Warga Keluhkan Jalan Rusak Parah Akses ke Bandara Soetta: Banyak Lubang dan Kerap Dilintasi Kendaraan Berat

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET: jalan akses ke Bandara Soetta kini kondisinya sangat dikeluhkan publik karena berlubang, tambalan, retakan dan bergelombang. (Foto: suararealitas.co)

POTRET: jalan akses ke Bandara Soetta kini kondisinya sangat dikeluhkan publik karena berlubang, tambalan, retakan dan bergelombang. (Foto: suararealitas.co)

TANGERANG, suararealitas.co – Kerusakan Jl. Atang Sanjaya di Kota Tangerang dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan.

Kondisi jalan yang berlubang, tambalan, retakan, dan bergelombang diduga menyebabkan banyak pengendara sepeda motor terjatuh, terutama pada malam hari atau saat hujan.

Lubang-lubang jalan mulai terlihat dari Cengkareng Business City (CBC) menuju ke Bandara Soekarno-Hatta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat suararealitas.co menelusuri lokasi pada Senin (22/9/2025) siang, kondisi jalan terlihat makin rusak setelah melewati Jalan Benda Raya.

Di sisi kanan jalan, permukaan tampak bergelombang, dan terdapat lubang besar serta pengelupasan pada aspal. Kondisi jalan semakin memburuk mendekati Kantor Kecamatan Benda.

Minimnya penerangan dan pohon rimbun membuat situasi semakin berbahaya. Menurut warga, pengendara kerap terjatuh saat mencoba menghindari lubang maupun batu di jalan tersebut.

Baca Juga :  Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB

“Oh mengganggu sekali ini, karena kadang suka bikin orang jatuh apalagi kalau lagi agak gelap enggak kelihatan jalannya,” ujar Arif (37), salah seorang warga yang kerap melintas.

Keluhan juga datang dari warga lainnya, Asep (65), perbaikan sebelumnya tidak efektif karena hanya menggunakan campuran semen dan pasir, yang mudah rusak setelah beberapa hari dilintasi kendaraan berat.

“Kadang ditambalnya sama semen dan pasir, itu enggak bakal nempel lagi ke aspalnya. Empat lima hari pasti hancur lagi kena ban kendaraan,” kata Asep.

Ia mengaku sering menyaksikan pengendara motor terjatuh dilokasi, terutama saat malam dan musim hujan.

Baca Juga :  Gelar Rapat Pleno, SAPMA PP Cilegon 'Hadirnya SAPMA Harus Memberikan Kebermanfaatan'

“Kecelakaan pas hujan saja kadang, karena jalannya licin dan berpasir. Motor saja kadang jatoh. Kadang lubangnya juga enggak kelihatan kalau malam,” ujarnya.

“Ya, intinya sangat dirasakan dampaknya, seperti macet. Kami berharap diperbaiki,” sambungnya.

Salsa (29) juga mengalami kerugian karena kondisi jalan. Adeknya pernah mengalami ban kempes akibat tertancap material yang muncul ke permukaan jalan yang rusak.

“Mungkin karena jalannya jebol terus materialnya keluar, yang nancep-nancep batuan tajam kadang besi begitu kan, jadinya kena,” ungkapnya.

Di saat situasi tidak menentu, suararealitas.co tetap berkomitmen memberikan realita jernih dari situasi dan kondisi lapangan. Ikuti terus update terkini suararealitas.co.

Berita Terkait

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Bekas Maqom Mbah Priok Berlangsung Khidmat dan Kondusif
GB Star Resto dan Cafe Diduga Belum Kantongi NPPBKC
LBH PKGI Soroti Perlindungan ASN dalam Jeratan Kredit, Desak OJK Kaji Batas Potongan Penghasilan
Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru
Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 07:50 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Bekas Maqom Mbah Priok Berlangsung Khidmat dan Kondusif

Rabu, 9 September 2026 - 16:56 WIB

GB Star Resto dan Cafe Diduga Belum Kantongi NPPBKC

Jumat, 4 September 2026 - 21:26 WIB

LBH PKGI Soroti Perlindungan ASN dalam Jeratan Kredit, Desak OJK Kaji Batas Potongan Penghasilan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Berita Terbaru