukung pembangunan Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada budaya lokal.

Berita Terkait

Rangkai HUT RI ke- 81, Camat Mauk Ajak Warga Eratkan Persatuan Lewat Jalan Santai
Menko Polkam: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Harus Jadi Booster Program Pemerintah
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas
Pemerintah Perkuat Penanganan Banjir Pantura, Brebes Masuk Program FMNJP untuk Tingkatkan Ketahanan Wilayah
Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar, Sembilan Motor Diamankan di Jakarta Timur
Menteri Hukum Minta Verifikasi Pelepasan Kewarganegaraan Maksimal 15 Hari
Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Peningkatan Kemampuan Dalmas

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Rangkai HUT RI ke- 81, Camat Mauk Ajak Warga Eratkan Persatuan Lewat Jalan Santai

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Menko Polkam: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Harus Jadi Booster Program Pemerintah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Pemerintah Perkuat Penanganan Banjir Pantura, Brebes Masuk Program FMNJP untuk Tingkatkan Ketahanan Wilayah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar, Sembilan Motor Diamankan di Jakarta Timur

Berita Terbaru