Kodam Jaya : Janjikan Blokir Tanah Dicabut Warga Sunter Jaya Bertemu Perwakilan Kodam Jaya 

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – Warga Sunter Jaya menunda unjuk rasa di Kementerian ATR/BPN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025), setelah bertemu perwakilan Kodam Jaya. Koordinator lapangan aksi, Riyanto Ameng, mengatakan bahwa sejak awal sudah disepakati warga akan menunggu kehadiran perwakilan Kodam Jaya sebelum melanjutkan aksi.

“Tadi kami tunggu sampai jam 09.30 WIB tetapi pihak lain belum ada yang datang jadi warga memutuskan berangkat,” ujarnya saat dikonfirmasi tim media Rabu. Saat rombongan warga bergerak menuju Jakarta Pusat, beberapa perangkat warga yang belum berangkat bertemu perwakilan ATR/BPN dan Kodam Jaya.

Pertemuan itu menghasilkan surat permohonan dari Pangdam Jaya kepada Kepala Staf Angkatan Darat untuk menghapus catatan blokir tanah warga. “Sebenarnya dari pertemuan tadi hanya keluar surat permohonan dari Pangdam Jaya ke Kasad untuk penghapusan blokir tanah kami. BPN pun tidak mengeluarkan surat resmi yang mengatakan pencabutan blokir,” kata Riyanto.

Ia mengungkapkan bahwa pernyataan mengenai pencabutan blokir baru disampaikan secara lisan. “Memang secara lisan BPN dan Kodam Jaya mengatakan per hari ini status blokir kami sudah dicabut, tetapi kami juga tidak percaya begitu saja,” ujarnya

Mengetahui adanya pertemuan tersebut, rombongan warga yang sudah sampai Cawang dan Bassura memutuskan kembali ke Sunter. Menurut Riyanto, langkah itu diambil sebagai bentuk menghormati iktikad baik instansi yang telah bersedia menemui warga.

Baca Juga :  Peringatan Hari Rapat Raksasa Ikada ke-80 di Kecamatan Cilincing: Momentum Memperkuat Semangat Persatuan dan Gotong Royong

“Jadi tadi kami memilih putar balik sebagai tanda menghormati para perwakilan instansi yang sudah mau menemui warga dan memberikan kesempatan tersebut,” katanya. Saat ini, warga masih menunggu bukti administratif terkait pencabutan blokir.

Jika status tanah masih di blokir Kamis (11/12/2025), warga akan kembali menggelar aksi. “Besok saat kami coba cek status dan ternyata masih diblokir, maka kami akan konsolidasi ulang dan akan menduduki kementerian ATR/BPN,” tambahnya. Sebelumnya, warga Sunter Jaya, Jakarta Utara, menggelar aksi di depan kantor ATR/BPN Jakarta Utara, Rabu (26/11/2025), menuntut pembukaan blokir atas bidang tanah milik mereka.

Berita Terkait

Sidqi Nahkodai PAN Wonosobo, Targetkan Tembus Tiga Besar pada Pemilu 2029
Puluhan ribu buruh KSPN akan aksi unjuk rasa di DPR dan Istana Kawal aspirasi UU Ketenagakerjaan
Bupati Bogor Cup 2026 Tour Malasari Harmoni Alam, Olahraga, dan Menari di Bogor
Heboh! Si Jago Merah Mengamuk di Sentra Kosambi, 3 Gudang Dilalap Api
Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru
Pena Nusantara Bersatu DPD Kota Denpasar Soroti Potensi Kerawanan Jelang HUT Kemerdekaan RI ke-81 Tahun 2026
Sudin SDA Jakarta Utara Tindaklanjuti Laporan Saluran di Jalan Mandor Iren, Koordinasi dengan LH Disiapkan
Sisa Pembongkaran Pemancingan Ilegal di Lahan Dinas Tamhut Sunter Jaya Jadi Sorotan, Warga Harap Segera Dibersihkan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Puluhan ribu buruh KSPN akan aksi unjuk rasa di DPR dan Istana Kawal aspirasi UU Ketenagakerjaan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Bupati Bogor Cup 2026 Tour Malasari Harmoni Alam, Olahraga, dan Menari di Bogor

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Heboh! Si Jago Merah Mengamuk di Sentra Kosambi, 3 Gudang Dilalap Api

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Pena Nusantara Bersatu DPD Kota Denpasar Soroti Potensi Kerawanan Jelang HUT Kemerdekaan RI ke-81 Tahun 2026

Berita Terbaru