Gerakan 9 Bersama Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Unjuk Rasa Soroti Kualitas Jalan Bang Andra di Lebak Selatan

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lebak, Suararealitas.co – Gerakan 9 dari unsur Mahasiswa bersama Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan (AMPP) yang tergabung di dalamnya aktivis, Paguyuban Barisan Pemuda Malingping Banten, BPPKB Banten 98, Grib Jaya, LSM Harimau, Tjimande Tarik Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) mengadakan aksi unjuk rasa di alun-alun depan kantor Kecamatan Malingping. (02/09)

Dalam unjuk rasa tersebut memuat 5 poin tuntutan yang disampaikan terkait Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang disinyalir menjadi ajang bancakan elit dan mafia proyek sehingga berdampak pada kurangnya mutu, kualitas dan spesifikasi beton yang diduga tidak sesuai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Poin yang disampaikan sebagai berikut :
1. Meminta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pelaksana Tekhnis, Inspektorat, Penyedia Jasa, serta Konsultan Pengawas hadir ditempat.
2. Buka dokumen kontrak, RAB, dan spesifikasi tekhnis.
3. Periksa kualitas pekerjaan secara terbuka.
4. Audit dan Evaluasi penggunaan anggaran.
5. Pertanggung jawabkan setiap ketidak sesuaian

Presidium Gerakan 9 Hendrik mengungkapkan bahwa hasil temuan BPK RI pada program Bang Andra TA 2025 merupakan bukti adanya ketidaksesuaian mutu, kualitas dan spesifikasi yang ditentukan. Kita minta segmen beton yang tidak sesuai spesifikasi tersebut dibongkar dan dibangun kembali.

Sementara itu Ketua LSM Harimau DPC Lebak Asep Sudjana akrab disapa Apih mengatakan Lsm Harimau mempunyai temuan prihal ketidak sesuaian spesifikasi dan kurangnya mutu yang berada di Desa Sukaraja pada TA 2026.

Baca Juga :  Global Health Challenges: Examining the Impacts of Infectious Diseases

“Program Bang Andra di Sukaraja lihat saja hasilnya, Brem nya banyak yang tidak ada sehingga membahayakan dan gradasi beton yang seharusnya dibongkar tapi malah dihampari dengan hotmix. Yang menjadi pertanyaaan apakah beton atau hotmix yang seharusnya didalam RAB yang tertuang. Kita minta untuk segera diperiksa.” tegasnya.

Masih ditempat yang sama Ketua ormas DPAC Grib Jaya Malingping Bung Otoy Lahar menyatakan pihaknya akan terus ikut membersamai dalam pergerakan yang menyoroti program Jalan Bang Andra di Lebak Selatan yang buruk kualitasnya.

“Kita akan lanjutkan dengan audiensi bersama Sekda Prov. Banten, Dinas PUPR Prov. Banten dan pihak terkait untuk mempertanyakan program Bang Andra yang dalam pelaksanaannya tidak sesuai spesifikasi dan apabila dalam audiensi masih belum ada kejelasan maka kami akan melakukan aksi demo yang jauh lebih besar.” tandasnya

Sementara itu penggiat sosial kemasyarakatan Bung Bucek pada orasinya menyatakan bahwa pihaknya mempunyai beberapa sampel pengerjaan jalan Bang Andra di Lebak Selatan yang diduga dikerjakan asal-asalan.

Saat di wawancarai Bung Bucek menjelaskan “Hasil pemantauan kami di sejumlah titik program Bang Andra di Lebak Selatan kualitasnya sangat buruk, kita ada foto dan video pendukung. Kami berani tantang pihak PUPR Prov. Banten untuk uji mutu beton sesuai spesifikasi, kami mempunyai data di 3 titik sampel yang kami temukan baik yang TA 2025 maupun TA 2026 yang sedang berjalan sekarang.”

Baca Juga :  Erick Thohir Angkat Komjen Pol Agus Andrianto Sebagai Wakil Komisaris Utama Baru PT Pindad

Salah seorang aktivis Bung Rosyid Wijaya menuding banyak dugaan bahwa pihak elit bekerjasama dengan mafia proyek sehingga program Bang Andra baik TA 2025 dan TA 2026 menjadi ajang bancakan.

Ketua BPPKB DPAC Wanasalam Bung Aldi yang juga ikut dalam aksi menjelaskan perihal Isu-isu yang diangkat diantaranya, fee proyek, jual beli proyek, pinjam bendera, monopoli proyek dan lainnya sehingga berdampak pada pengurangan kualitas, mutu dan spesifikasi yang ditentukan.

Ketua TTKKBI Bung Hedi Sofian mengungkapkan bahwa TTKKBI akan ikut mengawal sampai tuntas, jangan sampai ada pembiaran kepada para mafia proyek/tender dalam pelaksanaan program jalan Bang Andra.

Ketua PBPM Babang Rudiansyah menambahkan apabila aspirasi kita tidak ditanggapi maka kami dari PBPM akan menurunkan massa besar besaran dalam aksi berikutnya.

Patut diketahui bahwa Gerakan 9 bersama Aliansi Peduli Pembangunan pada dasarnya ingin menyelamatkan Program Jalan Bang Andra agar program ini tidak di nodai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan agar project ini berjalan lebih transparan.

Berita Terkait

Semarak HUT ke-78 Polwan RI, Polwan Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Syukuran dan Pererat Soliditas
Polisi Bagikan Roti dan Air Mineral ke Massa Aksi Petani Tebu di Monas
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Pastikan Keamanan Kapal Coast Guard AS yang Bersandar di Dermaga Eks Presiden Kalibaru
Rapat di Hambalang, Prabowo Bahas Cara Perluas Kesempatan Masyarakat Punya Rumah
Pedagang Cermin Tewas di Tengah Kericuhan DPR, Puan Minta Dugaan Keterlibatan Ormas Diusut
Kapolres Priok Turun Langsung Cek SPPG, Pastikan Food Safety dan Standar Operasional
Penegasan Divhumas Polri Dalam Memberikan Pelayanan Penyampaian Aspirasi
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Sambangi Korban Kebakaran Muara Angke di RS Duta Indah, Wujud Kepedulian Polri dan Bhayangkari

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:09 WIB

Semarak HUT ke-78 Polwan RI, Polwan Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Syukuran dan Pererat Soliditas

Rabu, 2 September 2026 - 15:37 WIB

Gerakan 9 Bersama Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Unjuk Rasa Soroti Kualitas Jalan Bang Andra di Lebak Selatan

Selasa, 1 September 2026 - 22:15 WIB

Polisi Bagikan Roti dan Air Mineral ke Massa Aksi Petani Tebu di Monas

Selasa, 1 September 2026 - 22:12 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Pastikan Keamanan Kapal Coast Guard AS yang Bersandar di Dermaga Eks Presiden Kalibaru

Selasa, 1 September 2026 - 21:45 WIB

Rapat di Hambalang, Prabowo Bahas Cara Perluas Kesempatan Masyarakat Punya Rumah

Berita Terbaru