Akses Logistik Priok Lumpuh, Sopir Truk Soroti Mahal Tol

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET - kemacetan kronis menuju Tanjung Priok, pengguna tol mengeluhkan perjalanan Pramuka–Kamal 2,5 jam. (Foto: Istimewa).

POTRET - kemacetan kronis menuju Tanjung Priok, pengguna tol mengeluhkan perjalanan Pramuka–Kamal 2,5 jam. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, suararealitas.co – Kemacetan parah kembali terjadi di jalur menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kamis, 12 Februari 2026 kemarin sore, seorang pengendara bernama Riko harus menempuh perjalanan dari Jalan Pramuka hingga keluar Tol Kamal selama kurang lebih 2,5 jam akibat kepadatan kendaraan yang mengular panjang.

“Iya, tadi dari Pramuka sampai keluar Tol Kamal butuh waktu 2 jam setengah. Padahal saya pakai mobil minibus, bukan truk atau trailer. Ini harus jadi perhatian serius pemerintah, jangan sampai jalan tol berbayar tapi macetnya seperti tidak ada solusi. Kalau dibiarkan terus, ini bukan cuma merugikan pengguna jalan, tapi memalukan untuk kota sebesar Jakarta,” ungkap Riko, kepada wartawan di Jakarta, Kamis.

Keluhan serupa juga disampaikan seorang sopir truk yang enggan disebutkan namanya.

Bahkan, ia mempertanyakan fungsi jalan tol berbayar yang setiap hari justru dipenuhi antrean panjang kendaraan logistik.

“Untuk apa kami bayar tol mahal kalau setiap hari macet parah? Waktu habis di jalan, biaya operasional naik, tapi solusi tak pernah jelas. Apakah pengelola tidak pernah berpikir bagaimana caranya tol menuju Pelabuhan Tanjung Priok ini tidak macet?,” keluhnya.

Baca Juga :  Tak Rampung Bertahun-tahun, Pelayanan Sertifikat BPN Jakarta Barat Picu Kemarahan Warga

Adapun, kemacetan kronis di akses Priok dinilai bukan lagi persoalan harian, melainkan persoalan struktural yang membutuhkan langkah tegas dari operator tol, pengelola pelabuhan, pemerintah, dan aparat lalu lintas.

Tanpa pembenahan serius, jalur logistik utama nasional itu berpotensi terus lumpuh dan merugikan masyarakat luas.

Berita Terkait

Pererat Ukhuwah Islamiyah Antar Warga, Pemdes Purasari Gelar Dzikir Maulid Nabi dan Pengajian Bulanan
Persija vs Persib Digelar Hari Ini, Kapolres Bogor Turun Langsung Pastikan Keamanan Wilayah
Benda Misterius Mirip Bom Rakitan Gegerkan Warga Tawang, Polisi Bergerak Cepat Amankan Bekas Pabrik Engsun
Parkir CNI Ditutup, Warga Protes Harus Ada Solusi
Parkir Liar Depan RS Hermina Membandel, Warga Desak Kepala UP Parkir hingga Kasudinhub Jakbar Bertindak Tegas
Mengaku Berkali-kali Dipaksa, Perempuan Muda di Tasikmalaya Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual
Mendagri Tinjau Program Bedah Rumah di Bukit Duri, Ajak Pemda Dukung Percepatan Perbaikan Hunian
Sejumlah Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Kembang Kerep Jakarta Barat, Para Korban Tergeletak di Jalan

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 12:53 WIB

Pererat Ukhuwah Islamiyah Antar Warga, Pemdes Purasari Gelar Dzikir Maulid Nabi dan Pengajian Bulanan

Sabtu, 12 September 2026 - 15:42 WIB

Persija vs Persib Digelar Hari Ini, Kapolres Bogor Turun Langsung Pastikan Keamanan Wilayah

Kamis, 10 September 2026 - 21:19 WIB

Benda Misterius Mirip Bom Rakitan Gegerkan Warga Tawang, Polisi Bergerak Cepat Amankan Bekas Pabrik Engsun

Kamis, 10 September 2026 - 12:32 WIB

Parkir CNI Ditutup, Warga Protes Harus Ada Solusi

Selasa, 8 September 2026 - 12:02 WIB

Parkir Liar Depan RS Hermina Membandel, Warga Desak Kepala UP Parkir hingga Kasudinhub Jakbar Bertindak Tegas

Berita Terbaru