Kebakaran Rumah Makan Sambal Gledek, BPBD Menghimbau Pelaku Usaha Menyiapkan Apar

- Jurnalis

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terjadi kebakaran pada tengah malam mengakibatkan kepanikan warga sekitar, juga menghabiskan beberapa bangunan disekitar Rumah Makan Sambal Gledek.

Terjadi kebakaran pada tengah malam mengakibatkan kepanikan warga sekitar, juga menghabiskan beberapa bangunan disekitar Rumah Makan Sambal Gledek.

KOTA TANGERANG, Suararealitas.co – Kebakaran melalap Rumah Makan Sambal Gledek di Galeong Margasari Kec. Karawaci Kota Tangerang, Banten pada Minggu, 11 Januari 2026 dini hari.

Kebakaran terjadi pada tengah malam mengakibatkan kepanikan warga sekitar, juga menghabiskan beberapa bangunan disekitar Rumah Makan Sambal Gledek.

Menurut Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar menjelaskan bahwa “Data Sementara bersumber dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) atas dasar laporan warga pada Pukul 00.04 kebakaran terjadi di Lapak limbah dan Restoran Sambal Geledek”.

“Penyebab kebakaran sementara ini belum dikerahui, jumlah terbakar 2 Area (Lapak & Restoran Makan), Luka – luka Nihil, Korban jiwa Nihil, dan Kerugian juga Belum diketahui,” Papar Mahdiar.

Menurut informasi Pemilik Area Lapak bernama H. Ali (71 tahun) dan pemilik Area Restoran bernama Nurdin.

Mahdiar juga menambahkan Situasi dilokasi Sumber Air Sulit dan Jauh,

“Unit Yang Dikerahkan berjumlah 15 Unit Gabungan, diantaranya dari Mako 5 Unit, Cibodas 4 Unit, Periuk & Keroncong 4 Unit, Batu Ceper dan Blendung 4 Unit dengan jumlah Personel 53 Personel Gabungan, 18 Personel Mako, 10 Personel Cibodas, 15 Personel Priuk dan Keroncong juga 10 Personel Batu Ceper dan Belendung,” paparnya.

Baca Juga :  Puluhan Jemaat Sambut Gembira, Diresmikan nya Rumah Ibadah Gereja Bethel Indonesia(GBI) Imanuel di Jalan Arjuna

“Saya juga menghimbauan agar pelaku-pelaku usaha untuk dapat menyiapkan alat pemadam ringan (apar) dilokasi usaha masing-masing dan waspada terhadap potensi-potensi penyebab kebakaran,” tutupnya.

Penulis : CiL

Berita Terkait

Atasi Persoalan Sampah Menahun, Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional
PLN Serahkan Buku Tabungan dan Rekening Pembayaran Kompensasi kepada Warga Warakas
Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet
Sengketa Tanah Warisan Keluarga H. Abdul Halim Kembali Mencuat, H. Makawi Minta Perlindungan Hukum kepada KPK
Si Jago Merah Ngamuk di Pergudangan Kosambi Permai, Polisi Dalami Motifnya
Melalui Bankeu 2026, Pemerintah Desa Puraseda Bangun TPT
Wamendagri Bima: Pemda Jadi Kunci Percepatan Transisi Energi
Fenomena Langit Malam, Venus Dekat dengan Bulan Sabit

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:02 WIB

Atasi Persoalan Sampah Menahun, Wamendagri Bima Arya Dorong PSEL Bogor Raya Jadi Percontohan Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

PLN Serahkan Buku Tabungan dan Rekening Pembayaran Kompensasi kepada Warga Warakas

Kamis, 17 September 2026 - 15:43 WIB

Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet

Kamis, 17 September 2026 - 12:31 WIB

Sengketa Tanah Warisan Keluarga H. Abdul Halim Kembali Mencuat, H. Makawi Minta Perlindungan Hukum kepada KPK

Rabu, 16 September 2026 - 22:07 WIB

Si Jago Merah Ngamuk di Pergudangan Kosambi Permai, Polisi Dalami Motifnya

Berita Terbaru