PEWARNA Indonesia Terima 100 Paket dalam Rangka Bhakti Ramadhan 1557 H dari Syekh Panji Gumilang Pimpinan Mahad Al-Zaytun

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Barat, SuaraRealitas.co – Kamis, 5/3/2026 – Semangat kebangsaan, persaudaraan, dan kesetaraan kembali diwujudkan melalui aksi nyata berbagi di bulan suci Ramadhan. Syekh Panji Gumilang Pimpinan Mahad Al-Zaytun menyalurkan bantuan sosial berupa 100 paket (beras dan gula pasir) kepada PEWARNA Indonesia D dalam rangka Bhakti Ramadhan 1447 H.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 5 Maret 2026, di Jl. Budhi IX No. 9, RT 1/RW 5, Kebon Jeruk, Kecamatan Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11530 yang merupakan Markas Majalah Gaharu yang merupakan Pemimpin Umum sekaligus Ketua Umum PEWARNA Indonesia.

Penyaluran bantuan ini menjadi simbol kepedulian sosial sekaligus wujud nyata semangat kebinekaan yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan kemanusiaan tersebut diterima langsung oleh jajaran Pengurus PEWARNA Indonesia DKI Jakarta atas Instruksi Ketua Umum PEWARNA Indonesia.

Hadir menyambut dan menerima berkah Bhakti Ramadhan tersebut, yaitu:

Johan Sopaheluwakan, S.Pd., C.EJ., C.BJ., CLA – Ketua PEWARNA Indonesia DKI Jakarta

Suwidodo – Sekretaris Daerah (Sekda) DKI

Christianty – Bendahara

Axnes Sukmawati – Ketuq Divisi Pengembangan Media dan Ekonomi Kreatif,

Baca Juga :  Yayasan Pesona Jakarta Gelar District Level Workshop to Increase Awareness of Client Centered Approach for Health Care Provider

Donny B.S. Gultom – Ketua Divisi OKK DKI

N. Gunawan W. – Ketua Divisi Komunikasi Informasi.

Dalam suasana penuh kehangatan, para pengurus menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Panji Gumilang dan Mahad Al-Zaytun. Bantuan ini dinilai bukan sekadar pemberian bahan kebutuhan pokok, tetapi juga memiliki makna yang lebih luas sebagai simbol persaudaraan lintas iman, solidaritas kemanusiaan, serta penghormatan terhadap nilai kesetaraan.

Momentum Ramadhan 1447 H menjadi ruang refleksi bersama bahwa bangsa Indonesia dibangun di atas semangat kebersamaan dalam keberagaman. Perbedaan latar belakang agama, budaya, maupun komunitas tidak menjadi penghalang untuk saling peduli dan berbagi. Justru dalam perbedaan itulah nilai kebangsaan Indonesia menemukan kekuatannya.

Pengurus PEWARNA Indonesia melalui Ketua DakI menyampaikan, “Kegiatan Bhakti Ramadhan seperti ini merupakan contoh nyata bagaimana nilai Bhinneka Tunggal Ika dapat dihidupi dalam kehidupan sehari-hari. Ketika masyarakat saling membantu tanpa memandang perbedaan, maka semangat persatuan bangsa akan semakin kokoh,” tegasnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial merupakan bagian penting dari kehidupan berbangsa.

Baca Juga :  Guru Besar FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Heningkan Cipta, Merefleksikan Hakikat Kemerdekaan

“Dalam situasi apa pun, kepedulian terhadap sesama harus terus dijaga sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial seluruh elemen masyarakat,” tambahnya lagi.

Melalui kegiatan Bhakti Ramadhan ini diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk membangun jembatan persaudaraan, memperkuat semangat kebangsaan, dan menumbuhkan rasa kesetaraan di tengah masyarakat.

Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting bagi masa depan Indonesia yang damai, adil, dan harmonis.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan bantuan yang diberikan dapat membawa berkat bagi semua pihak serta memperkuat semangat persaudaraan, kebangsaan, dan kesetaraan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Kegiatan Bhakti Ramadhan ini menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial adalah kekuatan utama bangsa Indonesia. Ketika perbedaan tidak menjadi penghalang untuk saling berbagi, maka semangat kebangsaan dan kesetaraan akan semakin hidup di tengah masyarakat.

Diharapkan aksi sederhana namun bukan persaudaraan lintas iman, serta bersama-sama membangun Indonesia yang damai, adil, dan penuh keberkahan bagi semua.

 

Reporter: *Baretha.S.*

Berita Terkait

Polri Berhasil Bongkar Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools, Kerugian Capai Rp350 Miliar
Polda Metro Jaya Gelar Dialog Desk Ketenagakerjaan, Serap Aspirasi Buruh Secara Langsung
Kapolda Metro Jaya Serahkan Pin Emas Kapolri kepada Personel Ditresnarkoba PMJ Pengungkap Sabu 516 Kg Jaringan Internasional
Kades Purasari  Paparkan Hasil Asesmen Pasca Banjir dan Longsor 
Babinsa Koramil -16/Leuwiliang Turun Langsung Kelokasi Bencana di Purasari
Panglima TNI Sinergikan TNI dan Pemda untuk Percepatan Pembangunan di Daerah
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Purasari Leuwiliang Sejumlah Rumah Warga Rusak
Lahan Milik Liliana Setiawan, Kembali di Serobot dan Dipasang Plang Oleh Pihak H.Muchaji

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 19:34 WIB

Polri Berhasil Bongkar Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools, Kerugian Capai Rp350 Miliar

Rabu, 22 April 2026 - 13:51 WIB

Polda Metro Jaya Gelar Dialog Desk Ketenagakerjaan, Serap Aspirasi Buruh Secara Langsung

Rabu, 22 April 2026 - 10:49 WIB

Kapolda Metro Jaya Serahkan Pin Emas Kapolri kepada Personel Ditresnarkoba PMJ Pengungkap Sabu 516 Kg Jaringan Internasional

Rabu, 22 April 2026 - 01:22 WIB

Kades Purasari  Paparkan Hasil Asesmen Pasca Banjir dan Longsor 

Selasa, 21 April 2026 - 16:21 WIB

Babinsa Koramil -16/Leuwiliang Turun Langsung Kelokasi Bencana di Purasari

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

KKP Gandeng Korsel, Perkuat Kompetensi SDM Maritim Muda Lewat KIOTEC

Rabu, 22 Apr 2026 - 19:38 WIB

Ekonomi & Bisnis

DKFT Bagi Dividen Rp70 per Saham, Target Laba 2026 Tembus Rp630 Miliar

Rabu, 22 Apr 2026 - 16:03 WIB

Hukum & Kriminal

Diduga Jual Obat Keras Terbatas, Toko Kelontong di Cakung Jadi Sorotan

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:07 WIB