Dugaan Pungli PPDB Jalur Domisili Soroti Lemahnya Pengawasan di Tingkat RW

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, Suararealitas.co – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Tangerang didera isu tak sedap. Seorang oknum Ketua Rukun Warga (RW) di wilayah Kota Tangerang disinyalir memanfaatkan jabatannya untuk melakukan aksi pemerasan terhadap orang tua calon siswa yang mendaftar melalui jalur domisili.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum RW tersebut diduga meminta sejumlah uang sebagai pelicin dalam proses pengurusan atau validasi administrasi kependudukan agar anak dari warga setempat bisa lolos ke sekolah negeri tujuan.

Salah satu orang tua murid yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa dirinya dimintai uang sebesar Rp2,5 juta oleh oknum Ketua RW tersebut saat mengurus persyaratan jalur domisili.

“Saya dimintai uang Rp2,5 juta oleh oknum RW tersebut. Katanya uang itu sebagai jaminan agar administrasi domisili klir dan anak saya pasti bisa masuk bersekolah,” ujar sumber tersebut dengan nada kecewa Kamis (11/06/2026)

Praktik dugaan pungutan liar (pungli) dengan memanfaatkan celah verifikasi domisili ini memicu keprihatinan mendalam. Jabatan Ketua RW yang seharusnya mempermudah pelayanan administrasi warga di tingkat akar rumput, justru diduga disalahgunakan sebagai instrumen transaksi di tengah ketatnya persaingan masuk sekolah negeri.

Baca Juga :  Demi Akses Ruko, Dua Pohon Besar di Cilincing Diduga Ditebang Tanpa Izin

Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada oknum Ketua RW yang bersangkutan guna memberikan ruang hak jawab terkait tudingan pemerasan tersebut.

Selain itu, konfirmasi resmi juga tengah dilayangkan kepada dinas terkait guna mengklarifikasi ketatnya proses verifikasi faktual jalur domisili, agar celah administrasi di tingkat RT/RW tidak mudah dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Berita Terkait

Petugas Gabungan Bongkar Bangunan Liar di Bantaran Kali Sentiong
Peduli Kemanusiaan KTH Ciguha Rivers Akan Salurkan Bantuan Logistik Dan Uang Tunai Ratusan Juta Ke Korban Kebakaran Sukabumi
13 Penumpang Kapal Hilang Kontak di Teluk Tomini, Tim SAR Palu Kerahkan KN SAR Bhisma
Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara
DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026
Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi
Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan
MPLS Ditutup, Ratusan Mimpi Baru Resmi Dimulai di PAUD & PKBM Mutiara Hati

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:34 WIB

Petugas Gabungan Bongkar Bangunan Liar di Bantaran Kali Sentiong

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:56 WIB

Peduli Kemanusiaan KTH Ciguha Rivers Akan Salurkan Bantuan Logistik Dan Uang Tunai Ratusan Juta Ke Korban Kebakaran Sukabumi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

13 Penumpang Kapal Hilang Kontak di Teluk Tomini, Tim SAR Palu Kerahkan KN SAR Bhisma

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:32 WIB

Antrean Kendaraan di Depan Tempat Gym Sunter Jaya Dikeluhkan Pengendara

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026

Berita Terbaru