Makam Serang Overkapasitas, Anggaran Rp585 Miliar Disorot

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET - Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin saat sidak Makam Serang di Jakbar.  Perluasan didorong segera!. (Foto: Faktapers.id/Ibeng).

POTRET - Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin saat sidak Makam Serang di Jakbar. Perluasan didorong segera!. (Foto: Faktapers.id/Ibeng).

JAKARTA, suararealitas.co – Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin melakukan peninjauan langsung ke area pemakaman Makam Serang di Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (11/2/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan menyusul keluhan warga terkait kapasitas lahan makam yang telah penuh.

Didampingi Sekretaris Kota Jakarta Barat, Firmanudin, serta para camat dan lurah setempat, Khoirudin mengecek tiga titik lokasi pemakaman yang dilaporkan sudah tidak dapat lagi menerima jenazah baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aspirasi itu datang dari warga di 10 RW yang mengaku kesulitan mendapatkan lahan pemakaman bagi anggota keluarga mereka.

Menurut Khoirudin, persoalan ketersediaan lahan makam merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak bisa diabaikan.

Ia menegaskan, bahwa pemerintah harus hadir memberikan solusi konkret.

“Ini kebutuhan mendesak warga Meruya. Lahan sudah penuh dan harus segera dicarikan jalan keluarnya. Kami di DPRD akan mengawal proses perluasan agar bisa segera direalisasikan,” ujarnya di sela-sela peninjauan.

Baca Juga :  Corporate HR EMC Gelar Family Gathering Hangat di Scientia Square Park

Ia mengakui sebelumnya terjadi penyesuaian anggaran pengadaan tanah hingga Rp 585 miliar akibat perubahan Dana Bagi Hasil (DBH).

Namun, melihat urgensi di lapangan, pihaknya akan mendorong agar anggaran tersebut dapat dimasukkan kembali dalam APBD Perubahan.

Berdasarkan data Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, rata-rata terdapat sekitar 50 pemakaman setiap hari di Jakarta.

Kondisi itu dinilai tidak sebanding dengan ketersediaan lahan yang ada, terutama di wilayah padat penduduk.

“Kita tidak bisa menunda. Mengurus pemakaman adalah kewajiban bersama. Jangan sampai ada warga yang kesulitan memakamkan keluarganya karena keterbatasan lahan,” tegasnya.

Sebagai langkah jangka pendek dan menengah, Khoirudin mengusulkan optimalisasi sistem makam tumpang bagi keluarga yang memiliki hubungan kekerabatan.

Baca Juga :  KPU Kabupaten Tangerang Tetapkan Maesyal-Intan Sebagai Pemenang

Selain itu, ia meminta pengelola makam melakukan pendataan secara lebih cermat agar penerapan sistem tersebut berjalan tertib dan sesuai aturan.

Bahkan, ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi data antara kebutuhan lahan dengan angka kematian, sehingga perencanaan pengadaan lahan pemakaman dapat dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.

Khoirudin pun berharap, dengan langkah tersebut, Makam Serang di Meruya Utara tidak hanya mampu melayani warga setempat, tetapi juga membantu mengatasi keterbatasan lahan pemakaman di wilayah Jakarta secara lebih luas.

“Pemprov DKI harus memastikan pelayanan dasar ini terpenuhi. Kita siapkan anggaran dan kebijakan yang diperlukan agar persoalan ini segera teratasi,” pungkasnya.

Berita Terkait

APBD Perubahan Tanggamus Defisit Rp101,3 Miliar, Anggaran 2027 Diproyeksikan Rp1,74 Triliun
Puan Pimpin Paripurna, DPR Setujui Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia
9.205 Aduan Membanjiri DPR dalam Setahun, Puan Maharani: Kritik Bukan Jarak dengan Rakyat
Pembangunan RTH Sunter Jaya Disorot Warga: Pengamanan, Batas Lahan hingga Akses Jalan Dipertanyakan
Audiensi Serah Terima Pengelolaan Rusunami Citypark Didorong Melalui Jalur Musyawarah
DPR Tegaskan PAW Ombudsman RI Tidak Wajib Ikuti Nomor Urut Hasil Uji Kelayakan
Wakil Ketua DPR Saan Mustopa Minta Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Junjung Asas Kesetaraan di Hadapan Hukum
Yahya Zaini Minta BGN Tak Terlalu Lama Moratorium Dapur MBG, Prioritaskan yang Sudah Dibangun

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:28 WIB

APBD Perubahan Tanggamus Defisit Rp101,3 Miliar, Anggaran 2027 Diproyeksikan Rp1,74 Triliun

Selasa, 1 September 2026 - 23:24 WIB

Puan Pimpin Paripurna, DPR Setujui Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia

Selasa, 1 September 2026 - 22:34 WIB

9.205 Aduan Membanjiri DPR dalam Setahun, Puan Maharani: Kritik Bukan Jarak dengan Rakyat

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Pembangunan RTH Sunter Jaya Disorot Warga: Pengamanan, Batas Lahan hingga Akses Jalan Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Audiensi Serah Terima Pengelolaan Rusunami Citypark Didorong Melalui Jalur Musyawarah

Berita Terbaru