Pembangunan JPO Puri Indah Raya, Dishub DKI Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas seiring dengan pekerjaan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Puri Indah Raya, Kota Administrasi Jakarta Barat.

Rekayasa lalu lintas ini dilakukan secara bertahap menyesuaikan tahapan konstruksi, guna memastikan keselamatan pengguna jalan sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo menjelaskan, bahwa pembangunan JPO merupakan bagian dari upaya meningkatkan keselamatan pejalan kaki sekaligus mendukung mobilitas warga yang lebih aman dan nyaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan rambu sementara dan arahan petugas di lapangan selama pekerjaan berlangsung. Rekayasa lalu lintas telah disiapkan secara bertahap agar dampaknya terhadap arus kendaraan dapat diminimalkan,” ujarnya, di Jakarta, pada Minggu (8/2).

Lokasi pekerjaan berada di Jalan Puri Indah Raya, Jakarta Barat, dengan tahapan pekerjaan sebagai berikut:

1. Pekerjaan Pondasi

– Pekerjaan konstruksi pondasi di sisi utara (lahan parkir) dilaksanakan pada 9–16 Februari 2026.

Baca Juga :  Menguak Rahasia di Balik Buku Legendaris: Trailer Rahasia Rasa Resmi Diluncurkan

– Pekerjaan konstruksi pondasi di sisi selatan (Puri Mall) dilaksanakan pada 7–14 Februari 2026.

– Pekerjaan konstruksi pondasi di sisi tengah (median pemisah jalan) berlangsung pada 4–18 Februari 2026, dengan okupansi badan jalan sekitar ±1 meter selama proses konstruksi.

2. Pekerjaan Kolom, Tangga, dan Lift

– Pemasangan kolom di sisi utara (lahan parkir) dan sisi Puri Mall tidak menggunakan badan jalan.

– Pemasangan kolom pada median jalan dilaksanakan pada 1–3 Maret 2026 pukul 22.00–04.00 WIB.

Selama pekerjaan berlangsung, Jalan Puri Indah Raya sisi selatan digunakan untuk kegiatan konstruksi, sehingga arus lalu lintas dialihkan melalui Jalan Puri Indah Raya sisi utara yang semula satu arah ke timur menjadi dua arah (contra flow) dengan pembatas jalan (barrier).

3. Pekerjaan Erection Gelagar JPO

– Erection gelagar sisi selatan dilaksanakan pada 4–6 Maret 2026 pukul 22.00–04.00 WIB. Selama pekerjaan, lalu lintas dialihkan ke Jalan Puri Indah Raya sisi utara dengan sistem dua arah (contra flow).

Baca Juga :  Penguatan Sinergi, Pelindo dan Kejari Jakut Tekan MoU

– Erection gelagar sisi utara dilaksanakan pada 7–9 Maret 2026 pukul 22.00–04.00 WIB. Selama pekerjaan berlangsung, lalu lintas dialihkan ke Jalan Puri Indah Raya sisi selatan dengan sistem dua arah (contra flow).

Dishub DKI Jakarta bersama instansi terkait akan menempatkan petugas pengaturan lalu lintas serta rambu sementara di sekitar lokasi pekerjaan untuk membantu kelancaran mobilitas warga.

“Kami berharap masyarakat dapat menyesuaikan waktu perjalanan, mengikuti pengaturan di lapangan, dan mengutamakan keselamatan selama masa pekerjaan berlangsung,” jelas Syafrin.

Adapun, PT Antilope Madju Puri Indah selaku pelaksana pembangunan JPO bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan dan keamanan pengguna jalan di lokasi pekerjaan, termasuk penyediaan perlengkapan keselamatan kerja, pengamanan area konstruksi, serta koordinasi dengan pihak terkait.

Pemprov DKI Jakarta mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama mendukung kelancaran pekerjaan pembangunan JPO ini, sebagai bagian dari upaya peningkatan fasilitas penyeberangan yang lebih aman, tertib, dan ramah bagi pejalan kaki di Ibu Kota.

Penulis : Kipray

Berita Terkait

Keterbukaan Informasi Dipertanyakan, Forum Jurnalis Soroti Kinerja Kasudin SDA dan Bina Marga Jakarta Barat
Warga Jatipulo Resah, Pembangunan Inrit Tanpa Izin Diduga akan Disewakan
Pelayanan ATR/BPN Jakarta Utara Dinilai Memuaskan, Pemohon Apresiasi Petugas yang Responsif
Sampah Menumpuk Lama, Kasudin LH Jakbar Langsung Bertindak
2.612 Keluarga Rusun Didorong Pilah Sampah dari Hunian, UPRS V Tekan Penumpukan dan Residu
Muhammad Ali Buka Pintu Solusi, Warga Rusun Daan Mogot Tak Perlu Resah
Proyek APBD Rp5,5 Miliar di Pademangan Timur Jadi Sorotan, Puing Berserakan dan K3 Dipertanyakan
Penataan Parkir di CNI Kembangan Jakbar Sementara Ditunda, Pasca Berdiskusi dengan Perwakilan Masyarakat: Kita Bakal Cari Solusi!

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 23:03 WIB

Keterbukaan Informasi Dipertanyakan, Forum Jurnalis Soroti Kinerja Kasudin SDA dan Bina Marga Jakarta Barat

Selasa, 15 September 2026 - 21:36 WIB

Warga Jatipulo Resah, Pembangunan Inrit Tanpa Izin Diduga akan Disewakan

Selasa, 15 September 2026 - 16:58 WIB

Pelayanan ATR/BPN Jakarta Utara Dinilai Memuaskan, Pemohon Apresiasi Petugas yang Responsif

Selasa, 15 September 2026 - 15:50 WIB

Sampah Menumpuk Lama, Kasudin LH Jakbar Langsung Bertindak

Senin, 14 September 2026 - 15:16 WIB

2.612 Keluarga Rusun Didorong Pilah Sampah dari Hunian, UPRS V Tekan Penumpukan dan Residu

Berita Terbaru