Jakarta,suararealitas.co.id.
Sebanyak 762 warga Jakarta Barat mendapatkan bantuan pemutihan ijazah melalui program Baznas Bazis DKI Jakarta. Bantuan tersebut ditujukan bagi masyarakat yang belum bisa mengambil ijazah akibat keterbatasan ekonomi.
Penyerahan bantuan tahap kedua tahun 2026 digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kamis (29/10). Program ini menjadi upaya pemerintah membantu warga memperoleh kembali dokumen pendidikan yang masih tertahan di sekolah.
Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Ali Murthadho, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang menjangkau 320 orang. Secara keseluruhan, jumlah penerima manfaat mencapai 762 orang dengan total bantuan sekitar Rp1,1 miliar.
Menurut Ali, bantuan diberikan kepada warga dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA, SMK hingga pendidikan kesetaraan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).
Ia mengajak masyarakat yang masih terkendala biaya untuk mengambil ijazah agar mengajukan permohonan bantuan melalui kelurahan, kecamatan, maupun Pemerintah Kota Jakarta Barat.
“Silakan hubungi kami melalui kelurahan, camat, termasuk tingkat kota untuk meminta bantuan agar ijazahnya bisa ditebus,” kata Ali.
Sementara itu, Anggota DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, akses terhadap ijazah penting untuk mendukung warga melanjutkan pendidikan sekaligus memperbesar peluang memperoleh pekerjaan di sektor formal.
“Sebagai kota global, kita ingin mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan. Maka harus kita selesaikan dengan cara menuntaskan dalam hal pendidikan,” ujarnya.
Salah seorang penerima bantuan, Dwi, mengaku bersyukur karena kini bisa mendapatkan kembali ijazahnya yang tertahan di SMP HJ. Ia berharap dokumen tersebut dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan maupun memenuhi persyaratan melamar pekerjaan.
“Alhamdulillah saya bisa dapat bantuan sehingga bisa melanjutkan sekolah dan nantinya bisa untuk melamar kerja juga,” tuturnya.










