Dipolisikan, Oknum Pengacara Gadungan di Bali Diduga Lakukan Penipuan hingga Ratusan Juta

- Jurnalis

Jumat, 29 Juli 2022 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oknum Pengacara Gadungan di Bali Diduga Lakukan Penipuan hingga Ratusan Juta

BALI – Diduga menipu korbannya hingga ratusan juta dengan modus jasa pendampingan hukum, SK (35) alias Salmun James Kiuk, SH dilaporkan oleh Ferdi Serah (36) ke Polda Bali pada Jumat (29/7/2022).

Kemudian, berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/434/VII/2022/SPKT/POLDA BALI tanggal 29 Juli 2022, terlapor (SK) diduga melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Dalam keterangannya, Ferdi Serah selaku pelapor mengatakan, dirinya mengaku sangat dirugikan oleh SK. Pasalnya, Ferdi sudah menyerahkan uang jasa pendampingan hukum kepada SK sebesar Rp 100 juta untuk pendampingan perkara hukum di Polresta Denpasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya oleh SK diperkenalkan kepada Kevin Sembiring dan Isa Dinata pada bulan September 2021 yang lalu. Mereka mengaku memiliki Kantor Hukum Garuda Satu Law Firm di Jakarta dan Bali. Atas dasar itulah saya menyerahkan uang 100 juta rupiah kepada mereka untuk pendampingan hukum saya di Polresta Denpasar,” ujar Ferdi kepada wartawan di Mapolda Bali, Jumat (29/7).

Ferdi menjelaskan, setelah dirinya mentransfer uang dan menandatangani surat kuasa yang diberikan langsung oleh SK pada saat itu, para penerima kuasa yang tercantum dalam surat kuasa Garuda Satu Law Firm tersebut tidak ada satupun yang mendampingi dirinya pada saat melakukan pengaduan masyarakat (Dumas) di Polresta Denpasar pada 27 September 2021.

Baca Juga :  Taraweh Keliling PJU Polresta Tangerang & Polsek Balaraja di Masjid Al Falah Desa Telagasari Kecamatan Balaraja

“Saya sudah bayarkan lunas kewajiban saya kepada mereka, akan tetapi ketika saya membuat laporan di Polresta Denpasar tidak ada satupun dari mereka mendampingi saya. Dan laporan saya itu sampai dengan detik ini juga belum ada proses dan dibiarkan begitu saja. Untuk itu saya mencari keadilan dengan melaporkan ke polisi terkait yang saya alami ini,” jelasnya.

Sementara itu, SK selaku terlapor saat dikonfirmasi media ini mengaku bahwa dirinya dalam persoalan ini juga menjadi korban dan merasa diperalat oleh segerombolan orang yang namanya Kevin Sembiring dan Isa Dinata yang mengaku memiliki Kantor Hukum Garuda Satu Law Firm di Jakarta yang diduga menggunakan alamat fiktif di dalam kop surat yang tercantum di surat kuasa tersebut.

Baca Juga :  Satpol PP Kosambi Turunkan Spanduk Tak Berizin

“Di sini saya juga ditipu, diperalat, dan dimanfaatkan oleh orang yang mengaku bernama Kevin Sembiring dan Isa Dinata yang juga mengaku pemilik dari Garuda Satu Law Firm di Jakarta yang saya baru tahu bahwa diduga alamat kantornya fiktif. Pencantuman nama saya di dalam surat kuasa itu semua Kevin yang atur, termasuk gelar SH itu dia (Kevin) yang suruh dan buktinya saya masih ada dan simpan,” kata SK saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, Jumat (29/7/2022) malam.

Namun terkait dengan laporan polisi tersebut, SK sebagai terlapor juga menegaskan bahwa dirinya akan kooperatif dan patuh terhadap hukum. Dirinya juga akan mengambil langkah hukum dengan persoalan yang menimpanya.

“Sebagai warga negara yang taat hukum saya akan kooperatif terhadap proses hukum dari kepolisian. Dan setelah nanti saya dimintai keterangan, saya juga akan mengambil langkah-langkah hukum dengan melaporkan Kevin, Isa, dan orang-orang yang terlibat karena saya telah ditipu dan dipermainkan oleh mereka,” tegasnya.*(Za/SR)

Berita Terkait

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran
Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang
Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi
Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah
BPKAD Bungkam Terkait BPKB Milik Armada DLHK yang Terselip

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:59 WIB

Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang

Berita Terbaru

Nasional

Gubernur DKI Buka Konferensi WAPOR Asia Pasifik 2026

Senin, 27 Jul 2026 - 21:14 WIB